BENCI TAPI RINDU

BENCI TAPI RINDU
Benci Tapi Rindu


__ADS_3

Episode 24


Melihat Alan ada di perusahaannya Risma semakin geram dan tak percaya


"kamu....?!ngapain ada di sini...?!tanya Risma


"bu Risma tolong jangan ganggu tuan Alan...ucap pengacara Anton dengan tegas.


" Berani beraninya dia ada di sini!ucap Risma emosi.


Melihat hal itu sang pengacara yang tak sabar dengan sikapnyapun mengancam.


"bu Risma jika anda tidak bisa menghormati tuan Alan...saya akan panggilkan satpam untuk membawa anda keluar dari sini....atao anda minta di pecat...?!ucap pengacara Anton dengan Tegas.


"hemh...beraninya kalian?! lihat saja saya tidak akan diam pak Anton! Ucap Risma.


Sementara Alan tanpa bersusah payah dia pun melanjutkan berjalan bersama peengacara Anton tanpa meninggalkan sepetah katapun pada Risma.


Risma begitu geram dan semakin emosi melihat semua itu.


****


Sementara di Rumah sakit.


Oma Tantri yang tengah menemani Rizal slalu berkata pada Rizal ,jika dirinya harus kuat dan semangat.


"Rizal....sekarang bagai mana denganmu...apa kamu sudah merasa enakan?tanya oma Tantri.


"aku sehat ko oma,...oma ga usah kawatirkan aku,oma aku mau bertanya jika nanti aku tiada siapa yang menjaga oma ....ucapnya


"zal... jangan berkata seperti itu...kamu harus semangat...kamu harus yakin jika kamu kuat...,dan sekarang kaka kamu tengah menemui orang tua shera bersama papahmu...untuk membicarakan hubungan kamu dan shera. Ucap oma Tantri.


"oma aku akan menikah dengan shera...tapi kondisi aku seperti ini, ucapp Rizal.


"Rizal tidak papa..kamu harus yakin bahwa kondisi kamu pasti akan pulih...yah....ucap oma tantri tersenyum.


"iya oma....jawab Rizal.


****


Sementara di kediaman handoko.


"pak handoko saya dan papah kesini ingin melamarkan Shera untuk Rizal.ucap Alan.


"iya benar tuan Handoko...jika anda berkenan,apakah dengan kondisi Rizal yang sekarang tuan dn keluarga menerimanya? Ucap Burhan.


"em ,maaf pak Burhan...sebelumnya saya tidak tau jika Rizal memiliki penyakit seperti ini....semalam Shera menceritakan tentang sakit yang di derita oleh Rizal,tapi saya pun bingung...karna Shera meminta untuk menerima lamaran anda,tapi melihat kondisi Rizal ...apakah dia mampu mengurus putri saya nantinya. Ucap pak Handoko.


"e,yah...aku mohon yah...izinkan Shera dan Rizal menikah yah....ucap Shera yang duduk di samping sang mamah mirna.


"sudah shera biyarkan ayahmu yang bicara...ucap sang mamah.


"tapi mah...ayah tidak ijinkan mah...shera gak mau kehilangan dia mah...ucap shera menangis sembari memeluk sang mamah.


"om...saya akan jamin jika shera pasti akan bahagia om....ucap Alan.


"Alan.... Sebelum adikmu sembuh ,om tidak akan izinkan...mereka menikah...karna saya tidak mau,shera hidup mendrita...ucap Handoko."maafkan saya pak Burhan,anda memang sahabat saya...tapi untuk urusan ini...saya tidak bisa.


"baik Tuan handoko saya paham ,saya mengerti maksud anda.ucap Burhan.


"tapi Tuan...?ucap Alan.


"sudah alan...lebih baik kita pulang....ucap sang papah.


"e,iya pah....ucap Alan.

__ADS_1


"tuan Handoko...sebelumnya saya terimaksih...,dan saya sudah mendapat jawaban tuan..kalao begitu saya harus permisi tuan.


