Because I Am You And You Are Me

Because I Am You And You Are Me
18)*A Child_


__ADS_3

Myra menontoni anak itu,disusul oleh Aaron yang melihat apa yang sedang di perhatikan Myra.


"Myra?" Kata Aaron.Sejenak,Myra tidak menyaut dan hanya diam saja.


"Anak itu sepertinya sangat senang main di sungai.Tapi...bukan nya ini terlalu malam untuk main di sungai?" Kata Myra.


Baru saja Aaron akan berbicara,anak laki-laki yang sedang melompat batu satu ke yang lain itu terpeleset dan tercebur ke sungai.


"Astaga!!" Jerit Myra.


"Hey!! Bertahanlah!!" Seru Myra pada anak yang setengah tenggelam terbawa arus sungai yang deras itu.


"B-bagaimana ini..." Kata Myra panik.


"Myra tunggu!" Kata Aaron.


"Aaron dia tenggelam! Aku harus menyelamatkan nya" Kata Myra yang siap siaga dan melompat ke sungai begitu saja.


"MYRA!!!" Seru Aaron yang panik.


Myra terus berusaha berenang ketempat dimana anak itu terus berusaha menyelamatkan dirinya dari arus sungai.Saat Myra akan berenang ke tengah sungai,Aaron menariknya dengan kuat dari belakang.

__ADS_1


"Myra-"


"Aaron kenapa kau menarik ku?! Anak itu butuh bantuan!" Protes Myra.


"Anak mana?! Tidak ada siapa-siapa disini!" Ujar Aaron.


"Ada-" Kata-kata Myra terputus karna anak yang tadinya tenggelam, menghilang begitu saja.


"Tidak,aku yakin tadi ada seorang anak yang tenggelam disini"


"Myra dengarkan aku! Sejak tadi kita hanya berdua saja disini dan tidak ada satu pun orang disini! Hanya kita!" Ucap Aaron dengan wajah cemas.


"Apa?" Kata Myra.Myra melihat sekitar,benar saja! Memang sejak tadi tidak ada orang disana.Hanya ada Aaron dan Myra dengan pakaian nya yang kini telah basah kuyup.


Aaron yang menyadari kalau pemikiran Myra kini sedang kacau,membuka jaketnya lalu memakaikan jaketnya ke Myra.


"Pakailah,bajumu basah dan cuaca disini sangat dingin" Kata Aaron.


Myra hanya menatap Aaron yang mencemaskan nya.


"Maaf karna aku telah menyusahkan mu" Kata Myra.

__ADS_1


"Tidak,kau tidak menyusahkan.Aku mengerti bagaimana keadaan mu yang sekarang.Lebih baik kita kembali dan beristirahat" Ajak Aaron sambil menggandeng tangan Myra yang sangat-sangat dingin.


Setelah kembali ke kabin,Myra mengganti pakaian nya dan meminum air hangat agar tidak flu setelah menyebur ke sungai tadi.


Dikamar Aaron,Myra telah bersiap untuk tidur.Ia lalu menyelimuti dirinya yang kedinginan.Sementara Aaron tidur di sebelah kiri Myra.Mereka saling memunggungi,dan tidur dalam kecanggungan.


"Kau tidak kedinginan Myra?" Tanya Aaron tanpa menoleh ke Myra.


"Tidak,aku baik-baik saja kok" Kata Myra berbohong.Karna Aaron bahkan bisa merasakan betapa kedinginan nya Myra karna ia merasa tempat tidurnya sedikit bergetar karna tubuh Myra yang gemetaran.


Aaron memutar tubuhnya lalu memeluk Myra dari belakang.Pipi Myra perlahan memerah dan jantungnya serasa seperti melompat-lompat ingin keluar.


"A-Aaron?" Kata Myra dengan pipinya yang merah seperti tomat.


"Sstt...tidurlah" Kata Aaron dengan suara serak nan seksi nya.


"T-Tapi...kau memelukku seperti ini,aku...aku merasa kurang-"


"Nyaman?"


"B-Bukan begitu,baiklah lupakan saja" Kata Myra yang memaksakan menutup matanya agar bisa tidur.Tetapi jantung nya berdetak terlalu kencang yang membuat Myra tidak bisa tidur.

__ADS_1


"Sudah lah Aaron lepaskan,aku baik-baik saja" kata Myra sambil memutar badanya kearah Aaron dan hidung Myra malah bertabrakan dengan hidung Aaron.


Sekilas mereka saling menatap hingga akhirnya Aaron mulai berbicara.


__ADS_2