
Aaron,Myra,Brian dan Pearly kembali ke Sydney.Aaron dan Myra masih tinggal di kabin bersama dengan Pearly,sementara Brian tinggal sendiri di Apartemen.Hidup baru mereka dimulai,karena misi mereka talah tuntas.
"Ini adalah buku pelajaran IPA" Jelas Zoe pada Pearly yang duduk disebelahnya.
"Oooh IPA"
"Hm? Bagaimana kau tidak tau? Bukan nya kau sekolah?" Tanya Zoe pada gadis bermata hazel itu.
"Eumm,aku belum pernah sekolah sih" Kata Pearly yang merasa malu.
"Waw benarkah? Oke...bagaimana kalau kita kerumah ku? Aku akan mengajarkan beberapa yang aku tahu tentang sekolah pada mu" Ajak Zoe.
"Kedengaran nya seru" Ucap Pearly yang tidak sabar.
"Kak Myra,Zoe ajak Lily kerumah ku ya" Ujar Zoe pada Myra yang berada di meja makan.
"Owh baiklah,Hati-hati yaa"
Zoe dan Pearly pun pergi menuju rumah Zoe yang ada di dekat kabin milik Myra dan Aaron.
Myra membaca beberapa artikel di majalah yang sedang ia pegang.
"SydD-20?" Ujar Myra.
"Hm? Ada apa Myra" Sahut Aaron yang duduk di depan Myra.
"Apakah...kau tau tentang Virus SydD-20?" Tanya Myra pada Aaron yang berjalan kesamping nya.
"Ya,aku baru saja membacanya di artikel laptop ku.Berita itu sedang ramai" Jelas Aaron.
"Hmmmh,begitu ya" Jawab Myra yang mulai serius,mata Myra melirik keluar jendela.Dan ia melihat ada sebuah Pickup yang membawa barang-barang rumah.
"Hey Aaron,sepertinya kita kedatangan tetangga baru" Ujar Myra pada Aaron.
"Benar" Sahut Aaron.
"Nanti sore,aku akan menyapa nya" Kata Myra yang dibalas dengan anggukan Aaron.
Aaron yang masih berdiri di sebelah Myra mencuri pandangan pada Myra.Myra lalu melirik balik pada Aaron.
"Apa?" Tanya Myra.
"Dasar tidak peka" Umpat Aaron.Myra tersenyum miring pada Aaron.
"Ayolah Aaron,bahkan kita bukan sepasang kekasih" Kata Myra yang berusaha mengalihkan topik.
"Ow benarkah? Bagaimana kalau...sekarang aku meminta mu untuk menjadi kekasih mu?" Ujar Aaron dengan senyuman usil nya.
"Yang benar saja Aaron" Bantah Myra.
Aaron mendekat ke bibir kecil Myra,Myra menutup matanya dan Aaron mendaratkan satu ciuman penuh cinta pada Myra.
__ADS_1
"Waw,pemandangan yang sangat indah" Ujar Claire yang tiba-tiba saja sudah bersender pada dinding dan menyilangkan tangan nya didada.Aaron melepaskan ciuman nya pada Myra dan dengan serempak Myra dan Aaron menoleh pada Claire.
"Ow Engg Hai c-claire" Sapa Myra yang mulai canggung.
"Claire,kau masuk lewat mana?" Tanya Aaron.
"Well,,aku masuk lewat basement" Jawab Claire sambil mengarahkan jempolnya pada tangga basement.
"Aku tidak tau kalau ternyata kalian-"
"Ah benar kau kan baru sampai jadi...kau mau makan apa?" Sambung Myra untuk mengalihkan topik.
"Tidak perlu,aku kemari hanya untuk istirahat" Ujar Claire sambil mendudukkan dirinya di sofa yang ada di ruang tengah.
"Kau beristirahat tanpa membuka topeng mu?" Tanya Aaron.
"Memang sudah ciri khas ku" Ujar Claire yang menutup matanya.
"Memangnya ada apa dimata mu?" Tanya Myra.
"Tidak ada apa-apa kok,aku memanglah agen ber-ciri khas dengan topeng ini"
"Kau agen dari...pihak mana?" Tanya Aaron.
"Tak perlu tau" Ujar Claire.Claire yang baru saja mengistirahatkan matanya,kembali membuka matanya dan berdiri lalu bergegas pergi lewat pintu utama.
"Kau mau kemana?" Tanya Aaron.
"Aku lupa ada yang harus aku kerjakan,hey sepupu,,,jangan macam-macam pada Myra ya...lembut-lembut saja" Ujar Claire sambil berlari pergi.
