Aurellia

Aurellia
Bab 16


__ADS_3

Hari ini Aurel berencana untuk berkunjung ke rumah sakit Citra Medikal, jam kuliah nya pagi ini mendapatkan di waktu jam 11 pagi jadi dia akan berangkat ke rumah sakit pagi-pagi baru akan menuju ke kampus,Aurel juga sudah mendapatkan kabar dari Citra kalau dia ada di rumah orang tuanya di Jakarta.


Tepat jam 8 pagi Aurel berangkat ke rumah sakit, perjalanan dari panti asuhan Tunas Harapan memakan waktu kurang lebih 30 menit dengan menggunakan angkutan umum, sesampai nya di depan rumah sakit dia langsung menuju lantai lima di ruangan VIP 005 yang di sana ternyata sudah ada Mic, dan orang tua Indri.


" Selamat pagi " sapa Aurel memasuki ruangan.


" Selamat pagi nak, kau datang sendirian Dimana Adit sama Citra " ucap mama Indri


" Citra katanya lagi di Jakarta Tan,di rumah orang tua nya kalau Adit aku belum tahu ". Jelas Aurel kepada mama Indri.


" Gimana keadaan Indri Om "


" Dia sudah semakin membaik, dia juga sudah sadar hanya saja kamu terlambat nak dia sedang istirahat" Jawab papa Indri.


" Bagus lah Om,Ngak papa besok aku datang lagi, aku emang kepagian Om kerena nanti ada jam kuliah " Ucap Aurel yang di angguki kedua orang tua Indri.


" Hmmm Kak Mic disini tiap Hari ?"


" Iya, ngak mungkin gue ninggalin Indri,Rel "


" Bukannya Minggu depan kakak udah berangkat KKN " ucap Aurel lagi.


" Umm, besok sudah masuk kampus lagi,sekalian persiapan, pembagiannya sih tetap sama yang lain " Jelas Mic.


" OOO bagus lah, kak Mic tenang aja ada kita kok yang jagain Indri nanti "

__ADS_1


" Betul itu nak, kau harus tetap jalani pelajaran mu, dokter sudah bilang satu Minggu lagi Indri akan pulang dan berobat jalan, Ada Tante dan Om yang jagain jadi laksanakan tugas mu dengan baik Mic." ucap mama Indri kepada Mic.


" iya Tante "


Setelah beberapa saat mereka bercerita suara pintu di ketuk dan masuklah seorang laki-laki yang selalu berpenampilan bersih dan rapih,siapa lagi kalau bukan calon dokter Adit, Aurel yang melihat Adit masuk menampilkan senyumnya langsung membuang muka,dia merasa kesal dengan kedua sahabatnya yang meninggalkan nya kemarin.Adit pun melihat padangan Aurel dan langsung meringis setelah ini dia akan mendapatkan semprotan.


" Kalau begitu Aurel pamit Ya Tan, Om,, gue pamit kak" ucap Citra kepada Orang tua Indri dan Mic.


Tiga orang yang berada disana jelas saja heran biasanya mereka akan selalu berjalan berempat dan lihat lah sekarang Adit baru sampai tapi Aurel akan pamit.


Di saat Aurel keluar, Adit juga langsung keluar saat dia mengetahui kalau Indri sudah baik baik saja. Adit keluar dan melihat ke arah lift dimana Aurel masih menunggu pintu lift terbuka,Adit langsung berlari dan mencekal tangan Aurel.


" Lo marah Rel "


" Menurut Lo gimana " ketus Aurel menanggapi pertanyaan Adit.


" Boong bangat Lo,,, gue aja disana sampai sepi tu clup, Udah Citra ngilang gitu aja Lo juga pake ngilang "


" Bukannya Lo sama Citra kemarin? " tanya Adit.


" Ngak ada tu anak tiba-tiba ngilang kayak Lo dan anehnya tadik pagi dia ngabarin gue katanya di Jakarta sama orang tuanya "


" Ya udah gue minta maaf de kalau gitu "


" Ngak ada, Gila kali ya Lo kalau ngak ada yang ngantarin gue kemarin, gue pasti nungguin kalian sampai jemuran disana " kesal Aurel.

__ADS_1


" Yaa kan gue ngak tahu Rel, kalau Lo masih disana, pas gue pulang dari toilet Lo udah ngak di sana ya gue kira Lo sama Citra udah pulang duluan"


" Ngak ada maaf maaf fan kesal gue sama Lo semua "


Adit tidak lagi membuka suara karena Aurel lebih dulu masuk ke dalam lift baru disusul Adit sambil membuang nafas dengan kasar.


huufftt


' huuuff ni ibu Ratu satu kalau udah ngambek susah bangat lagi bujuknya untung gue Cinta kalau ngak udah gue jitak Lo kayak Citra'


Dari kelas dua SMA Adit memang sudah menaruh hati kepada Aurel, Tapi Adit selalu menyembunyikan perasaannya karena dia berfikir itu akan merusak persahabatan mereka.Apa lagi dia tidak tahu perasaan Aurel kepadanya seperti apa.


Aurel masih saja dengan sikap ngambeknya tapi di saat Adit mengatakan untuk mengantarnya ke kampus dia juga tidak menolak dia tetap masuk kedalam mobil Adit.


Di dalam mobil Aurel tidak berbicara apa pun Adit hanya menggelengkan kepala nya melihat semua itu, begitulah Aurel jika sedang kesal ke seseorang dia akan mendiamkannya sampai dia persaannya membaik.Hampir 20 menit mobil Adit membelah jalan menuju Kampus, setibanya disana Aurel langsung turun dan hanya mengucapkan terima kasih.


dan Disaat Aurel berjalan di koridor kampus sebuah pesan masuk di dalam HP nya.


• Darren


' Besok kalau ngak sibuk jalan ya,,, Gue ngak terimah penolakan '


" CK,,, bukannya itu sama saja gue sibuk atau ngak Lo bakal tetap maksa, Dasar aneh " Gumam Aurel sendiri sambil berjalan.


......................

__ADS_1


...Maaf kalau membosankan yha guys...


__ADS_2