Because I Am You And You Are Me

Because I Am You And You Are Me
27)*Goodbye_


__ADS_3

"Kau telah mengetahui semuanya kan?" Tanya Aaron yang membuat Myra tak berani berbicara.


"Iya kan? JAWAB AKU" Bentak Aaron pada Myra yang membuat Myra menangis dan membiarkan semua berkas yang ada ditangan nya terbang entah kemana.


Aaron maju selangkah demi selangkah kearah Myra.


"Ya!" Kata Myra secara tiba-tiba.Aaron menghentikan langkah nya.


"Aku...aku telah mengetahui semuanya dan aku...aku juga,aku juga telah membunuh orang tua mu! Membunuh mereka!!" Jerit Myra.


"Sekarang kau puas kan?" Tanya Myra pada Aaron.Aaron hanya diam membisu menatap Myra.


"Maafkan aku...Aaron" Ucap Myra dan menjatuhkan dirinya kebelakang.


"MYRA!" Seru Aaron.Tetapi terlambat,karna Myra telah menjatuhkan dirinya dari lantai dua belas dan menyelam ke laut.


...


Penderitaan,rasa sakit dan rasa sesak yang hebat...itulah yang kini tengah dirasakan Myra yang perlahan tenggelam semakin dalam dan semakin dalam.


" Apakah ini akhir dari ku? "


" Apakah aku aka berakhir seperti ini? "


Tanya Myra dalam hatinya yang juga perlahan membeku terisi oleh air laut yang sangat lah dingin itu.Myra perlahan menutup matanya yang terasa sangat berat.


Memori-memori yang ada didalam kepala Myra perlahan sirna dan ada sebuah lagu yang masuk kedalam pikiran nya,lagu dari ibunya Aaron! Myra baru ingat kalau ia dulunya adalah teman dekat dari Aaron dan Claire sejak mereka kecil,sampai pada akhirnya Claire terkena musibah dan Aaron tak berani muncul dan mereka pun perlahan terpisah satu sama lain.


Mengapa selama ini Myra tak pernah mengingat nya? Atau karna selama ini ingatan nya sengaja dihapus?


" Aku bersyukur,karna aku bisa mengingat-Nya walaupun di akhir hayat ku... "


Batin Myra yang kini telah pasrah.


Myra merasa seperti ada yang memeluk tubuh nya yang kini telah membeku dan mencium lembut bibirnya untuk memberi napas dan menarik tubuhnya yang tenggelam keluar dari bawah air.


Myra terus digendong sampai akhirnya menemukan tempat untuk menghirup udara.


"Myra!"

__ADS_1


"Kakak! Bangun kak"


"Myra kumohon jangan mati"


Myra mendengarkan seruan yang membuatnya kembali membuka mata dan sesekali batuk sambil mengeluarkan air yang telah mengganjal pernapasan nya.


"Syukurlah kau bangun" Kata Aaron yang tadi menariknya dari laut.


"Kakak" Seru Pearly yang senang karna Myra masih bernapas.


"Haaah Myra dasar bodoh kenapa kau malah lompat dari ketinggian" Protes Brian yang sangat Khawatir terhadap Myra.


Sementara itu,claire terdiam sambil menatap Myra yang berbaring lemas dengan tubuh sedingin es.


Avery,Eustacio,Xenon,Christa dan Aqila ternyata sudah menunggu kesadaran Myra.Saat ini,mereka ada di sebuah pantai yang pemandangan langit nya terlihat menjelang malam.


"Aaron? Mengapa kau menyelamatkan ku? Bukan kah aku telah membunuh keluarga mu?" Tanya Myra.


"Ya kau benar dasar pembunuh.Tentu saja aku akan menyelamatkan mu karna ya...kau bahkan tidak tau siapa sebenarnya dirimu dan bagaimana orang tua mu dulu dan setelah tau kau tiba-tiba saja mengatakan kalau kau adalah pembunuh...dasar bodoh Myra" Jelas Aaron.


