
Myra masih merasa deg-degan karna yang didepan matanya saat ini adalah Aaron Coldwell sang ketua Osis yang terkenal akan kedisiplinan nya.
"Jadi,kau benar-benar tidak sengaja menumpahkan sirup ke pakaian mu?" tanya Aaron dengan datar.
"I-Iya" jawab Myra dengan canggung.
"Hmmm" kata Aaron sambil memegang dagunya,yang bertanda kan ia sedang berpikir.
Aaron lalu berdiri dan melangkah ke dekat sebuah lemari yang ada di belakang Myra.Tetapi Myra terus melihat kebawah karna ia tidak berani melihat Aaron.
Tiba-tiba,Myra merasakan sebuah kehangatan dari balik tubuhnya.Ternyata Aaron menyelimuti Myra dengan jaketnya! Tentu saja Myra sangat terkejut karna ia tidak pernah menyangka hal itu.
"Eh? K-Kenapa-"
"Aku sudah melihat semuanya" sambung Aaron langsung.Myra tentu saja shock mendengarnya.
"M-Maksudmu?" tanya Myra kepada Aaron dengan sengaja.
"Kau ini berpura-pura bodoh atau kau memang bodoh heh? mereka itu membully mu! Dan kau-" Aaron tiba-tiba berhenti berbicara.Karna ia lihat Myra yang gemetaran sambil menumpuk tangan nya di kakinya.
"Akhirnya...akhirnya ada juga yang mau mengulurkan tangan nya pada ku" seru Myra dengan lesu.Dan disaat itu juga tangis Myra pecah karna ia merasa sangat terharu.
Aaron yang melihat hal tersebut,merasa kasihan kepada myra.Tetapi Aaron diam saja dibelakang nya.
"Aaron" panggil seorang guru dari luar ruangan.
"Ibu kepala sekolah memanggil mu" katanya.
"Saya akan segera kesana" jawab Aaron.
__ADS_1
"Myra,temui aku lagi diruangan ku saat pulang sekolah" perintah Aaron pada Myra.
"B-Baik" jawab Myra.
Aaron beranjak keluar ruangan nya.
"Oh iya,jaket itu.Pakai saja" katanya.Dan Aaron langsung keluar dari sana.
Myra sangat senang karna ada yang mau mengulurkan tangan (membantu) padanya.Myra segera merapikan penampilan nya dan bergegas menuju kelas.
Jam pulang sekolah...
Myra membereskan barang-barang nya dan segera menuju ke ruangan nya Aaron.Myra sudah berdiri di depan pintu ruangannya Aaron.Myra mengangkat tangan nya untuk mengetuk pintu,lalu ada orang yang menepuk bagian pundak Myra. Myra reflek langsung menghadap kebelakang.
"Hey,apa yang kau lakukan diruangan nya aaron?" kata seorang murid lelaki kepada Myra.
"Aaron sedang tidak ada,dia telah izin tadi" Katanya.
"K-Ketua Osis pergi kemana?" tanya Myra penasaran.
"Ayahnya wafat"
Myra langsung tersentak terkejut.Ia tidak menyangka kalau hal itu terjadi pada Aaron.
"Ya,aku mengerti.Terima kasih" kata Myra kepada si murid tadi.
Murid tadi pun segera pergi.
"Astaga,pasti ketua Osis merasa sangat sedih" gumam Myra.
__ADS_1
Myra pun bergegas menuju apartemen nya...
.
.
.
Di hari sabtu...
Myra bangun pagi-pagi sekali,sekitar jam enam pagi.Lalu ia pamit kepada bibinya.
"Bi,aku pamit ya" kata Myra dengan semangat.
"Yaaa,mau kemana?" tanya bibi nya.
"Hehe,mau ketempat ayah dan ibu" seru myra.
"ohh baiklah,kirimkan salam ku pada mereka ya:) " kata bibinya.
"Tentu saja" jawab Myra sambil bergegas pergi.
Myra telah sampai di tempat ayah dan ibu nya,dimana ada sebuah batu nisan bertuliskan nama Daren Austin Athela dan Amira maureen.
"Halo,ayah dan ibu.Bagaimana keadaan kalian disana? Bibi kirim salam kepada kalian.Jangan khawatir aku baik-baik saja kok di sekolah" kata Myra sambil tersenyum memandangi kuburan ayah dan ibunya yang bunga-bunga nya telah layu...
+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+
Terima kasih yang mau mampir kemari,selamat membaca....
__ADS_1