Because I Am You And You Are Me

Because I Am You And You Are Me
20)*Secret_


__ADS_3

Pagi harinya,Aaron membuka matanya dan ia melihat bahwa sudah tidak ada Myra lagi disamping nya.Lalu Aaron beranjak menuju dapur.


Aaron melihat Myra sedang memasak.Ia juga memandangi Myra yang sedang memasak sarapan dengan pakaian kemeja putih sepanjang lutut dan berlengan sepanjang lebih dari tangan dengan kaus kaki abu-abu yang tebal dan hanya memakai celana yang pendek sekali membuat Myra terlihat sangat seksi.Aaron tersenyum usil.


"Selamat pagi Myra" sapa Aaron sambil menempelkan dagunya pada pundak Myra.


"Ah,s-selamat pagi" sapa Myra dengan wajah memerah dan fokus memasak sup...lagi.


"Kau bahkan tidak menatap ku-"


"Aaron aku sedang memasak" protes Myra.


"Hmh,baiklah terserah mu rara"


"Rara?" Tanya Myra.


"Ya,mungkin aku akan memanggilmu rara" Kata Aaron yang masih menempelkan dagunya dipundak Myra.


"Tidak,jangan panggil aku begitu" Kata Myra sambil menoleh ke wajah Aaron yang ada di pundak nya.Mereka pun saling menatap.


"AH ASTAGA" Teriak pearly dari belakang.Membuat Aaron dan Myra menoleh kebelakang dengan serempak.


"S-sejak kapan?! Sejak kapan kakak dan kak Aaron pacaran?! Dan k-kenapa tidak mengatakan pada ku?!!" protes pearly malu-malu.


"Eh t-tidak kami belum pacaran hanya..." Ucap Myra yang tidak berani melanjutkan perkataan nya.


"Kami memang tidak pacaran tetapi kami hanya sepasang kekasih" Kata Aaron sambil menyeringai.

__ADS_1


"Aaron?!" Protes Myra.


"Ya ampun kenapa kakak tidak mengatakan nya padaku dan Zoe,iya kan Zoe?" Tanya Pearly pada Zoe yang baru saja bangun dari tidur nya dan masih mengumpulkan nyawa.


"Ha? Oh iya iya" Ucap Zoe sambil mengangguk kearah Myra dengan wajah baru bangun tidurnya dan dengan rambut keriting nya yang berantakan.


"Lihat" Kata Pearly.


"Ah Pearly,dia hanya bercanda" Bantah Myra.


"Ooo bercanda..."


"Ayo Lily dan Zoe cuci muka lalu makan dan jangan lupa setelah itu sikat gigi ya" Ucap Myra.


"Baik kak" Kata Pearly dan Zoe bersamaan membuat Myra tertawa melihat tingkah mereka.


"Belum,dia belum kembali" Kata Aaron.


"Begitu ya" Kata Myra sambil memotong beberapa wortel.


Tok Tok Tok...


"Eh? Sepertinya itu adalah orang tuanya Zoe" Kata Myra dengan yakin,lalu Myra membukakan pintu untuk melihat siapakah orang yang baru saja mengetuk pintunya tadi.


...


Sementara Brian telah sampai di London dan langsung menuju kerumah neneknya Aaron.

__ADS_1


Setelah sampai,belum ada hal yang mencurigakan sih sampai akhirnya Brian mengetuk pintu rumah neneknya Aaron.


"Oh...nak Brian...silahkan masuk" Kata si nenek dengan suaranya yang lembut.


"Maaf nenek, tapi...tidak ada waktu lagi untuk bertamu.Ada yang harus aku jelaskan pada anda" Kata Brian dengan terburu-buru.


"Hmm?"


...


Ceklak!


"Selamat siang b-" Kata-kata Myra terputus setelah ia sadari kalau orang yang ada di hadapan nya bukan lah orang tuanya Zoe melainkan seorang nenek-nenek yang kelihatan masih segar.


"Owh,h-halo nek" Sapa Myra.


"Apakah disini ada cucuku,Aaron?" Tanya si nenek.


"Eh? Oh emm ada" Kata Myra yang bingung,bagaimana nenek itu bisa tau kalau mereka tinggal ditempat cukup terpencil itu.


"Hey Aaron,ada yang mencari mu" Kata Myra.


"Siapa?" Tanya Aaron sambil berjalan kearah Myra.


"Nenek? Bagaimana nenek bisa ada disini? Dan kenapa nenek tidak bilang kalau nenek akan ke sydney" Tanya Aaron


"Cucuku...ada yang ingin nenek katakan pada mu" kata si nenek kepada Aaron.

__ADS_1


__ADS_2