
Episode 11
Alan lalu mengantar elena pulang,namun sebelum pulang alan berencana untuk mengajak elena ke caffe.
"em,elena..sebelum kamu pulang apakah kamu mau ke caffe denganku?!tanya alan sembari menyetir.
"e,ke caffe..?!tapi apa gak merepotkan ka alan?!tanya elena.
"tentu tidak elena..justru aku senang jika kamu menerima tawaranku.ucap alan.
"emmm...kalao gitu boleh lah,oke...jawab elena tersenyum.
Dan ahkirnya elena serta alan pun mampir ke sebuah caffe,di caffe alan menyatakan rasa sukanya pada elena,namun hati elena bimbang karna pernah hampir menghancurkan hubungan adiknya yaitu rizal.
Dicaffe
"bagai mana elena? Apakah kamu mau menerima cintaku?!ucap alan
"em,tapi...apakah rizal tidak keberatan jika kita menjalin hubungan?tanya elena yang bimbang untuk menjawabnya.
"memangnya apa hubungannya dengan rizal elena...?!ucap alan.
"ya...dia kan rekan kerjaku,aku takut rizal tidak suka ka..ucap elena.
"ya ampun elena...rizal tidak seperti itu orangnya,dia baik...dia juga tidak pernah mempermasalahkan soal hubunganku.ucap alan.
"em...kalao memang gt aku....aku mau ka...ucap elena.
"benarkah...?!!ucap alan dengan wajah bahagia.
"makasih elena...makasih kamu mau terima cintaku.ucap alan kembali.
Elena pun tersenyum,dan alanpun memeluk elena.
****
Sementara di rumah rizal dan alan.
Di ruang keluarga.
"ka alan belom pulang oma... Kamana dia ,tumben..?!ucap rizal pada oma tantri.
"mungkin pulang telat rizal...ya diakan sama kaya kamu ,suka pulang telat gak ngomong ngomong.ucap oma tantri.
"ah oma...jujur banget kalo ngomong,ucap rizal bercanda.
"hemmm iya donk...ucap oma tantri bergurao.
Karna suasana malam yang terasa dingin ,rizal tiba tiba merasa sesak,rizal pun berkata ingin ke kamarnya pada oma tantri.
" aku ke kamar dulu oma ,rasanya dadaku terasa sesak ,malam ini sangat dingin aku mau istirahat dulu oma..ucap rizal yang mulai merasakan tak nyaman dengan dadanya.
"iya rizal..tapi kamu baik baik saja kan zal...?!tanya oma tantri yang melihat wajah rizal pucat.
Dada rizal pun semakin terasa sakit, sehingga saat ia berdiripun serasa tak mampu.
"a,aku....sakit oma,dadaku terasa sakit..rintih rizal yang terkulai lemah di sofa.
Seketika oma tantri mendekati rizal yang tengah memegang dadanya yg sakit,dirinya panik melihat rizal merintih kesakita.
"ya ampun rizal..a,obat kamu di mana rizal?!tanya oma tantri yang kebingungan
"di tas aku oma...cepat tolong ambilkan ,ucap rizal menahan sakit.
Lalu oma tantri pun lari mengambil obat rizal.sementara tak lama kemudian alan pun pulang...sesaat setelah alan masuk ,alan terkejut melihat rizal yang tengah kesakitan.
"rizal....kamu sakit lagi zal..?!triak alan sembari berjalan gugup mendekati rizal.
"ka alan tolong...ucap rizal merintih.
"ia zal,rizal mana oma...?!!tanya alan.
Tak lama oma tantri pun kembali membawa obat rizal juga air putih,oma tantri pun berjalan gugup mendekati rizal,lalu meminumkannya.
"alan ini obatnya cepat berikan pada adikmu...ucap oma tantri.
__ADS_1
"iya oma...jawab alan sembari menerima obatnya lalu meminumkanya pada rizal.
Lalu alan dan oma tantri menyuruh rizal untuk beristirahat.
"rizal...kamu lebih baik istirahat ,juga cuaca sedang dingin ,kondisimu tidak bisa jika cuaca dingin seperti ini...ucap alan.
"iya ka...ucap rizal ,
Oma tantri pun mengantar rizal ke kamarnya,sementara alan yang masih lelah karna baru saja pulang dari bekerjanya duduk bersandar di sofa ,sembari berbantal kedua tangannya.
Dalam diamnya alan memikirkan sang papah yang tak tau kemana,di sisi lain iya memikirkan penyakit rizal yang semakin lama semakin parah.
