Because Of The Forest Elf

Because Of The Forest Elf
BOTFE Bab 4 - Reinkarnasi dari Ratu Elaine


__ADS_3

BOTFE Bab 4 - Reinkarnasi dari Ratu Elaine


Wajah Meana terkena tanah bercampur darah segar yang mengalir di hidungnya. "Kurang ajar! siapa yang berani mengusikku!" teriak Meana marah.


"Apa! apa aku tidak salah dengar? bukankah kamu yang mengusik tempatku!" Ella muncul dihadapan Meana dengan tangan melipat di depan perut.


"Siapa kau? apa kau sedang mencoba memanipulasi diriku? Haha kau sengaja melawanku yah, sepertinya kau ingin menunjukkan kekuatan yang tak seberapa itu! oke mari saling menunjukkan kehebatan masing-masing." Meana lantas mengeluarkan sihir yang ada di tongkatnya ke arah Ella.


Wajah Ella tertutup kain setengah, hingga ia tidak begitu dikenali terlebih tubuhnya yang ramping dan sangat sempurna hingga siapapun tidak tahu jika dirinya adalah reinkarnasi dari ratu Elaine termasuk putri Meana sendiri yang tidak tahu siapa yang sedang dia hadapi sekarang.


Beberapa kali sihir itu tidak mengenainya sebab Ella langsung menghindar secepat mungkin.


"Biang kerok sepertimu harus diberi pelajaran." Tukas Ella sambil membalas sihir wanita itu.


Keduanya saling bertarung sihir. Ella yang begitu dingin dan serius tidak membiarkan wanita yang bernama Meana menghindari sihirnya.


Beberapa kali mendapatkan serangan membuat Meana kewalahan dibuatnya. Segera Meana membuat lingkaran yang mengelilingi tubuhnya hingga kekuatan sihir Ella tidak tembus dibuatnya.


"Kali ini kau menang hari ini! Tapi ingat saat ini mungkin energi dalam diriku hampir habis hingga tidak terlalu fokus menyerangmu, aku akan membalas perbuatanmu ini. Camkan itu!" Meana kemudian pergi dari hadapan Ella yang sedari tadi belum menguraikan ekspresinya itu.


"Kita lihat saja nanti putri Meana!"


Ella lantas menatap wanita itu yang marah terhadapnya hingga sampai dirinya hilang di sela-sela pepohonan.


"Odilion, mengapa menatapku seperti itu!" tanya Ella kebingungan melihat pengikut setianya tercengang begitu saja.


"Ratu, sangat luar biasa! wanita itu tidak pernah mundur atau menghentikan acaranya, tapi ini ... lihat wanita itu sudah kalah telak oleh Ratu."


Hutan selatan sangatlah parah keadaannya, beberapa hewan tumbang rapuh di tanah, "Aku akan turun!"


Ella tidak menanggapi ucapan Odilion, ia lebih kasihan kepada induk rusa beserta anaknya.


Para peri mengikuti sang ratu turun. Ella menatap rusa betina dan juga anak-anaknya yang berjumlah 5 ekor dengan keadaan yang sama seperti sang ibu.


Sejenak Ella memandang tanduk rusa yang berwarna emas dan cukup banyak bercabang, "apa hanya ini anak-anaknya?" tanya Ella.

__ADS_1


"Sebenarnya rusa emas melahirkan 20 ekor setiap 5 bulan sekali!"


"Secepat itu? bukankah 12 atau 15 bulan?" tukas Ella yang sempat tidak percaya namun akhirnya percaya karena anggukan Odilion membenarkan ucapannya sendiri, "Ayolah Ella ini berbeda dengan dunia nyatamu yang sebelumnya, ini Flamatia." Gumamnya.


"Bagaimana cara menyembuhkan rusa emas ini?" gumam Ella.


Tiba-tiba seseorang menjawab pertanyaannya, "kau memiliki kekuatan sihir berbagai macam, gerakan tanganmu dan ikuti kata hatimu!" ucap seseorang.


"Siapa itu?" Ella buru-buru berdiri dan memandang para peri pria yang terdiam melihat keanehannya.


"Odilion kamu yang berbisik tadi kepadaku?"


"Saya tidak mungkin menganggu aktivitas ratu!" Odilion mengerutkan keningnya saat ratunya terlihat kebingungan.


"Apa ratu baik-baik saja? Kalau tidak kita bisa kembali ke inti Flamatia!"


Sejenak Ella menenangkan dirinya, "tidak apa-apa, aku sangat baik jangan khawatir."


"Suara itu masih terngiang di telingaku dan itu sangat nyata, siapa pria itu?" Batin Ella.


