BENCI TAPI RINDU

BENCI TAPI RINDU
BENCI TAPI RINDU


__ADS_3

Episode 13


Setelah rizal kembali ke rumah ,ia mendapati mobil alan telah terpakir di halaman ,dengan rasa kesalnya rizal masuk kedalam rumahnya dengan wajah datar seolah menyimpan penuh benci,sampai di dalam rumah ,rizal yang tengah naik ke lantai dua rumahnya berpapasan dengan alan yang tengah turun di tangga,namun tidak ada sepatah kata pun yang ia katakan pada alan ,sehingga membuat alan heran padanya ,dan alan pun menghentikan langkah kakinya dan bertanya tanya sembari memandangi rizal yang tengah berjalan ke atas.


"serem amat muka...kenapa tu anak...?!!pulang pulang gada suara ...heemmmhh ,ucap alan geleng kepala lalu melanjutkan berjalan turun.


Sementara di kamar rizal.


Rizal berbaring melepaskan penat setelah pergi bersama shera,dengan berbantalkan kedua tangannya sembari berbaring rizal teringat almarhum sang mamah,lalu rizalpun bangun dan mengambil foto sang mamah yang ada di meja samping tempat tidurnya,ia memandangi foto sang mamah sembari mengatakan jika dirinya rindu pada mamahnya.


"mahhh aku sangat rindu ,sama mamah...andai mamah tau ,saat ini aku sangat marah pada ka alan...karna dia selalu membela papah...,maafkan aku mah...karna aku tidak bisa membela mamah.ucap rizal lalu duduk di tempat tidurnya sembari meletakan foto sang mamah kembali di meja.


Di ruang keluarga....


Rizal duduk di sofa samping alan,rizal hanya diam memandang alan yang tengah mengetik,rizal diam menyangka sang kaka ada urusan dengan sang papah,dirinya menyangka ucapan risma itu benar,lalu alan yang heran pada rizal yang hanya diam saja pun ahkirnya mengawali pembicaraan.


"ada apa zal...?!,kamu tiap hari seperti itu memangnya gak bosan apah...?!sedikit baik,sedikit emosi,sedikit marah...udah gitu baik lagi,kenapa kamu gak jadi penjahat saja...ucap alan sembari mengetik dengan leptopnya.


"hemh...aku mau tanya sama kaka,apa kaka menyembunyikan papah?!tanya rizal sembari melipat kedua tanganya dan memandangi alan.


Seketika alan menghentika aktifitas mengetiknya ,dan menoleh memandang rizal...


"kamu....bicara apa tadi...?!papah,tumben tanya papah...hemh ngimpi apa kamu zal?ucap alan


"aku gak bercanda ka...katakan pada ku


,apa kaka menyembunyikan papah...?!!ucap rizal bertambah keras.


"kamu kenapa si zal...apa gak bisa bertanya secara baik?...o kaka tau..ini pasti kerjaan tante risma?ucap alan.


"ya...kaka benar,dan tolong katakan sejujurnya pada ku ,di mana papah...biyar ku hajar orang menyusahkan itu...!ucap rizal.


Seketika alan mengerutkan dahinya mendengar perkataan rizal,lalu ia pun mencibir ucapan rizal.


"haduh haduh rizaal rizal ,kamu berbicara demikian seperti tak punya pikiran saja...apa kamu pikir dulu kamu tak pernah di rawatnya,cobalah kamu pakai perasaan kamu...benci silahkan ,tapi tolong jangan terlalu benci...karna kamu akan menyesal rizal...ucap alan.


"aku tak butuh nasehat kaka...yang aku mau ,di mana papah...?!!karna dia slalu membuat susah hidup kita...!!ucap rizal marah.


"rizal...kaka tidak menyembunyikan papah!bahkan kaka mencarinya...kamu paham..!jika kamu tidak percaya...silahkan,ucap alan kesal.


"oke ,kalao sampai papah bersama kaka...aku tidak akan pernah maafkan kaka,ingat itu...!!ucap rizal lalu pergi.


Setelah rizal kembali ke kamarnya alanpun menengadahkan wajahnya lalu mengusap dengan satu tangan di pinggang ,alan merasa pusing memikirkan sifat rizal yang slalu saja emosian.


****


Sementara ke,esokan harinya...rizal pergi bersama doni kaka shera untuk menuju ke suatu tempat ,saat di perjalanan rizal merasa ada yang gak beres dengan mobilnya,lalu rizalpun berhenti sejenak bersama doni untuk mengecek mobilnya,namun setelah ia turun dari mobilnya ternyata ban mobil miliknya bocor.


"em,don...sebentar sepertinya mobilku ada yang aneh ,ucap rizal lalu turun dari mobilnya.