"kemana papah...,ya tuhan..apakah tante risma telah mengusirnya...?!ucap dalam hati alan.
"pah ,papah kemana...?!!papah tau...saat ini aku bingung,bagai mana aku akan mengatakan pada rizal soal penyakit katup jantung yang di deritanya pah...,semakin hari penyakitnya bertambah parah...ucap alan dan membuat oma tantri kaget mendengarnya karna selama ini oma tantri tak mengetahui penyakit yang di derita rizal.
Dari belakangnya oma tantri berjalan mendekati alan,alan lalu kaget karna tiba tiba oma tantri duduk di sampingnya dan menanyakan perkataan alan.
"alan...!ucap oma tantri
"e ,oma...?!sejak kapan oma di belakangku?!tanya alan kaget.
"Katakan pada oma,apa benar yang kamu katakan barusan,apa benar rizal memiliki penyakit katup jantung???!!!!tanya oma tantri .
"e,oma...ucap alan .
"katakan alan..!!oma sudah dengar semuanya...!!mau sampai kapan kamu bohongi oma alan...?!ucap oma tantri sembari menangis.
"maafkan aku oma,rizal sudah lama mengidap penyakit katup jantung ,namun aku tidak berani menceritakan pada oma,sebenarnyaa...rizalpun tau jika dirinya sakit ,tapi rizal sembunyikan dari kita oma.ucap alan
Oma tantri pun menangis mendengar cerita alan,karna tak percaya jika rizal mengidap penyakit tersebut,lalu alan mencoba menenangkan oma tantri.
"oma sudah lah...kita harus yakin ,bahwa rizal pasti akan sembuh oma...ucap alan.
"tapi alan,penyakit itu...pasti membutuhkan terapi, juga pendonoran jantung ,dari mana kita dapat menemukan itu semua?!ucap dan tanya oma tantriii
"aku sendiripun tidak tau oma,ucap alan.
"mengapa rizal harus mempunyai penyakit yang sama seperti almarhum mamahnya,ucap oma tantri sembari menyeka air matanya.
"ya sudah alan ,ini sudah malam sebaiknya kamu istirahat,soal rizal kita fikirkan lagi besok alan.
"heemmmhh(menghela nafas)...iya oma,ya sudah aku ke kamar dulu oma,oma juga istirahat ya ....malam oma,ucap alan dan berlalu pergi.
Oma tantri pun lalu tersenyum walaopun dalam hatinya sedih.
****
pagi pun tiba.
Alan duduk di ruang makan bersama oma tantri...karna rizal belum juga turun untuk sarapan oma tantri pun bertanya pada alan,namun tak lama kemudian rizal turun.
"alan..adik kamu udah bangun?!tanya oma tantri.
"aku tidak tau oma ,mungkin sudah...toh biasanya dia bangun memang kebiasaan telat.ucap alan.
"ia si lan ,cuma adik kamu sekarang kondisinya sakit lan...oma hawatir dia blm sembuh.ucap oma tantri.
"oma gak usah hawatir,nanti biar aku ke kamarnya kalo gak oma suruh bi inah untuk antar makanannya ke kamar rizal.ucap alan.
"hari ini oma mau ke rumah oma alan,sudah lama oma tidak kesana...sekalian oma mau bayar parjo,semalam dia minta bayaran untuk berobat istrinya,makanya oma hawatir rizal tidak ada yang jaga.ucap oma tantri
Lalu tak lama kemudian rizal pun turun ke ruang makan dan menyapa oma tantri juga alan.
"pagi semua...ucap rizal lalu duduk.
"pagi zal...gemana kamu udah enakan ?! Tanya alan
"ya lumayan...tapi hari ini aku harus ke kantor karna masih banyak kerjaan yang harus ku kerjakan,mungkin juga aku pulang agak telat karna harus lembur ka...ucap rizal.
Oma tantripun menjawab
"tapi zal...kalao kondisi kamu belum begitu baik ,lebih baik kamu gak usah lembur zal...oma gak mau kamu drop.ucap oma tantri dan membuat rizal terkejut.
*em oma sepertinya menghawatirkan ku sekali ! apa dia tau kalao aku mempunyai penyakit?!ucap dalam hati rizal.
__ADS_1
"zal kenapa diam oma ngomong sama kamu..tanya alan.
"ia zal kenapa diam?!apa kamu keberatan jika oma menasehati kamu?,apa lagi dengan kondisi kamu yang sekarang ,oma hawatir rizal,ucap oma tantri.
