Because I Am You And You Are Me

Because I Am You And You Are Me
4)*Family#2_


__ADS_3

Myra membersihkan kuburan ayah dan ibunya,lalu mengganti bunga yang layu dengan bunga baru yang harum.Saat Myra akan berdiri,ia melihat seseorang yang tentunya tidak asing lagi dimata.Itu Aaron! dengan beberapa bunga ditangan nya.


"Ketua Osis?" gumam Myra.Benar juga,baru saja semalam Aaron harus kehilangan ayah nya.Myra menghampiri Aaron yang masih berjongkok di dekat dua nisan yang kini telah diganti bunga nya.


"Hey,ketua Osis" sapa Myra sambil jongkok di dekat Aaron.


"Myra? apa yang kau lakukan di sini?" tanya Aaron.


"Setiap sabtu aku selalu kemari untuk menyapa ayah dan ibuku" jawab Myra dengan senyuman.


"Oh,begitu ya" jawab Aaron dengan singkat.


"Ng,aku turut berduka cita atas kematian ayah mu" kata Myra.


"Terima kasih" kata Aaron.


"Dan ibumu juga"


"ibuku telah lama wafat,saat aku masih kecil" jawab Aaron.


"M-Maaf" kata myra canggung.


"Bagaimana dengan mu myra?"


"Oh a-aku,sudah lama aku menjadi yatim piatu,hehe" cengir myra.


Myra melihat batu nisan ayah dan ibunya Aaron.Ia lalu tersentak jatuh dari jongkok nya.Tentu saja itu membuat Aaron terkejut.


"Myra? ada apa?" tanya Aaron.


Awalnya Myra diam saja walau pun ia masih memasang tampang shock nya.Lalu Myra kembali jongkok dan tenang kembali.


"B-Bukan apa-apa hehehe,tadi...aku melihat laba-laba di depan ku,makanya aku sangat terkejut" jawab Myra.


"Oooh,aku kira apa" sahut Aaron.


Myra berdiri,lalu ia beranjak menjauh.


"Ketua Osis,aku duluan ya?" kata Myra.

__ADS_1


"Mau aku antarkan?" tanya Aaron dengan datar.


"Tidak usah,aku bisa sendiri kok" jawab Myra sambil menggelengkan kepalanya.


"Tidak apa-apa,lagi pula kita satu jalan"


"Benarkah? kalau ketua Osis tidak keberatan-"


"Tidak,aku tidak keberatan.Dan panggil saja aku Aaron" kata Aaron sambil beranjak pergi.


"Oh oke.T-Tunggu!" seru Myra sambil mengejar Aaron.


.


.


.


Sesampainya di apartemen myra...


"Terima kasih karna kau mau mengantarkan ku" kata Myra malu.


Myra mengetuk pintu kamarnya.


"Bi? bibi? aku sudah pulang.Bisakah bibi buka kan pintunya?" kata Myra.


Tetapi tidak ada sahutan dari dalam kamar nya.


"Bi? Ahh sepertinya bibi sedang pergi belanja" kata Myra kepada Aaron.


"Jadi? kau akan menunggu nya?"


"Sepertinya begitu-"


PRANK !!!


Ada suara pecahan kaca yang cukup kencang suaranya.


"Hah astaga" Kejut Myra.

__ADS_1


"SIAPA DISANA?!" Panik myra.


"Mundur Myra!" perintah Aaron.


Myra mundur ke belakang Aaron.


Aaron mundur sedikit dan mendobrak pintu kamar Myra dengan kuat.Pintu langsung terbuka dan Myra langsung masuk.Tetapi Aaron menahan nya.Myra melihat sekeliling.


Tiba-tiba saja kamar Myra sangat berantakan dan bibinya tergeletak dalam keadaan kritis!!


"BIBI!!!" Jerit Myra sambil bergegas menghampiri bibinya yang sekarat.Darah mengalir dari kepala,tangan dan lambung sang bibi.


"Bibi?! apa yang terjadi dengan bibi??!" panik Myra.


"Lari" kata bibinya lemah.


"A-Apa?" tanya myra.


Ceklak !!!


"Myra!" Seru Aaron.


Myra tersentak melihat kebelakang.Tiba-tiba saja,banyak sekali pasukan entah darimana mengelilingi mereka.


"Apa? apa-apaan?" tanya Myra.Myra menjauh dari bibinya dan berdiri tepat didepan Aaron.Semua pasukan mengarahkan senjata tajam mereka kearah myra.Myra panik,sangat sangat panik.


Lalu Aaron mendekati myra,Aaron seperti memberikan aba-aba untuk menurunkan senjata para pasukan itu.Seluruh pasukan pun menurunkan senjata mereka dengan serempak.


"Aaron,kenapa...kenapa mereka menuruti mu?" tanya Myra bingung.


"Karna mereka pasukan ku" kata Aaron.


"Apa?" tanya Myra.


Sebenarnya apa yang terjadi??...


+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+


Terima kasih yang mau mampir kemari,selamat membaca....

__ADS_1


__ADS_2