Tak mendapat izin dari orang tua Shera ,Alan dan papahnya Burhan pun akhirnya pulang dengan tangan kosong,sementara hati shera sedih dak kecewa karna sang papah tak mengizinkan dirinya menikah dengan Rizal karna kondisi Rizal yang sakit sakitan.


****


Di kediaman Alan dan Rizal....Burhan yang tengah beristirahat setelah dari kediaman orang tua Shera, berniat kembali ke kantornya ,saat mampir ke sebuah caffe untuk bertemu dengan sang pengacara ia pun memarkirkan mobilnya di sebrang jalan,


Namun seseorang membuntutinya ,saat Burhan menyebrang sembari memikirkan Rizal tiba tiba ia pun tertabrak oleh mobil tak di kenal.


Seketika orang banyak berhamburan keluar untuk melihatnya termasuk pengacara Anton.


Namun melihat itu pengacara Anton terkejut dan langsung berlari menghampiri Burhan


"pak Burhan....! Ucapnya lalu berlari mendekati.


Pada saat itu juga Pak Anton meminta tolong pada polisi yang kebetulan tengah raszia di jalan raya,pak Burhan akhirnya segera di larikan ke rumah sakit yang sama dengan Rizal.


****


Singkat waktu Alan yang tengah berada di kantor syok karna papahnya mengalami kecelakaan,ia pun dengan panik segera menuju rumah sakit.


Sementara di rumah sakit pak anton yang tengah berada di depan Ruang ICU mondar mandir tak tenang ,menunggu Alan datang ,pak Anton tak berani membicarakan pada Rizal ,dan omanya.


Setelah menunggu setengah jam lamanya akhirnya Alan pun datang.


"pak Anton....ucap Alan sembari berjalan mendekatinya.


"e,tuan Alan...papah anda...-- ."papah saya kenapa pak Anton...kenapa?!tanya alan memotong ucapan pengacara Anton.


"papah anda tertabrak tuan...saya sendiri tidak tau kejadianya tuan.ucap pengacara Anton.


Dengan jantung berdebar debar,hati berasa hancur...dan lemas alan duduk dan menangis....


*kenapa ini terjadi pah....baru saja kita mendapatkan penolakan dari orang tua Shera sekarang papah malah kaya gini....sekarang aku harus bagai mana pah...untuk bicara pada oma dan Rizal.


Suara pintu ruang ICU terdengar terbuka Seketika Alan berdiri dan dengan gugup ia menghampiri Dokter yang baru saja keluar.


"dok....bagai mana dengan papahku dok...tanya Alan.


"tuan Alan tolong masuk...karna papah anda ingin bertemu dengan anda.


Setelah dokter menyuruhnya masuk,Alanpun masuk menemui papahnya yaitu pak Burhan.


Di dalam Alan duduk di samping sang papah,papahnya meminta agar dirinya menjaga oma Tantri juga adiknya Rizal,


Serta meminta agar Rizal segera di operasi,dan papahnya mengatakan juga agar dirinya tak katakan bahwa papahnya telah tiada pada Rizal,mendengar ucapan papahnya Alan tak bisa menahan kesedihanya


****


Singkat waktu di ruang rawat melati 1.


Alan datang menemui Rizal dan oma tantri ,dengan terpaksa Alan memasang wajah tenang seolah tak ada masalah apapun.


"sore Zal,oma...?ucap Alan menyapa.


"hei Lan...mana papah kamu?ucap dan tanya oma tantri


"em ada ko oma...papah cape katanya jadi istirahat.ucap Alan.


"em hei Zal...gimana perasaanmu..?ucap alan yang duduk di samping Rizal.


"begini lah ka...ka bagai mana dengan shera?tanya Rizal.


"Shera gak gimana gimana...kamu boleh menikah denganya dan ayah shera setuju...hanya saja kamu harus sembuh dulu,o iya kamu mau kan...operasi?ucap alan berbohong lalu bertanya dengan perasaan hancur dan sedih

__ADS_1


"apa aku akan sembuh ka...Rasanya tidak mungkin. ucap Rizal sembari memalingkan wajahnya.


