
Di sebuah Clup XX sebuah acara perayaan ulang tahun di laksanakan dengan cukup mewah.Perayaan yang tadinya di mulai pukul jam 7 malam sekarang sudah memasuki jam 9 malam.Citra dan Adit yang di ajak goyang menikamati musik DJ mereka berdua tidaklah terlalu akrab dengan dunia malam,mereka hanya mengikuti ajakan dari teman teman mereka.
Sedang Aurel yang tengah duduk hanya memandang sekitarnya sesekali dia menunduk memainkan Handphone yang ada di genggaman nya.Sehingga seseorang datang mengantarkan sebuah minuman jus karena Aurel memang belum minum apa pun dia hanya berdiam di tempat duduknya menunggu Adit dan Citra.
" Hi Rel, ni gue antar minum pesanan dari Deon buat Lo." ucap Kenzo
" A Makasih yah." Jawab Aurel.Tapi di saat Aurel akan mengambil minuman jus itu dari tangan Kenzo seseorang lebih dulu mengambilnya.
" Gue aja dulu yang minum yah Rel Haus bangat soalnya." Ucap Citra yang datang mengambil gelas minuman di genggaman Kenzo.
" Ei kalau Lo mau minum ambil sendiri Sono, ini tu buat Aurel dari Deon langsung." ucap Kenzo kawatir jika Citra yang meminumnya.
" CK,,, sudahlah aku haus." Citra langsung meminum orange jus itu sampai tandas mereka berdua sama sekali tidak memiliki kecurigaan.
Kenzo yang melihat Citra menghabiskan minuman menggaruk kepalanya dan perlahan menjauh dari Hadapan Aurel Dan Citra.Tidak kalah terkejutnya dua laki-laki yang memperhatikan itu dari jauh yang tak lain Deon dan Rehan.
Selang beberapa waktu Citra yang duduk selalu bergerak gelisah merasakan semua tubuhnya terasa panas.Aurel yang melihat itu bertanya.
" Lo kenapa sih Cit?, udah kayak cacing kepanasan aja."
" Ngak tahu ni tapi emang benar badan gue kerasa panas semua." Jawab Citra mulai Gelisah.
" Si Adit juga mana si, harusnya sekarang tu kita pulang."
Citra yang mendengar pertanyaan Aurel bukannya menjawab dia Mala berlari menuju toilet.Aurel juga mulai Gelisah Citra yang sekarang tidak tahu apa yang sedang terjadi padanya Adit yang belum juga muncul di hadapannya. Aurel berinisiatif mengambil tas Citra dan handphone Citra berniat mencari Adit lebih dulu sebelum menyusul Citra ke toilet.
Pergerakan Aurel yang seperti itu tak lepas dari perhatian Darren, Darren masih tetap memperhatikan nya dari jauh semua teman temannya sudah mulai berpulang hanya saja dia menunggu Farel yang sedang mabuk pamit untuk ke toilet.
Di depan toilet sendiri Farel di kagetkan dengan seorang wanita yang sedang menarik narik rambutnya dengan frustrasi hingga Farel menghentikan nya.
" Hei kau kenapa?" Tanya Farel, Farel memang sedikit mabuk sehingga tidak diabiarkan Darren mengemudi sendiri.
__ADS_1
Citra yang mendengar itu mendongak dan langsung memegang tangan Farel.
" Tolong gue, Ngak tahu kenapa semua rasanya panas." ucap Citra
" Ei apa kau baru saja meminum sesuatu."
" Beberapa menit lalu gue minum segelas jus yang di antarkan seseorang untuk Aurel."
" Tapi tolong bantu gue dulu ini rasanya sangat panas." ucap Citra
" F*CK berapa banyak yang mereka berikan ke minuman itu sampai kau begini." Ucap Farel merangkul Citra
Citra yang mendapatkan sentuhan itu merasakan sesuatu yang aneh fikirin nya menolak tapi tubuhnya menerima.Citra terus mendusel di bada bidang Farel sampai Farel sendiri merasakan sesuatu yang aneh.Seorang laki- laki dewasa jika mendapatkan perlakuan seperti itu akan merespon dengan cepat apa lagi dia lelaki normal.
'****'
Farel hanya dapat mengumpat sambil membopong tubuh Citra keluar dari Clup lewat pintu belakang.Farel menanyakan alamat tempat tinggal Citra.Meskipun sedikit mabuk Farel sebisa mungkin mengendalikan dirinya dimana Citra yang mulai bersikap Agresif.
Setelah mengantar Citra sampai di dalam kamarnya Farel membalikkan badannya hendak untuk pergi tapi siapa sangka Citra Mala bangun dan langsung memeluknya dari belakang.
" Jangan tinggalin gue."
" Tidurlah gue harus pamit Darren pasti masih nunggu gue di Clup tadik."
Citra yang mendengar itu membalikkan badan Farel dan langsung mengalungkan tangannya di leher Farel.
" Jangan lakuin ini, gue pria normal Lo akan nyesal dengan cara seperti ini." ucap Farel
" jangan pergi yah,,,." Suara manja Citra, Citra tidak mabuk sama sekali hanya saja tubuhnya lah yang menyukai sentuhan tubuh Farel.
' ****'
__ADS_1
Farel kembali mengumpat kenapa dia harus di suguhkan pemandangan seperti ini.Tapi Citra tetap saja bergerak di dalam pelukan Farel membuat Farel lepas kendali.
" Jangan nyesal kalau besok Lo bangun."
Citra menganggukan kepalanya karena dia merasa sentuhan Farel lah yang paling dia butuhkan sekarang, meskipun beberapa kali fikirinnya menolak tapi tubuhnya sama sekali tidak menolak.Dua sepasang itu melalukan permainan panas yang mungkin saja salah satu dari mereka akan menyesalinya besok pagi.
Meninggalkan sebuah apartemen mewah yang di mana di dalamnya sepasang manusia sedang bermain panas, berbada di tempat lain seorang perempuan yang masih saja mencari keberadaan temannya.
" Tuh anak berdua kemana sih?, masak Iya mereka ninggalin gue disini." ucap Aurel dengan sesekali masi memandang sekeliling mencari kedua sahabatnya.Sehingga dia di kagetkan seseorang yang tiba-tiba muncul di belakang nya.
" CK,,, kenapa sih,,, selalu saja ada Lo." ucap Aurel dengan sedikit kesal.
" Maaf gue lihatin Lo dari tadik keliling muluk kenapa?" tanya Darren
Ya seorang Darren Birmantara juga datang ke perayaan itu bersama ke empat sahabatnya hanya Mic yang tidak ikut.
" Gue lagi nyari dua teman gue, masak mereka ninggalin gue."
" Mungkin mereka udah pulang, biar gue aja yang nganterin."
" Ngak malam ini gue udah ijin sama bunda gue di panti kalau malam ini gue nginap di apartemen Citra"
" Mereka pasti udah pulang, lihat tinggal beberapa anak-anak kalau Lo masih disini bisa bisa nunggu sampai besok."
" Lo bilang ke gue aja dimana alamatnya nanti gue antar" lanjut Darren lagi
Aurel hanya mengangguk kan kepalanya karena kedua temannya sekarang tidak tahu ada dimana.
...----------------...
...kasih saran yha guys...
__ADS_1