
Avery,Christa dan Aqila hanya membisu melihat kesedihan Myra karna ia baru mengetahui kalau Sekutu dari keluarga nya adalah penyebab terjadinya pembunuhan seluruh keluarga Zenya yang sama dengan mereka adalah keluarga nya Aaron.
Myra melangkah mendekati Claire dan Claire terus mundur sambil menatap Myra dengan tatapan tajam begitu juga Myra.
"Kau sebenarnya telah mengetahui nya kan?" Tanya Myra dengan tatapan tajamnya.Claire kembali menyeringai.
"Kalau aku sudah tau semuanya,,,kenapa?" Tanya Claire pada Myra.Myra akan menyentuh Claire tapi Claire menghindari Myra.
"Hmh,jadi kau sudah tau kalau aku bisa membaca sebuah memori hanya dengan menyentuh seseorang?" Tanya Myra.
"Tentu saja aku tau,apa yang tidak aku ketahui soal kalian? Aaron dan Myra" Kata Claire yang mulai serius.
Avery mendekati Aqila dan menatapnya.Lalu Avery menggeleng kepada Aqila,lalu aqila merunduk.
Avery dan Pearly memisahkan Myra dengan Claire dan membawa Myra pergi dari sana diikuti oleh Christa.
...
Myra terus memijit-mijit kening nya.Myra terlihat sangat shock tentunya.Sampai akhirnya Christa membuka mulut.
"Myra,dengarkan aku...kau bukan pembunuh nya-"
"Tidak Christa! Aku tetaplah anak dari Daren,cucu dari Zayn yang merupakan pembunuh dari keluarga kerajaan zenya!" Protes Myra.
"Haaah,andai saja saat itu Andrasto tidak membantai keluarga Egor tepat didepan matanya" Kata Christa yang merasa bersalah.
"Tunggu dulu! Apa?" Tanya Myra.
"Iya benar,kakak ipar ku...andrasto,ia menyelinap kedalam istana musuh yang merupakan Keluarga Athela yang salah satu nya adalah Egor.Saat itu jugalah Andrasto mengangkat Egor yang masih bayi sebagai putra nya dan disetujui oleh kakak ku.Sampai pada akhirnya...Egor mengetahui semua nya sebelum ia membunuh Kakakku dan suaminya dan saat itulah Egor mengumpulkan orang-orang untuk dijadikan pasukan nya dan perang besar pun dimulai" Jelas Christa.
__ADS_1
"Lalu...siapa yang menang?" Tanya Pearly yang sejak tadi menyimak,begitu juga dengan Avery.
"Tentu saja,Egor yang menang" Sahut Claire yang tiba-tiba saja sudah ada di balkon hotel.
"Claire?!" Seru Myra sambil berdiri dan berjalan menuju Claire.
"Kau! Tetap disana! Atau aqila tak akan tinggal diam!" Perintah Claire pada Myra.Tetapi Myra tetap melawan membuat Aqila geram dan akan membunuh Myra yang dihalangi oleh Avery dan Christa.
"Aku hanya butuh menyentuh mu!" Seru Myra yang berhasil memojokkan Claire dan Claire hanya diam saja.
"Baiklah" Kata Claire menyerah membuat aqila berhenti menyerang Avery dan Christa.
"Ini,sentuh saja aku" Kata Claire sambil mengulurkan tangan nya kedepan mata Myra.Myra mengangkat tangan nya dan menyentuh Claire.Dan Myra berkonsentrasi.
Myra melihat seorang pria yang memasang sesuatu di sebuah ruangan yang kelihatan seperti ruangan perkantoran lalu ia juga mendengar tangis bayi dari sebuah ruangan.Dan laki-laki itu ternyata adalah Daren Austin Athela bersama seorang rekan nya.Lalu Daren merasa tidak ada waktu lagi untuk kabur dan langsung saja ia menghidupkan kotak tersebut yang ternyata adalah bom dan bom itu pun meleledak setelah tangisan bayi yang ternyata adalah Aaron yang baru lahir.Dan gedung itu pun meledak bersama Daren dan rekan nya yang hilang tanpa jejak.
Myra telah mengetahui semua nya.Dan ia melepaskan tangan nya dari Claire dan terduduk lemas.
"Itulah yang ingin aku katakan pada mu Myra,karena Ibunya Aaron,sebagai salah seorang keturunan Zenya yang tersisa setelah orang tuanya Claire meninggal,hanya ibunya Aaron lah yang bisa menjaga kelima liontin Ksatria Zenya yang masing-masing memiliki ingatan tentang kejadian bertahun-tahun lalu" Kata Christa menjelaskan.
"Tetapi setelah kejadian itu,liontin nya ikut meledak dan entah bertebaran ke mana-mana" Sambung Avery.
"Tapi bagaimana caranya aku memiliki mu Avery?" Tanya Myra.
"Kalau yang aku rasakan,ayah mu memang sudah sempat mencuri ku dan memberikan ku padamu agar kau bisa mengingat kejadian itu tapi...ternyata kau tidak mengingat nya" Kata Avery.
"Aku harus mencari informasi yang lebih ketat lagi! Aku akan ke California dan membongkar rumah ayah dan ibu juga rumah bibi!" Seru Myra dan langsung membereskan barang-barang nya,setelah selesai Myra mengabari Aaron dan Brian kalau ia akan ke California.
Myra,Pearly dan Claire ada dibandara.Myra dan Pearly akan masuk ke pesawat.
__ADS_1
"Hey Myra" Panggil Claire saat Myra akan masuk ke pesawat.Myra menoleh ke Claire yang ada dibelakang nya.
"Semoga beruntung" Kata Claire yang sepertinya telah menyerah dengan Myra.Myra mengangguk dan tersenyum lalu masuk kepesawat bersama dengan Pearly.
...
"Jadi Myra kembali ke California ya" Kata Aaron yang berbicara sendiri.
"Tapi kenapa tiba-tiba" Tanya Aaron pada dirinya sendiri.
Aaron lalu menutup matanya.
"Hey Aaron" Panggil seorang wanita dari balkon kamarnya.Aaron melihat kesana kemari mencari sumber suaranya.Dan ternyata sudah ada Claire dengan topeng yang menutupi matanya sedang duduk di pinggir balkon.Aaron menghampirinya.
"Claire? Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Aaron.
"Bukan apa-apa,hanya saja...myra kembali ke California" Kata Claire.
"Ya aku sudah tau"
"Tidak maksud ku...dia kembali ke California..." Kata Claire sambil mendekatkan mulutnya ke kuping Aaron.
"...karna Myra,mengetahui siapa yang telah membunuh seluruh keluarga mu" Katanya.
Aaron tersentak kaget dan langsung pergi entah kemana,mungkin menghubungi Brian atau lain nya?
Claire tersenyum.
"Apakah...misiku telah selesai?" Tanya Claire pada dirinya sendiri.
__ADS_1
"Sekarang,tinggal kita ke California" Kata Claire sambil menjatuhkan dirinya dari balkon kamar Aaron.Dan Claire ditangkap oleh helikopter yang telah siap siaga untuk Claire dan langsung membawanya ke California.