"Aku ingin menyembuhkan hewan tidak berdaya ini." Gumam Ella dalam hatinya.


Berlahan namun pasti rusa betina dan juga anak-anaknya bangkit kembali dan berlari kesana kemari seperti sedia kala, para rusa seketika menunduk kepadanya seperti memberikan rasa hormat karena menyembuhkan mereka.


Tangan kanannya diangkat, "pergilah mencari makan wahai rusa." ucap Ella hingga para rusa mulai menjauh darinya.


Sedangkan Odilion dan para peri lainnya tercengang dengan apa yang mereka lihat.


Selama tiga tahun belakangan hewan-hewan spesial di kawasan hutan selatan mati secara berlahan sebab para peri tidak tahu lagi bagaimana menyembuhkan hewan yang masih bisa bertahan hidup setelah kehabisan tenaga dan kekuatan yang sebagian diambil oleh para penyihir dan sekarang ratu Ella bisa menyembuhkan rusa emas kembali.


"Ratu Elaine, akhirnya ada cara untuk menyembuhkan hewan spesial yang masih tersisa dan itu ratu sendiri yang mengobatinya." ucap Odilion.


"Aku hanya mengikuti naluriku, sebaiknya kumpulkan para hewan spesial disini, secepatnya."


"Baik ratu Elaine!" seru para peri dan langsung bubar mencari hewan yang tertimbang sakit.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian hewan dari berbagai jenis sudah terkumpul dengan banyak, sangking banyaknya Ella dan juga peri lainnya harus terbang dan memastikan penglihatan mereka cukup memadai para hewan masuk ke dalam pengawasan kedua bola mata mereka.


Ella mulai melakukan hal sebelumnya kepada para hewan spesial sekarang, "Aku ingin menyembuhkan hewan tidak berdaya ini!" Gumam Ella dalam hatinya bersamaan jari jemarinya bergerak dan diarahkan di bawah tempat para hewan spesial.


Suara para hewan spesial menggelegar dalam bersamaan, hewan-hewan tersebut seperti menari-nari karena sembuh dari sihir para penyihir.


Tidak lama kemudian para hewan spesial menunduk memberi hormat kepadanya, sontak Ella mengangkat telapak tangan kanannya untuk mengisyaratkan agar berhenti.


Semua para hewan spesial bubar seketika dan pergi menyusuri hutan.


"Hormat kami ratu Elaine!" serempak para peri atas kemampuan ratu mereka.


"Tidak perlu memberi hormat aku sungguh tidak menyukainya, jadi tolong tujukan perbatasan Flamatia dengan wilayah kerajaan Oxford!"


Odilion mengangguk dan terbang ke depan untuk menuntun sang ratu ke perbatasan.


"Odilion hutan selatan ternyata sangat luas, bagaimana bisa kalian para peri mengawasi wilayah ini selama tiga tahun? sedang aku belum datang!"


"Kami menggunakan metode ilmu bayangan yang bisa kami awasi dari inti sungai, lebih tepatnya sungai akan berubah seperti cermin yang bisa menampakan situasi di wilayah hutan selatan, jadi saat para penyihir akan melakukan aksinya kembali kami akan bertarung melawan mereka."


"Mengagumkan, aku ingin mencoba melihat wujud sungai saat menjadi cermin." Era ingin lebih mendalami isi dari dunia aneh ini dan mungkin ia akan banyak belajar dalam segala hal.


"Ratu, perbatasannya sudah terlihat!" ucap Odilion.


Perbatasan itu begitu sangat nampak sekali, tidak seperti yang dijelaskan oleh novel yang dibacanya yang mengatakan jika perbatasan akan terlihat tak kasat mata tapi perbatasan dua wilayah itu sangat kontraks sekali dengan warna hijau bening.


"Kenapa perbatasannya bolong di tengahnya?" tanya Ella keheranan.


"Itu karena saat ratu Elaine sakit perbatasan ikut menjadi lumpuh total dan juga mempengaruhi semua sihir yang ada di Flamatia ratu," jawab Odilion


"Ternyata sosok ratu Elaine adalah jantung Flamatia, sebesar itukah kekuatannya hingga membuat Flamatia sangat bergantung padanya?" Gumam Ella.


"Aku harus menutupi akses ini agar para penyihir tidak berani memasukinya! kalian menjauhlah!"


Para peri segera menjauh. Ella menyepak sayapnya dengan cepat lalu matanya mulai menutup bersama dengan jari jemarinya bergerak seperti berirama, lalu mantra-mantra itu keluar dari bibirnya

__ADS_1


"Flamatia aku akan menjagamu tutuplah benteng ini hingga tak kasat mata bagi mereka yang bukan Flamatia"


__ADS_2