Because I Am You And You Are Me

Because I Am You And You Are Me
11)*Film horor_


__ADS_3

Myra dan Avery kini sedang berada di pertengahan kota yang sibuk.Myra menoleh ke kanan ke kiri mencari-cari tempat untuk membeli cemilan.Avery merasa takut kalau mereka akan nyasar ntah kemana.


"Ayo kesana!" seru Myra sambil menunjuk ke sebuah toko yang bernama 'Black Star Pastry'.Myra menarik tangan avery menuju toko tersebut.


Toko kue yang kini sedang rame pelanggan itu terlihat sangat indah dan sangat cocok untuk para selebgram sebagai tempat berfoto.


"Waaaw" puji Myra pada toko kue yang sangat rame itu sambil memutar badannya dan melihat sekeliling.


"Ada yang bisa saya bantu?" tanya salah seorang pelayan disana.


"Owh emm ya,aku mencari kue yang cocok untuk dimakan disaat menonton film" ucap Myra pada seorang pria yang berpakaian rapih itu.


"Kalau begitu,saya merekomendasikan macaroon yang sangat menggoda ini" ujar si pria itu sambil mengarahkan tangan nya kesebuah lemari makanan berisikan macaroon berbagai macam rasa dan bentuk.


"Waaaahhh,bagaimana Avery? kau mau kan?" tanya Myra pada Avery yang ada dibelakangnya.


"Hmmm kelihatan nya sangat enak.Aku mau" pinta Avery.Memang sih,macaroon itu benar-benar sangat menggoda dengan bentuknya yang juga mungil.


"Baiklah,akan saya bungkus untuk anda" ucap si pria sambil beranjak pergi mengambil sebuah kotak dan memasukkan beberapa macaroon kedalam kotak berukuran sedang tersebut.


Si pria tadi memberi kotak yang kini telah di plastiki nya kepada Myra.Myra menerima pesanan nya dan bergegas kembali ke markas A.L bersama dengan Avery.


"Dia telah pergi" ujar si pria tadi pada temannya lewat alat komunikasi mini yang ada di bet namanya.

__ADS_1


" Bagus " Ucap seorang pria dari alat komunikasi mini itu.


" Sekarang tinggal rencana B " Ucapnya lagi.


...


"Ahh entahlah Myra,aku belum pernah menonton film" kata Avery.


"Benarkah? Kalau begitu kau akan melakukan nya hari ini" seru Myra.


Avery mengangguk kepada myra.


Myra dan Avery memasuki gedung yang sangat tinggi itu sambil sesekali menoleh melihat kesibukan orang-orang yang ada disana.


Kini Myra dan Avery sedang siap tempur untuk menonton film horor.Laptop dengan simbol apel yang sedang memutar film horor itu membuat Myra dan Avery yang sedang telungkup sambil memakan macaroon tadi sedang dalam ketegangan yang hebat.


Myra yang kini duduk berhadapan dengan Avery tertawa karna mengingat wajah gugup Avery karena takut terhadap boneka hantu yang baru saja mereka tonton tadi.


"Sudah lah avery,jangan takut.Tadi itu hanyalah film fiksi belaka,iya kan Mister teddy bear?" kata Myra sambil mengangkat boneka beruang kesayangan nya.


"Jangan pegang boneka itu Myra! bagaimana kalau dia adalah hantu sama seperti di film?!!" seru Avery sambil menggigit kuku-kuku nya.


"Hahah,ayolah ave,ini hanyalah boneka beruang yang sangat imut" kata myra sambil menyodorkan boneka beruang nya pada Avery.

__ADS_1


"Aaaaa,jauhkan boneka itu dari ku!!" panik Avery sambil memukul boneka tersebut sampai terlempar.


"Hahahaha,aku tidak tau kesatria sepertimu takut pada hantu? hahahah" tawa Myra lepas karena Avery yang takut kepada boneka seimut mister teddy bear.Avery cemberut pada Myra karena ia merasa direndahkan.Tetapi karena ia tau kalau itu hanyalah lelucon belaka,maka ia tak sakit hati.


"Tidak terasa ya? sudah malam saja" ucap Myra sambil menyisir rambutnya.


"Iya juga" kata Avery yang tidak sadar kalau sudah malam.


"Kau tidak makan malam myra?" tanya Avery pada Myra.


Myra diam sejenak,lalu ia meletakkan sisir tadi kembali kemeja nya dan berdiri.


"Aku sudah kenyang karena memakan macaroon tadi,aku akan segera tidur setelah aku menemui Aaron.Ada yang ingin aku katakan padanya" kata Myra dengan wajah serius nya.


"Owh,Oke" ucap Avery sambil kembali kedalam liontin Myra.


Myra menghela napas berat karena ia merasa sedikit gugup tentang apa yang ingin ia katakan pada Aaron.Myra berharap banyak kalau ia benar.


Myra telah ada didepan ruangan nya Aaron. Waktu menunjukkan pukul delapan malam,myra mengetuk pintu Aaron.Tetapi tidak ada sahutan dari dalam sana.Myra sempat memanggil Aaron tetapi tetap saja tidak ada jawaban dari dalam ruangan.Sampai Myra membuka pintu ruangan Aaron dan tentu saja ia mengatakan permisi.Zonk,ruangan Aaron kosong.Myra menutup kembali pintu ruangan Aaron.


"Dimana Aaron sekarang?" tanya nya pada dirinya sendiri.


Myra memiliki feeling kalau Aaron sedang ada di ruangan latihan.Dia juga heran,kenapa ruangan latihan? Bukan kah seharus nya Aaron ada di kamarnya sekarang ini? tetapi ia tetap mengikuti feeling nya saja.

__ADS_1


Myra telah berada didepan ruangan latihan.Benar saja,kalau Aaron sedang berada di dalam ruangan latihan.Tetapi yang anehnya,...aaron kini sedang dalam emosi yang dalam,terbukti dengan caranya menumbuk dummy nya sampai sobek dan tangan nya sendiri sampai berdarah begitu.


Myra yang khawatir langsung masuk kedalam ruang latihan.


__ADS_2