Myra membelalakkan matanya karna ia terharu kepada Aaron yang bahkan tak menganggap Myra salah.Myra duduk lalu berdiri,dibantu oleh Aaron.


"Ave?" ucap Myra.


"Hehe,sepertinya misi kami telah selesai" Ucap Avery sambil cengir.


Myra langsung saja memeluk Avery yang dibalas oleh Avery.


"Avery,jika kau bertemu ayah dan ibu ku...kirim salam ku pada mereka dan kau jangan takut boneka lagi ya! Karna tidak semua boneka berhantu" Ucap Myra sambil menangis tersedu-sedu dan memeluk Avery dengan kuat.


"Iya,aku tidak akan takut lagi pada boneka" Ucap Avery sebagai janji.


.


"Christa" Ucap Pearly sambil memeluk Christa yang telah ia anggap sebagai kakak nya padahal mereka kelihatan seumuran.


"Pearly,sudah waktunya aku dan teman-teman ku untuk pergi" Kata Christa sambil memeluk Pearly.


"Ya,jaga dirimu ya Christa"

__ADS_1


"Tentu saja,terima kasih karna telah menjagaku selama ibuku tiada" kata Pearly dengan nada kesedihan.


.


"Hey kalian,kami akan pergi" Protes Xenon.


"Benar,Aaron...Brian,berbaikan lah" Usul Eustacio.


Brian dan Aaron saling menatap.Dan Myra secara tiba-tiba memeluk mereka berdua dari belakang dan mempersatukan mereka,membuat Aaron dan Brian saling menatap dan tertawa.Disusul oleh Pearly yang mendekati Brian dari Samping.


Begitu juga dengan Avery yang memeluk Eustacio dan Xenon dari belakang lalu Xenon menarik Christa lalu merangkul nya,sementara Claire hanya diam dan tersenyum melihat tingkah teman-teman nya.


"Nona" Kata Aqila memanggil Claire.


"Aqula,jangan panggil aku seperti itu" Kata Claire sambil tersenyum pada Aqila membuat hati aqila goyah lalu menangis dari balik topeng nya.


"C-Claire...aku akan pergi,apakah kau bisa melakukan semuanya tanpa ku? Aku sangat-sangat khawatir,aku belum pernah meninggalkan mu" Kata-kata Aqila membuat Claire terdiam.


"Benar juga,apakah kita bisa bertemu lagi?" Tanya Myra sambil berdiri disamping Claire.


Avery maju selangkah dan menggelengkan kepalanya membuat Myra kecewa.Avery tertawa dan memukul pelan liontin yang masih dikalungkan di leher Myra.


"Tenang saja,walau mungkin kita tak akan bertemu lagi dan orang-orang selain kalian akan dihapus ingatan nya tentang kami,kami tetap akan selalu ada dihati kalian" Kata Avery.


"Ingatlah Myra,Karna aku adalah kau" Kata Avery.


"Dan kau adalah aku" Sambung Eustacio membuat Avery tersenyum manis padanya.


Setelah Avery mengatakan itu,mereka benar-benar akan sepenuhnya sirna.


"Sampai jumpaaaa" Seru Pearly.Avery juga teman-teman nya telah sepenuhnya sirna.Liontin yang masih ada di leher Myra dan yang lain nya tidak hilang...syukurlah.


Claire melangkah pergi.Lalu Aaron setengah mengejar Claire.


"CLAIRE!" panggil Aaron,Claire membalik badan nya dan menoleh ke Aaron.Lalu Claire seperti melempar sebuah kotak kepada Aaron yang entah apa isinya.Aaron menangkap kotak kecil itu lalu membuka kotak tersebut.


"Burger?" Tanya Aaron.


"Ya,cepatlah makan,sebelum bunga sakura tumbuh di burger nya" Kata Claire dengan suara yang berubah sambil berlalu pergi.

__ADS_1


Aaron tersenyum karna ia sangat senang bisa mendengarkan suara Claire lagi.Tetapi...ia belum bisa melihat wajah claire,entah mengapa ia memakai topeng terus menerus?


__ADS_2