Because I Am You And You Are Me

Because I Am You And You Are Me
5)*Agen Spy_


__ADS_3

"Kalau mereka ada dibawah perintah mu, Lalu...bibi ku...Apa kau juga yang menyuruh mereka untuk membunuh nya?" Kata myra sambil menggenggam kerah bajunya.


"Bukan,bukan aku yang menyuruh mereka untuk membunuh bibi mu" jawab Aaron dengan jujur.


"Katakan padanya,apa yang sebenarnya terjadi!" perintah Aaron dengan tegas kepada salah seorang pasukan.


"Baik!" seru salah seorang pasukan sambil ia maju selangkah kedepan.


"Maaf nona,kami gagal melindungi bibi anda.Karna sebenarnya,ada yang sedang mengincar anda karna anda memiliki sesuatu yang sangat berharga bagi kami" kata sang prajurit dengan jujur.


"Mengincar...ku? Benda yang sangat berharga? Tapi apa?" tanya Myra yang masih bingung.


Aaron mengeluarkan sebuah foto dari saku nya.Lalu ia berikan foto itu kepada myra.Myra meneliti gambar tersebut,dan Myra terkejut setelah ia mendapatkan jawaban.Myra mengeluarkan kalungnya dari balik kerah bajunya.


"Kalung ini yang kalian cari? Tapi...kenapa?" tanya Myra.


Aaron sedikit tersenyum,membuat Myra terheran-heran.


"Karna kau adalah kuncinya sekarang" jawab Aaron.


"Aku? adalah kunci"


"Aku akan menjelaskan semuanya,tapi kau harus ikut dengan ku" perintah Aaron.


Myra terus menatap Aaron,lalu ia pun menatap bibinya yang kini sudah tidak bernyawa lagi.


"Baiklah,aku akan ikut" seru Myra dengan yakin.


Aaron mengangguk,lalu ia memberi jalan kepada myra.Sementara para pasukan lainnya mengurus mayat bibinya Myra dan lain sebagainya.


Myra dan Aaron sedang dalam mobil yang kini sedang mengarah ke bandara.Waktu telah menunjukkan pukul 19:30.Myra hanya diam sambil menatap keluar jendela mobil.Ia benar-benar tidak menyangka hal ini akan terjadi.Myra juga sedang memikirkan bagaimana caranya ia hidup karna ia sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi.


"Kau sedang memikirkan apa?" Ujar Aaron yang memecahkan keheningan.Myra hanya menatap sebentar wajah Aaron lalu ia kembali menatap jendela.

__ADS_1


"Aku...tidak sedang memikirkan apa-apa kok" jawab Myra.


"Oh begitu ya.Ku dengar,kau adalah orang Amerika?" tanya Aaron lagi.


"Iya,aku memang orang amerika.Kenapa rupanya?" tanya Myra yang mulai mengalihkan pandangan nya dari jendela.


"Yaah karna...aku juga orang amerika" jawab Aaron santai.


"Waw,benarkah? Keren! Tapi kau tidak dibully kan?" tanya Myra penasaran.


Aaron tersenyum dan memicingkan matanya kearah Myra.


"Orang tampan tidak mungkin di bully" jawabnya.


Myra mengubah ekspreainya menjadi ekspresi kesal.


"kau lahir dimana?" ujar Myra mengalihkan topik.


"Aku lahir di California.Bagaimana dengan mu?"


"Hmmm begitu ya" jawab Aaron.


Myra melihat Aaron dari atas sampai bawah,itu membuat Aaron kembali menatap Myra.


"Ada masalah?" tanya Aaron.


"B-Bukan apa-apa,hanya saja...b-berapa umur mu?" tanya myra malu-malu.


"hmh hmh" Aaron mendengus tertawa.


"Kalau aku beritahu,mungkin kau akan jantungan" kata Aaron meledek.


"Tidak,aku tidak akan jantungan!" kata Myra menyangkal perkataan Aaron.

__ADS_1


"Baiklah,kau memang punya feeling yang kuat ya? Sebenarnya...umurku 21 tahun" kata Aaron sambil ia mengambil I-Pad nya.


"Apa?!! u-umur mu 21 tahun??!!!" ujar Myra tidak percaya.


"Iya" jawab Aaron sambil fokus ke I-Pad nya.


"J-Jadi...apa yang kau lakukan di sekolah ku?" Tanya Myra yang masih bingung.


Aaron menghembuskan nafas berat nya,sambil ia meletakkan I-Pad nya kembali ke kantung kursi yang ada di mobil tersebut.


"Itulah seorang agen myra,seorang agen apa lagi 'spy' seperti ku harus melakukan banyak penyamaran hanya agar misi mereka terpenuhi.Tentu saja misi itu bukan hanya untuk diri mereka sendiri" jawab Aaron dengan panjang lebar.


Myra membelalakkan matanya ke arah Aaron karna ia sangat kagum.


"Kalau setahu ku,agen spy itu pandai berakting iya kan?" tanya Myra.


"Ya,benar.Dan semuaaa yang kau katakan itu,akan segera kau rasakan nantinya Myra" kata Aaron dengan serius.


Awalnya Myra bengong,sampai akhirnya ia mengerti perkataan dari Aaron.


"Tunggu dulu! Maksud mu...aku akan menjadi agen spy??!" seru myra ragu.


Aaron hanya mengangguk saja.


"Waww,tapi...bukan nya itu sangat berat?" tanya Myra lagi.


"Memang sih berat,tapi nantinya kau akan terbiasa kok" jawab Aaron dengan yakin.


Myra ingin melanjutkan perkataan nya,tetapi mobil yang mereka naiki sudah berhenti didepan bandara.


Mereka pun turun dari mobil dan siapa duga? kalau sudah ada sekitar 5 sampai 7 prajurit yang menunggu mereka didepan bandara.


Dengan serempak,seluruh prajurit memberikan jalan kepada mereka berdua untuk naik ke helikopter milik markas yang ada di Sydney,Australia.

__ADS_1


Baling-baling helikopter berputar kencang dan semakin kencang hingga membawa myra dan Aaron terbang ke angkasa.


__ADS_2