Rizal pun mencoba menutupi semuanya ,dan seolah dirinya sehat.
"emm kalian kenapa si...?!aku baik baik saja ko...kenapa oma dan ka alan menghawatirkan ku?!ucap rizal.
"rizal sudah....kaka tau apa yang kamu sembunyikan,tolong jangan berbohong,kamu tidak baik baik aja rizal.ucap alan membuat rizal sedih lalu pergi.
Rizal pun berdiri lalu mengatakan bahwa dirinya baik baik saja,setelah itu rizal pamit pada oma tantri dan berlalu pergi tanpa sarapan.
"apaan si ka... Aku baik baik saja,sudah siang aku harus ke kantor,aku brangkat dulu oma.ucap rizal pada alan lalu menyalami oma tantri dan berlalu pergi.
"rizal tapi kamu belum sarapan zal...ucap oma tantri.
Rizal hanya diam dan pergi.
Alan hanya geleng kepala tak mengerti dengan pikiran rizal yang keras kepala,lalu alan pun juga pamit pada oma tantri.
"ya sudah oma aku pun harus ke kantor,tapi kalao oma mau ke rumah,nanti biyar aku antar setelah aku pulang dari kantor oma...oke,dan oma jangan hawatir soal rizal biyar nanti aku yang urus dia oma..ucap alan.
"tapi lan...oma gak tenang,ucap oma tantri.
"sudah...dia pasti baik baik aja oma,oma tenang ya...ya sudah aku berangkat dulu oma.ucap alan lalu menyalami oma tantri dan berlalu pergi.
****
Sementara seperti biasa rizal menjemput shera di rumahnya...karna kini shera sudah selesai kuliah,shera pun mengelola perusahaan ayahnya bersama doni kakanya,dan kini rizal satu kantor dengan shera.
Di kediaman handoko
"pagi bi...sheranya ada?tanya rizal yang baru turun dari mobilnya.
"pagi den..non seranya ada den ,nanti biyar saya panggilkan dulu den,ucap pembantu shera
Namun belum pembantu memanggil shera ,shera pun keluar dan dari ambang pintu shera menyapa rizal.
"pagii sayaangg...ucap shera lalu berjalan mendekati rizal.
"e,hai sayang...baru aja bibi mau panggilin kamu,ya sudah ayok kita berangkat,ucap rizal.
"owhh...ya udah ayok kita berangkat,ucap shera.
"ayok...,mari bi...ucap rizal pada shera lalu sambung pada pembantu.
****
Di perusahaan risma...
Risma marah dan mengamuk,karna ternyata uang serta perusahaan yang di miliki delapan puluh persenya telah di balik nama,risma tak dapat lagi memakai uang keseluruhanya.
"siaal..!!burhan telah memperdaya diriku..!!jih ,semua ternyata telah kerjasama dengan burhan,termasuk pengacara papahku!!ucap risma marah.
Karna risma adalah anak tunggal, semua warisan orang tuanya adalah milik dirinya namun dalam surat wasiat papahnya mengatakan,jika risma masih saja suka berfoya foya dan tak mau memiliki anak, maka warisan akan di miliki pada anak burhan,delapan puluh persen.
Setelah itu risma pun menemui pengacara kepercayaan almarhum papahnya,karna tak terima dengan yang di lakukan burhan.
Di kediaman pengacara.
"pak...saya tidak terima jika perusahaan saya di bagi dan di balik nama atas nama rizal dan alan!!ucap risma protes.
"maaf bu risma ini sudah kesepakatan almarhum,dan anda telah melanggar perjanjian,anda tidak tau jika papah anda mengetahui burhan memiliki dua putra...maka ia pun menebus kesalahnya dengan semua warisan yang papah anda miliki,yaitu sebanyak delapan puluh persen,anda pun tidak bisa merubahnya.ucap pengacara.
"jadi slama ini papah tau bahwa burhan memiliki dua anak?!mengapa anda tidak katakan pada saya..!ucap risma marah.
"karna saya tau ,anda orang yang egois...dan sukanya hanya berfoya foya.ucap pengacara.
"heh..sialan kamu...!!beraninya berkata demikian!!ucap risma dengan menunjuk pengacara.
"memang itu kenyataannya..!!sudah...saya harus bekerja!dan tidak ada waktu untuk melayani orang macam anda!!ucap pengacara lalu pergi.
"jiihh... Risma marah lalu pergi.
👈👈👈👈
__ADS_1
#selesai