"Rizal...kaka yakin kamu pasti akan sembuh...kamu harus kuat...oke,ucap Alan. "e,o iya zal kamu kaka tinggal sebentar ya...kaka mau bicara dengan oma sebentar.


"bicara apa Alan....?tanya oma Tantri


"em,oma kita keluar sebentar ya...ayo oma.ucap Alan dengan hati yang sudah tak bisa lagi terbendung kesedihanya.


Lalu oma tantri dan Alanpun keluar ,untuk membicarakan sang papah yang telah Tiada.


Di luar Alan tiba tiba tak dapat lagi menahan kesedihanya.


"oma...Aku minta maaf ya...ucapnya


"minta maaf kenapa Alan,mengapa kamu menangis...apa yang terjadi?tanya oma Tantri


"oma...papah,papah sudah tiada oma...ucap Alan.


"apa....?!!kamu jangan bercanda Alan,ini gak lucu...ucap oma Tantri sembari menggoyang goyangkan tubuh alan.


"aku gak bercanda oma...ucap Alan memalingkan wajahnya.


"a,apa....ja,jadi benar...dimana papah kamu sekarang alan dimana....?!!!tanya oma tantri sembari tak kuasa menahan tangisnya.


Lalu oma tantri bersama Alan berjalan menuju ruang Mayat dengan gugup,sampai di ruang Mayat oma tantri dengan tangan gemetar membuka kain putih yang menutup putranya,melihat hal itu oma tantri pun histeris dan tak percaya.


****


Sementara di kediaman orang tua Shera,Shera di kabarkan oleh Alan.


Alan meminta Shera memberi tau pada orang tuanya dan meminta Shera untuk menemani Rizal selama melangsungkan pemakaman papahnya.


"ayah mamah...aku harus menemani Rizal,karna saat ini dia tidak ada yang menemani...selain itu ka Alan tidak ingin Rizal tau bahwa papahnya sudah tiada yah...


"ayah izinkan kamu Shera...,ayah jadi merasa bersalah...terahir beliao kesini untuk melamarkan kamu mewakili Rizal,tapi ayah menolaknya....ucap pak Handoko pada Shera


"mamah juga yah...seharusnya kita bisa bicarakan bagai mana baiknya...tapi semua sudah terjadi,dan kamu shera temani dulu Rizal...jangan sampai dia tau,dan Alan bilang bahwa Rizal akan menjalani operasi ,kamu temani saja dulu dia ,nanti ayah dan mamah menyusul.ucap ibu Mirna pada pak Handoko dan Shera.


"iya mah, ayah...Shera pergi dulu...ucap Shera sembari menyalami kedua orang tuanya.


****


Di rumah sakit


Shera datang menemui Rizal,dengan hati sedih shera terpaksa menamppakan wajah ceria untuk menyemangati Rizal yang akan melakukan operasi.


"haiii sayanggg .ucap Shera dari ambang pintu


Rizal tersenyum saat Shera menyapanya dengan ceria.


Lalu shera pun mendekatinya dan duduk di sampingnya.


"sayang gimana kabar kamu....?tanya shera


"ya seperti yang kamu lihat....ucap Rizal.


"em, oke...kamu udah siap kan sayang buat operasi?kamu harus semangat ya...oke...ucap Shera.


"iya shera...tapi ,oma dan ka Alan mengapa belum ke sini?tanya Rizal.


"owh...iya,aku lupa...ka Alan dan oma sedang mengantar papah kamu ke bandara ,katanya papah kamu ada pekerjaan mendadak ke singapore dan pesawatnya pun jamnya sudah mepet ,jadi gak sempat menemui kamu....ucap Shera.


"e,ko mendadak Shera....ucap Rizal.


"iya karna memang gak bisa di tunda Rizal...tapi tenang,nanti ayah sama mamah aku ke sini buat nemenin kamu operasi,kalao ka Alan dan oma agak telat datangnya...karna kamu tau sendiri bandara agak jauh dari sini,belom lagi terjebak macet di jalan...ucap Shera meyakinkan hati Rizal.

__ADS_1


Dengan menahan kesedihanya shera terpaksa tetap tersenyum di hadapan Rizal.


__ADS_2