"astaga bannya kempes lagi..?gawat nih..perjanjianku bisa batal karna ini,ucapnya kembali


Lalu doni pun keluar dari mobil rizal...dan bertanya pada rizal soal kondisi mobilnya.


"ada apa zall...?tanya doni.


"ban mobil gueh kempes...bagai mana ini?!sedang kita secepatnya harus sampai di tempat itu don...ucap rizal sembari meletakan kedua tanganya di pinggang.


Lalu doni pun melihat sekitar berharap menemukan bengkel ,dan benar saat doni melihat ke seberang ada bengkel mobil ,dan tertulis burhan bengkel.


"a,zal lihat...itu ada bengkel mobil ....ucap doni.


"o iya kamu benar don...ya sudaah ayok kita kesana...ucap rizal lalu berjalan menyeberang bersama doni menuju bengkel,namun di situ rizal terkejut karna ternyata bos bengkel besar itu adalah papahnya.


Sampai di bengkel doni pun menyuruh kariyawan bengkel untuk menangani mobil rizal,sementara rizal duduk menanti mobilnya jadi,tak selang lama burhan keluar memanggil salah satu kariyawannya.


"edo...sini kamu bentar,ucap burhan memanggil.

__ADS_1


Lalu dengan reflek rizal menengok ke arah burhan.seketika rizal terkejut,dan bertanya tanya.


"papah...?!!ini...ucap rizal lalu melihat tulisan sepanduk yang berdiri... Bertuliskan burhan bengkel.


*astaga jadi ini bengkel milik papah...apakah papah sudah tak bersama nenek lampir itu?!gawat aku sudah salah sangka pada ka alan.ucap dalam hati rizal


Sementara burhanpun melihat rizal yang tengah duduk...dan dengan rasa percaya diri burhan mendekati rizal.


"rizal...kamu disini?em maaf zal bagai mana kabarmu,sudah lama kita tak jumpa ,ucap burhan.


"untuk apa kamu menemuiku?!ucap rizal dengan tatapan hanya ke satu arah.


"maaf zal apakah seorang papah tidak boleh rindu pada putranya sendiri...?ucap burhan


"hemh rindu,untuk apa rindu padaku..,maaf kalao gak karna ban mobil saya bocor ,saya tidak akan kesini ,ucap rizal dengan angkuhnya.


"papah mengerti rizal...apa tidak mau sekali saja ,kao lihat papah zal...?!papah mohon,papah benar benar merindukan kamu ,ucap burhan sedih.


Rizal pun hanya diam ,lalu...ia pun pergi menemui doni yang tengah membayar service mobilnya,hati rizal tak bisa di bohongi...sebenarnya dia rindu pada papahnya,saat mendekati doni rizal lalu menoleh sekilas ke arah burhan ,hati kecil rizal menangis...namun sakit hatinya terus menyelimuti perasaanya.


****


Sementara siang di caffe.


"aku pusing memikirkan rizal,entah apa yang harus ku lakukan...,kalao kalian ada ide...cobalah katakan padaku...ucap alan pada shera dan elena.


"ka...mungkin trauma rizal bisa di hilangkan ,tapi kebencianya pada papah ka alan tidak bisa ,karna kelakuan papah kaka yang terlalu kejam saat itu...bahkan ,rizal melihat dengan jelas kejadianya,jadi aku tidak bisa berbuat banyak ka untuk membantu kaka.ucap shera


"shera benar sayang,hal seperti itu sepertinya akan sulit di hilangkan ,kecuali ada satu kejadian yang benar benar bisa membuat rizal menyesal...ucap elena.


"maksudnya...?tanya alan pada elena.


"ya maksudnya ada hal ,yang bisa membuat rizal itu tersentuh,bahkan sampai dirinya menyesal seumur hidupnya...ucap elena.


"contohnya...ucap alan dan shera.


Alan pun terdiam ,lalu tak lama kemudian setelah alan ,shera dan elena membicarakan rizal,tiba tiba risma datang bersama dua bodyguard dan membuat alan kesal.


"hai hai haiii.... Wahhh putra burhan ,di kelilingi dua wanita cantik... Waooow,bagus sekali(sembari bertepuk tangan pelan)...sudah jadi orang kaya ya...ucap risma.


"tante risma....ucap alan.


"kenapa...tidak suka?!!iya(kedua tangan di pinggang)..heh alan(memegang dagu alan),saya tau kamu pasti sembunyikan papahmu...!!ucap risma.


"e,tante...ucap shera hawatir.


"tante...!tante jangan keterlaluan ,ucap elena membentak.


Lalu risma melepaskan tanganya dari dagu alan dan berbalik memandang elena.


