
Episode 21
Sepulang dari kediaman Risma Alanpun teringat jika ia ada janji dengan Elena di rumahnya.
Setelah mengingat itu Alanpun menyetir dengan gugup hingga pada saat di tikungan ia pun tak sengaja menyenggol seorang pengendara motor hingga terjatuh.
Braaakkkk.....
"Astaga.... Apa itu... Ucap alan terkejut lalu menghentikan laju mobilnya dan keluar. "ya tuhan mass.... Maaf, saya tidak sengaja. Setelah melihatnya.
"mas ni menyetir bagai mana sih...?!!! Untung saja saya tengah pelan, jika saya terburu buru seperti mas... Bagai mana nasib saya...!! Ucap pengendara motor itu.
"e, iya iya maaf... Saya akan bertanggung jawab ko mas... Maaf banget, karna saya gugup... Ucap Alan lalu membangunkan pengendara motor itu, dan membantu membangunkan motornya. "e, mas nya gak papa kan?... E o iya, ini ada uang sedikit untuk mas...berobat..., sekali lagi saya minta maaf...
"e, ini banyak banget mas... Saya gak papa ko mas... Cuma lecet sedikit. Ucap pengendara motor itu.
"iya gak papa... Itung itung tanda minta maaf saya... Karna sudah teledor... Lagi pula, motor mas ada yang pecah sepionya....uang itu tidak seberapa, jika mas kenapa napa malah saya akan merasa bersalah lagi. Ucap Alan.
"e, ya mas... Trimakasih... Lain kali mas harus hati hati... Segugup apapun itu, ucap pengendara bermotor itu
Alanpun tersenyum... Dan tiba tiba sebuah mobil silfer... Berhenti di belakang mobil Alan yang ternyata adalah ayah elena,melihat Alan yang tengah berdiri dengan seorang pengendara motor pun ayah elena turun dan bertanya
"loh Alan...? Kamu kenapa... Ada apa dengan orang ini? Kenapa kamu ada di sini? Tanya ayah elena.
"e, om...,ucap Alan. "Ini om... Saya tadi mau ke rumah om tapi gak sengaja saya menyrempet mas ini...
"ya tuhan Alan... Lain kali kamu harus hati hati oke... Ya sudah ayok kalao kamu mau ke rumah saya. Ucap ayah elena."e, mas saya minta maaf ya atas kesalahan calon menantu saya... Ucapnya pada pengendara bermotor itu.
"iya pak...tidak papa, ucap pengendara motor itu pada ayah elena. "buat masnya sekali lagi makasih.ucapnya pada Alan.
Lalu setelah itu Alan dan ayah elena pun melanjutkan perjalananya.
Dan sesampainya di rumah elena, Alanpun masuk bersama ayah elena, namun elena marah karna mengira Alan melupakan janjianya.
"ngapain kamu kesini.... Lagiyan sudah telat... Kamu gak liat waktu, aku udah nunggu kamu dari tadi paham. Ucap elena pada Alan.
Ayah elena yang mendengarnya pun berkata
"elena.... Ada apa?
"tanya aja sama dia ayah... Ucap elena.
"elena... Alan telat datang ke sini, karna dia tadi tidak sengaja menyrempet orang elena... Ucap ayah elena.
"e, apa yah.... Ucap elena terkejut, "kenapa kamu diam saja si sayang... Ucapnya pada Alan.
"ya bagai mana aku mau ngomong... Kamu saja ngomong tetus. Ucap Alan.
"ya lagiyan kamu gak langsung ngomong.... Ucap elena. "trus orang itu bagai mana sayang?
"orangnya gak papa ko, lagiyan tadi aku sudah tanggung jawab. Ucap Alan.
__ADS_1
Ayah elena pun tersenyum geleng kepala lalu meninggalkan Alan dan elena berdua di ruang tamu. Dan tak lama kemudian mamah elena pun keluar menemui Alan.
"emh emh emh... Ada apa ini... Rame banget, ucap mamah elena.
"e, tante... Ucap Alan sembari menyalami mamah elena. "gak ada apa apa ko tante...
"iya gak papa ko mah...,ucap elena pada mamahnya. "Iya kan sayang ...
"iya benar... Jawab Alan.
"owh, ini tumben nak Alan datang sudah jam delapan malam? Ucap dan tanya mamah elena.
"iya tante agak telat, karna tadi banyak sekali urusan... Ucap Alan.
"iya gak papa... Kita sudah satu minggu tidak bertemu, o iya satu minggu lalu adik kamu Rizal sempat mencarimu kesini malam2 ,memangnya kamu kemana Alan? Ucap dan tanya mamah elena.
Alanpun terpaksa menjawab berbohong.
"e, saya... Di rumah papah saya,tante...dan handpone saya tertinggal di kantor tante...
"owhhh pantas... Rizal di sini pingsan dan terpaksa menginap di sini. Ucap mamah elena.
"e, iya tante... Maaf saya jadi merepotkan...ucap Alan.
