
Di saat empat orang di sudut kanan kafe logika sedang mengobrol,empat orang juga masuk kedalam kafe itu,seseorang dari mereka ingin menyapa tapi di hentikan oleh seseorang. akhirnya mereka berempat mengambil kursi tak jauh dari mereka berempat yang atak lain Aurel,Indri,Citra dan Adit.
Mereka tidak bermaksud mendengar kan pembahasan yang di bahas keempat orang tapi pembahasan itu langsung terdengar begitu saja karena suara mereka yang sangat terdengar jelas.Salah satu dari orang itu hanya menunduk sambil menggepalkan tangannya dan brtanya dalam fikirannya,apa selama ini itu alasannya ?.
" Apa pun itu gue selalu ada Ndri seperti yang Lo bilang kalau gue udah kayak kakak buat Lo." Ucap Adit.
Citra berdiri dan berjalan kedepannya untuk memeluk Indri yang masih menunduk.
" Apa pun itu Lo harus kuat,, Lo harus semangat buat jalanin operasi nya yah ingat ada orang tua Lo yang nungguin ada kami bertiga, Lo harus kuat Ndri." ucap Citra memeluk Indri sambil mengusap punggung.
" hehehe Baru kali ini gue dengar Citra ngomong serius." ucap Aurel berusaha membalikkan Suasana.
" CK,,,, Lo ngerusak suasana tuan putri." decak Citra.
Aurel dan Adit tersenyum melihat itu.Disaat mereka kembali menikmati minumannya karena sudah emosi dan melow,tak jauh dari meja itu seseorang berdiri berniat menghampiri mereka.
" Eh Mic Lo mau kemana,biarin mereka dulu mereka baru aja kembali tenang Mic." ucap Iqbal mencekal tangan Michael.
Empat orang tadik yang juga memasuki kafe Logika itu yang tak lain Michael,Farel,Iqbal dan sang pacar tentunya Lisa.
" Ngak Bal gue harus kesana setidak nya dia harus kasih penjelasan apa ini salah satu alasan selalu ngehindar dari gue." jawab Michael.
Michael pun berjalan kesudut ruangan kafe yang disana keempat orang itu sudah saling melempar candaan.
__ADS_1
" Ndri,,,
Keempat orang di meja itu langsung Diam menatap sesorang yang sedang berdiri di samping meja mereka sambil menatap ke arah Indri yang juga saat ini sedang menatap sesorang yang baru saja datang.
" Apa gue boleh tanyak?,,,apa ini salah satu alasan Lo buat selalu menghindar dari gue atau memang perasaan Lo yang ngak pernah ada." tanya Michael langsung.
Indri yang di tanya pun langsung berdiri dan mengambil tasnya berniat untuk pergi tapi di cekal oleh Michael.
" Kasih gue penjelasan,,,dan ngak ada yang perlu Lo sembunyikan lagi gua udah cukup dengar semuanya,, jangan jadikan aku laki laki bodoh yang selalu mengharapkan kan Lo Ndri." ucap Michael lagi.
Indri yang mendengar itu menjatuhkan air matanya dan melepaskan dengan paksa tangan yang di cekal oleh Michael, dan berlari keluar dari kafe di ikuti Michael.
" Indri." teriak Aurel berdiri ingin mengejar tapi di hentikan oleh Adit.
" Tapi Dit,, Indri lagi sakit lari lari gitu pasti sakit." jawab Aurel
" Ngak papa Rel,,ada kak Mic juga kan yang ngejar." timpal Citra.
" Yaudah mending kita balik yuk gue yakin Mic bakal jaga Indri kok." lanjut Citra lagi.
" Gue yang antar Lo berdua." tanya Adit.
" Sorry Dit tapi gue bawa mobil,,,, Lo antar adek kesayangan Lo tu si Aurel,,Ya ngak Rel?."
__ADS_1
Aurel yang di tanya hanya diam dan Adit yang mendengar itu berdecak.
Setelah mereka bertiga meninggal kan kafe untuk pulang,Masih ada tiga orang yang menunggu makakannya.
" CK,,, akhirnya berani juga tu anak satu ngejar anak gadis orang." Ucap Farel.
" Hahahaha dia tu emang selalu berusaha El cuman ceweknya aja yang selalu menghindar." jawab Lisa
" Lagian tu cewek pasti punya alasan kenapa selalu ngehindar dari Mic, tapi gue salut si sama tu anak hampir dua tahun lebih dia ngejar tu cewek,target nya ngak pernah berubah,,ngak kayak playboy,,,," ucap Iqbal sambil menyindir teman di depannya.
" Ckck,,,, lo nyindir gua Bal,,gue udah bilang Bal gue emang playboy asal gue ngak celap celup dan icip-icip itu yang penting."
" Hahaha apa gue harus percaya sama Lo El." timpa Lisa sambil tertawa.
" Nah dengar tu kita kan ngak tahu Lo kalau lagi sendiri El." ucap Iqbal.
" Bangsat Lo berdua." ucap Farel yang sudah mulai kesal.
" Mending diam gue mau makan, tu makanan gue dari sana ngak ad yang boleh ngomong lagi." ucap Lisa dengan kebiasaan yang tidak membiarkan orang lain membuka suara disaat dia sedang menikmati makanan nya.
Meninggal kan tiga orang yang akan menikmati makanannya di tempat lain seseorang bau saja menghentikan mobilnya di samping taman tempat dia melihat taksi menurunkan penumpang barusan.
...****************...
__ADS_1
...Maaf kalau membosankan yha guys...