"Sial*n Claire" Umpat Aaron.
"Kenapa?" Tanya Myra.
"Bukan apa-apa" Kata Aaron pula.
...
"Ada apa?" Tanya Claire yang kini ada di Apartemen Brian dan duduk di sofa.
"Apakah kau tau sesuatu tentang Virus SydD-20?" Tanya Brian pada Claire yang sesekali melirik ke laptopnya Brian.
"Yaa,aku tentu saja tau.Karna aku sedang mencari penyebab darimana virus itu berasal" Kata Claire.
"Haaah,soal*n bahkan aku tidak diberi waktu untuk istirahat" Protes Brian,Claire malah sedikit tertawa membuat Brian menoleh ke Claire dengan pandangan kesalnya.
"Oh iya,mengapa kau tidak membuka topeng mu?" Tanya Brian.Mendengar pertanyaan itu,Claire merunduk membuat Brian bingung.
"Kau tak perlu tau" Ujar Claire.
Claire berjalan menuju balkon dan menikmati pemandangan,sambil sesekali angin menerbangkan rambutnya yang terutai panjang.
__ADS_1
"Haaah,menyebalkan.Sepertinya aku harus memotong rambut ku" Protes Claire pada rambut nya sendiri.
"Hey pak tua,sampai jumpa lagi" Ejek Claire pada Brian.Claire melompat begitu saja kebelakang lalu menembakkan hook shot nya yang membawanya terbang ke udara.
"Hmh,dasar wanita" Umpat Brian.Pria berambut hitam itu menutup laptop nya dan beranjak meninggalkan apartemen nya.
...
Myra sedang berada di luar kabin dengan menggunakan pakaian ala pedesaan nya.Rambutnya yang pirang dan panjang diikat dengan gaya braids hairstyle,dengan pakaian bersambung sampai ke betis,Myra menjemur pakaian yang baru saja ia cuci.
"Haah,hidup sendiri itu sangat melelahkan ternyata" Umpat Myra.
"Permisi" Sapa seorang wanita pada Myra dengan rambut hitam tebal sampai se-pinggang.
"Ya?" Kata Myra sambil menoleh kebelakang dan betapa terkejutnya karna orang yang ia lihat saat ini adalah orang yang tentunya sangat spesial kedatangan nya sampai Myra tak bisa ber kata-kata lagi.
"A-A...u a" Kata Myra terbata-bata.
"Apakah kau baik-baik saja?" Tanya wanita tersebut.
"I-iya iya aku baik-baik saja" Jawab Myra.
"Fuhh,syukurlah.Oh iya,,kami adalah orang baru disini dan rumah kami ada di sebelah rumah kalian" Ucap wanita itu.
"Ya,ak-aku melihat nya"
"Oh iya kalau begitu,salam kenal.Aku Avery,Avery Grisham.Orang-orang suka memanggilku ave" Ucap nya.
Myra ternganga pada Avery yang ia lihat saat ini bahkan tak mengenali Myra.
"Aku...aku Myra" Ujar Myra.
"Ya,semoga kita bisa menjadi tetangga yang akrab"
"I-iya" Kata Myra,Avery yang tadinya mengajak bicara dengan Myra berlalu pergi lalu masuk kerumah nya.
Myra masih juga ternganga,sampai akhirnya Aaron menghampiri Myra.
"Hey,kau kenapa menganga begitu? Nanti masuk lalat" Ledek Aaron.
"Aaron,aku bertemu Avery" Ucap Myra tak percaya.
"Apa? Aaah tak mungkin,mana mungkin mereka kembali" Ujar Aaron.
Myra berlari menuju kamarnya dan membuka sebuah kotak yang berisikan lima liontin yang tersusun rapih didalam nya.Kelima liontin yang awalnya warna nya pudar itu tiba-tiba saja,liontin milik Myra berubah kembali menjadi warna Merah jambu,begitu juga dengan matanya.
"AAAA ASTAGA" Jerit Myra yang tak percaya.Aaron melihat ke Myra dan membelalakkan matanya,Aaron sangat tidak percaya dan dicampur dengan perasaan senang.
Sementara itu,Liontin Aaron juga warna nya memiliki menjadi biru muda,mata Aaron yang awalnya bewarna biru pada umumnya,berubah menjadi biru elektrik kembali.
"Mereka...." Kata Aaron.
__ADS_1
"...Dihidupkan kembali" Ucap Myra tak percaya.
Lalu disusul dengan liontin hijau milik Brian yang bersinar.