
Helikopter masih terus terbang membawa Myra dan Aaron.Suasana menjadi hening,hanya terdengar suara hembusan dari baling-baling helikopter.Myra terus memandangi awan-awan dari balik jendela,lain dengan Aaron yang sibuk dengan I-Pad nya mengurusi jadwal kegiatan nya.
"Ngg...A-Aaron" panggil Myra.
"hm?" sahut Aaron tanpa mengalihkan pandangan nya dari I-Pad nya.
"Engg,berapa lama lagi kita akan sampai?" tanya Myra.
Aaron melihat kearah jam tangan keluaran barunya.
"Sekitar satu setengah jam lagi kita akan sampai ke sydney" katanya sambil kembali melihat I-Pad nya.
"O-Okey,terima kasih" ujar Myra sambil menutup matanya dan bersandar.Aaron melirik ke arah Myra.
"Kau tidur?" tanya nya.
"Tidak,aku hanya mengistirahatkan mataku" jawab Myra.
"Apa bedanya?" tanya Aaron.
"Hanya beda penyusunan katanya" jawab Myra yang masih menutup matanya.
Aaron mendengus sambil tersenyum.
.
.
.
Setengah jam lebih telah dihabiskan oleh perjalanan mereka.Aaron masih dalam helikopter membereskan barang-barang nya.Aaron melihat kearah Myra yang masih tertidur lelap.Aaron ragu untuk membangunkan Myra,karna gadis bermata merah jambu itu telah tertidur pulas.
"Aduuuuh,bagaimana ini?" gumam nya.
"Myra,Myra kita telah sampai" ucap Aaron sambil menepuk-nepuk pundak Myra dengan perlahan.
"Hm? oh sudah sampai ya?" tanya Myra sambil mengucek-ngucek matanya yang masih terasa agak berat.
"Iya,untung saja kau mudah untuk bangun.Kalau tidak,mungkin aku sudah mengangkatmu..." Ujar Aaron.
"Waw kau baik sekali-"
"Dan mencampakkan mu ke Bondi Beach" sambung Aaron dengan senyum ledekan nya.
__ADS_1
-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-
Bondi Beach->Pantai paling terkenal di Australia
-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-
Ekspresi Myra berubah menjadi ekspresi kesal,lalu ia turun dari helikopter begitu saja karna ia merasa sangat dongkol kepada Aaron.Aaron hanya bisa tertawa dengan suara dengusan nya.
"Ayo Myra,ikuti aku.Aku takut kau malah nyasar lagi" ejek Aaron.
"KAU" tatap Myra dengan galak.
"Aku tidak tau kalau wanita selembutmu bisa menjadi galak?" ejek Aaron lagi.
"Aaron hentikan!" seru Myra.
Myra merasakan sesuatu yang aneh di hidungnya.Myra mengambil tisu lalu membersihkan area hidung nya.Tetapi betapa terkejutnya karna ia sadari kalau ia mimisan!
"Aah astaga" katanya masih tidak percaya.
"Myra? kau baik-baik saja?" tanya Aaron mulai cemas.
Myra hanya membersihkan hidung nya lalu membuang tisu tersebut.Myra mengacungkan jempolnya sambil tersenyum manis kepada Aaron yang memberi tanda kalau ia baik-baik saja.Aaron menghela nafas lega.
"Well well,lihat siapa yang telah sampai kemari?" Seru seorang wanita dengan dress merah selutut dan rambut di ikat ke atas.Myra dan Aaron menoleh ke arah wanita tersebut.
"Hey sobat,jangan khawatiiir.Aslinya aku tidak sejahat itu kok.Kalau begitu,bagaimana kalau kita mulai dari awal lagi? Aku Starla Aeera,mari kita mulai dari awal lagi...myra" ujar starla dengan ramah nya.
Myra menoleh kebelakang,menatap Aaron ragu.Aaron hanya mengangguk dengan datar saja.Myra kembali menatap Starla,lalu menjabat tangan nya.Starla langsung saja menarik tangan Myra,mengajak Myra masuk dan melihat-lihat dalam dari markas Aciel Lou Corporation (Nama khayalan author).
.
.
.
*Ilustrasi Markas
Myra ternganga karna melihat keindahan dari gedung yang memiliki lebih dari 20 lantai itu.
"Hey,mulutmu terbuka tuh.Turup nanti masuk lalat" kata starla bercanda.
__ADS_1
"Oops,hehe" cengir Myra.
"Orang-orang disini terlihat sangat sibuk ya?" tanya Myra.
"he'eh memang" angguk starla.
"Oh iya,ayo kita ke lift.Kamar untuk para agen ada di lantai 10" seru starla dengan semangat.
Myra,starla dan Aaron yang dari tadi mengikuti dibelakang mereka pun segera memasuki lift.Saat Starla akan menekan tombol ber-angka 10,Aaron menyela dan ia menekan tombol ber-angka 11.Starla terkejut,lalu ia menoleh ke arah Aaron.
"K-Kapten?!" ujar starla.
"Kita ke lantai 11" ujar Aaron sang kapten dengan datar.
Starla tidak percaya dengan yang dikatakan Aaron.Karna yang ada di lantai 11 hanya agen-agen yang sangat berpengaruh di sana yang tinggal di salah satu kamar tersebut.Starla memundurkan Myra kebelakang lalu starla mendekati kuping Aaron.
"Hey,Aaron.Bukan nya...myra adalah agen baru? bukan nya dia masih seorang kandidat? bahkan belum menjadi kandidat dan bahkan belum melakukan apa-apa? kenapa dia ditempatkan di lantai 11?" tanya starla dengan dongkol nya.
Aaron diam saja.Dan itu membuat starla semakin dongkol (kesal).
TING,,,
Lift berhenti naik.Ketiga orang yang tadinya didalam lift itu turun lalu mengikuti Aaron ke sebuah kamar yang bernomor kan 12.Aaron memberikan kunci tetapi kunci kali ini sangat menarik karna kuncinya digantikan dengan kartu yang memiliki sensor tertentu.
"Jangan sampai kehilangan kartu ini,paham?" perintah Aaron pada Myra.
Myra mengangguk.
"Kamar ku ada di depan kamar mu,kalau ada apa-apa hubungi aku atau ketuk saja pintu ku" kata Aaron dengan datar.
"Oke" seru Myra.
Lalu Myra menoleh kearah starla yang cemberut.
"Bagaimana dengan mu starla?? Dimana kamarmu?" tanya Myra.
"Dibawah" Jawab Starla sambil membuang wajah nya.
"Ooo,hmm ehehe" jawab Myra yang merasa tidak enak.
Jam tangan Aaron berbunyi.
"Hm,waktunya aku pergi.Myra,semua barang-barang mu sudah ada didalam kamar barumu.Semoga kau betah" kata Aaron.Aaron pun bergegas pergi entah kemana.
__ADS_1
"Hey,Myra" kata starla sambil memegang pundak Myra dengan tangan kirinya dan mendekatkan wajahnya ke telinga Myra.
"Semoga betah" bisik starla dengan nada yang berbeda.Lalu starla menjauh dari Myra sambil memicingkan matanya ke arah Myra lalu melangkah pergi.