"waow(melipat kedua tangannya)...ada bidadari yang so jadi pahlawan ya...galak juga kamu...!kenapa ?! Kamu gak suka...ucap risma pada elena.


"jelas saya tidak suka tante...karna tante keterlaluan..!ucap elena.


"saya memang keterlaluan ,tapi lebih keterlaluan dia(menunjuk alan)...dia telah sembunyikan papahnya,dan mengambil delapan puluh persen harta saya...!!!kamu tau itu..!!ucap risma.


"tante...!saya tidak menyembunyikan papah saya ,terlebih mengambil harta tante...!ucap alan.


"hemh(kembali menatap alan)...kao jangan mencoba bohongi saya...!!!kamu pasti bersekongkol dengan papahmu...!!ucap risma.


Tak lama kemudian rizal pun datang dan langsung menjawab ucapan risma.


"ka alan tidak menyembunyikan papah...dan dia tidak pernah bersekongkol dengannya...jadi jangan pernah anda menuduh kaka saya!! Ucap rizal keras dan membuat semua orang di caffe memandangi mereka.


"rizal...?!ucap alan yang kaget dengan kedatanganya.


"wahhhh ada adiknya (memandang rizal)...hemmm kalian kaka beradik yang kompak,pandai berbohong seperti papah kalian...!!!ucap risma.

__ADS_1


"jaga ucapan tante..!kami memang tidak punya segalanya seperti tante...tapi tidak untuk tante hina dan tuduh seenaknya !!kami tidak pernah tau soal harta tante...!!lebih baik tante pergi sekarang (sembari menunjuk keluar)..ucap rizal keras.


"hemh oke...!tapi lihat ajah nanti...aku akan balas perbuatan kalian semua...!!ucap risma


"ayo kita pergi...!!ucap risma kembali pada bodyguard dan berlalu pergi.


Dan setelah itu tiba tiba rizal pingsan dan membuat alan,shera dan elena panik.


"rizal...!ucap alan ,shera dan elena lalu mendekatinya.


"ka rizal kenapa...?!tanya shera.


"iya sayang ada apa dengan rizal...ucap elena.


"sudah lebih baik kita bawa rizal ke rumah sakit...ucap alan ,lalu mereka pun membawa rizal ke rumah sakit.


****


Di bengkel burhan.


"sampai kapan aku akan merasakan kebencian rizal...dia tidak pernah mau menganggap aku seorang papah kesayanganya lagi,rizal...maafkan papah nak,papah memang jahat...ucap burhan


Tak lama kemudian tiba tiba burhan batuk dan mengeluarkan darah,karna dirinya hawatir dengan kondisinya ,ahkirnya burhan pergi ke rumah sakit.


****


Di rumah sakit.


"apa dok...kangker darah?...mengapa bisa dok?tanya burhan pada dokter.


"iya pak...anda memiliki penyakit tersebut,ucap dokter.


"tidak...ini tidak mungkin...mengapa bisa?! Ucap dalam hati burhan lalu pergi begitu saja.


Burhan pun berjalan sembari merasakan kesedihanya...namun saat dirinya berjalan ,ia bertemu alan dan melihat rizal tengah di bawa perawat masuk ke ruang Icu, lalu ia pun mendekati alan dengan wajah panik,dan bertanya.


Pada alan.


"alan...panggil burhan sembari menepuk bahu alan.


"papah...?!ucap alan terkejut.


"iya lan ini papah...ucap burhan.


Alanpun tersenyum lalu bertanya keberadaanya sekarang.


"pah...papah kemana ajah?!mengapa hampir tiga bulan papah gak ada...?!ucap alan.


"itu nanti papah ceritakan alan,sekarang papah ingin tanya...mengapa kamu ada di rumah sakit lagi?!dan kenapa lagi dengan rizal lan?!...ucap dan tanya burhan.


Alan diam sejenak dan memalingkan wajahnya yang sedih.


"alan mengapa diam...jawab papah?!ada apa lagi dengan rizal lan?!tanya burhan


Alan pun menghela nafas dan terpaksa mengatakan sejujurnya pada burhan.


"oke pah...aku akan mengatakan sesuatu ppada papah...,aku sudah gak mau sembunyikan ini lagi...,


Pah rizal sakit...ia mengidap penyakit pah ,ucap alan.


"a,apa...?!!penyakit apa alan?!!!tanya burhan semakin panik.


"rizal mengidap penyakit katup jantung pah...ucap alan sedih.


"apa....!!!ri,rizal....ya tuhan,mengapa...ucap burhan lemas karna mendengar ucapan alan, lalu ia pun duduk ...sembari menundukan kepalanya karna sedih.


#bersambung

__ADS_1


__ADS_2