"gak papa nak Alan, ucap mamah elena. "em o iya nak Alan kita makan malam bersama ya... Sekalian sama om, tante barusan baru masak lohhh kesukaanya elena...
"iya sayang kita makan malam bareng ya... Masakan mamahku enak loh... Sambung elena.
"e, boleh... Ucap Alan tersenyum.
"ayok sayang... Ucap elena.
Malam itu pun alan makan malam bersama dengan elena dan juga orang tua elena.
****
Keesokan harinya... Rizal yang masih tak suka dengan kakanya pun hanya diam dan tak menyapa Alan, Rizal yang tengah duduk di bangku taman halaman rumahnya pun cuek pada oma Tantri jua...
"Rizal... Kamu kenapa si?.... Oma perhatikan hari ini, kamu tidak ada berbicara apapun... Tanya oma Tantri.
"gak... Gak papa oma,ucap Rizal.
Sementara Alan yang tengah duduk berdua di teras bersama burhan pun heran pada sikap Rizal....
"haaahhhh..... Rizal rizal... Slalu saja begitu... Cape aku pah, merasakan dia... Ucap Alan.
"Alan... Sudah jangan bicara seperti itu... Biyarkan dia berubah dengan sendirinya, dan papah minta... Kamu baiki dia, walaopun secape apapun perasaanmu...,dan o iya... Ajaklah dia kebengkel, papah yakin dia mau... Ucap Burhan.
"ya oke lah pah.... Demi anak kesayangan papah... Ucap alan bergurao.
"alaaannn.... Ucap burhan sembari memandang Alan.
__ADS_1
"oke oke... Ucap alan tersenyum.
Alanpun berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Rizal yang tengah duduk bersama oma Tantri.
"hai Zal.... Ucap Alan duduk di sampingnya.
"tumben ada apa....? Tanya Rizaal.
"Rizal... Kakamu tanya baik baik ....mengapa jutek begitu... Ucap oma Tantri.
"ya oma tanya saja padanya.... Ucap Rizal.
"oke oke... Aku minta maaf... Aku tidak akan menyuruhmu lagi... ,ucap Alan
"hmmm oke... Tapi ada apa kaka kesini? Tanya Rizal.
"emmm papah menyuruh kita untuk ke bengkelnya... Kamu mau? Dan sekalian kaka mau mengatakan kalao besok kaka akan melamar elena... Ucap Alan membuat oma tantri tersenyum terharu.
"waaahhhhh yang bener ka... Oke lah... Ayo.... Ucap Rizal lalu tersenyum.
"syukurlah alann... Oma senang mendengarnya.... Ini yang oma nanti dari kamu.... Ucap oma Tantri lalu memeluk Alan.
Burhan pun datang, dan bertanya...
"waahhhh ada apa ini....?
Lalu Alan melepas pelukanya pada oma Tantri dan berdiri berkata pada Burhan
"pah maaf tadi aku lupa tidak mengatakan ini sama papah. Ucap alan. "pah... Besok aku akan melamar elena.. Dan aku mau kita datang ke rumah elena besok,dan hari ini aku mau kita jalan jalan bersama...sambil aku mencarikan cincin untuknya... ,kalian mau kan?
"e, benarkah Alan?!, kalao begitu papah sangat senang sekali.... Ucap burhan lalu memeluk Alan.
Di saat Alan memeluk Burhan, dalam hati Alan berkata
*pah aku cepatkan lamaran dan pernikahanku karna ini permintaan papah... Aku ingin papah bahagia juga oma.
Aku harap papah selalu sehat, begitu juga Rizal.
Dan tanpa di sadari air mata Alan menetes. Setelah itu pun ahkirnya mereka pergi bersama... Namun karna Alan harus menjemput elena, ahkirnya burhan bersama oma Tantri pun satu mobil dengan Rizal.
Di dalam satu mobil itu selama perjalanan... Entah kesadaran Rizal atao terbawa bahagia, Rizal pun berbincang bersama Burhan sehingga membuat Oma Tantri terharu.
"papah senang ahkirnya kaka kamu melamar kekasihnya ,semoga kamu cepat menyusul Rizal. Ucap Burhan yang duduk di sebelah Rizal.
"iya pah... Aku pun senang... Dan ya, aku juga ingin katakan sama papah dan oma... Kalao aku pun akan segera melamar shera dan menikahinya. Ucap Rizal sembari menyetir
"e, Rizal....?! Kamu pun juga??? Tanya oma Tantri yang duduk di belakang burgan.
"yang benar Rizall....? Syukurlah, akhirnya anak anak papah... Sudah mulai dewasa memikirkanya... Papah senang Rizal... Ucap Burhan tersenyum sembari menoleh memandang Rizal.
"iya pah, oma... Ucap Rizal tersenyum.
__ADS_1
Setelah mendengar anak anaknya akan melangkah ke jenjang yang serius Burhanpun bahagia, begitu juga oma Tantri yang mendengar cucu cucunya akan segera menikah.
Selain itu Burhan juga bahagia karna sepanjang pperjalanan dia dapat berbincang dan tertawa bersama Rizal.