BENCI TAPI RINDU

BENCI TAPI RINDU
BENCI TAPI RINDU


__ADS_3

Episode 14


Di rumah sakit.


Setelah burhan tau rizal mengidap penyakit ,burhan mengatakan pada alan jika dirinya ingin lebih memperhatikanya,namun alan melarangnya untuk terlalu sering muncul di hadapan rizal,karna rizal...tidak pernah memaafkanya.


"pah saranku papah jangan terlalu berlebihan pada rizal,karna dia belum bisa memaafkan papah.ucap alan


"tapi lan...ucap burhan.


"pah,aku pun berniat menyuruh papah untuk tinggal bersama kami,tapi rizal...sangat sangat emosional.ucap alan.


Burhanpun terdiam ,perasaanya ingin sekali menebus segala kesalahanya pada anak anaknya,namun apa daya kebencian rizal tidak pernah hilang,lalu burhan pun berniat ingin bertemu dengan ibunya yaitu oma tantri.


"kalao begitu papah ingin bertemu dengan oma kamu lan.ucap burhan.


"saat ini oma sedang tidak bersama kami pah...tetapi ia sedang pulang ke rumah yang dulu .ucap alan.


"kalao begitu biyar papah temui oma kamu,papah ingin tinggal bersama kembali bersama oma kamu lan.ucap burhan.


"ya semoga oma mau pah... Ucap alan


****


Sementara rizal tersadar dan di sampingnya shera pun menangis,sementara elena mencoba tegar melihatnya.


"shera...kamu,elena..di mana ka alan ,ucap rizal pada shera dan elena .


"ka alan ada di depan...


"rizal...kenapa kamu tidak pernah bicara soal penyakit kamu...kenapa rizal...ucap shera sembari menggenggam tanganya.


"shera penyakit apa ....sudah ya ,aku gak sakit ko...ucap rizal tersenyum masih mencoba menyembunyikan.


"rizal aku mohon jangan berbohong lagi...ucap shera menangis.


"sheraa...sudah aku ini gak sakit shera,aku hanya kecapean.ucap rizal.


Dan shera pun menangis dan keluar meninggalkan rizal,lalu elena pun duduk di samping rizal.


"rizal...kenapa kamu masih menutupi semuanya...sedang kami sudah tau,ucap elena.


Lalu rizal pun memalingkan wajahnya karna menahan kesedihanya.


"aku..., aku tidak mau kalian memikirkanku...,dan aku tidak sakit..ucap rizal.


"hemh...kamu benar benar egois rizal...kami peduli padamu,tapi kamu slalu saja mencoba membohongi kami kenapa rizal...?!ucap elena.


****


Sementara di luar shera menangis,karna rizal tetap saja tidak mau mengatakan yang sebenarnya,lalu alanpun mendekatinya .


"shera....kenapa menangis,tanya alan.


"kenapa ka...rizal slalu saja membohongiku,dan dia tidak mau mengatakan yang sebenarnya padaku ka...ucap shera.


"sudah...shera,rizal memang agak keras kepala...tapi kaka minta semoga kamu sabar menghadapinya oke...ucap alan yang duduk di sampingnya.


Shera hanya menangis....tak tau harus bicara apa lagi pada alan.


"shera sudah ya... Kaka minta maaf ,atas sikap rizal..,tapi maaf shera...apakah rizal sudah sadar...?!ucap dan tanya alan.


Shera pun hanya meng anggukan kepalanya,dan dalam batin alan *untung saja papah langsung pulang.lalu alan pun menenangkan shera,lalu alan mengajak shera untuk kembali menemui rizal


"shera....kita kedalam ya...ucap alan.


"kaka saja....aku masih ingin di luar ka,ucap shera


"tapi shera ayolah...ucap alan.


"tidak, sudah lah ka ,aku cape...karna rizal slalu saja tidak mau bicara sejujurnya. Ucap shera.


"shera semua itu perlahan, karna rizal memang tidak ppernah mengatakan apapun pada kaka ,saat dirinya sakit shera

__ADS_1


,ucap alan.


Shera pun diam kembali....namun ahkirnya setelah di fikir fikir sherapun menemui rizal kembali,ya iya masuk kembali bersama alan.


"shera....panggil rizal.


"ka alan...ucap rizal


"duduklah shera...ucap alan


"sayang....ucap elena mendekati alan ,


Alanpun tersenyum.


"shera maafkan aku...ucap rizal.


"kamu gak usah minta maaf....aku tau ko,sudah yang penting sekarang kamu istirahat...kamu harus kuat,kamu pasti akan sembuh...ucap shera menahan kesedihnya.


"makasih shera..karna kamu mau mengerti aku...


Sherapun menggenggam tangan rizal lalu tersenyum dan menaruhnya di pipi sembari memandangi rizal.


****


Sementara di sisi lain risma geram dan benar benar benci akan ketidak adilan ayahnya,ia merasaa tidak di beri keadilan oleh ayahnya.


"aaaaa,aaahhh....siaalll...triak risma.


"sabar bos...kita beri mereka peritungan saja bos...ucap bodyguard satu


"itu sudah jelas....aku akan buat peritungan saamaa alan dan adiknya.


"mereka sudah rebut semua miliku....ucap risma emosi


"dan satu lagi...aku juga akan mencari burhan,manusia itu yang membuat diriku menderita.ucapnya kembali


****


Oma tantri yang tengah duduk di kursi teras rumah tiba tiba terkejut karna ada mobil masuk ke halaman rumahnya dan parkir tepat di depan rumahnya,lalu oma tantri pun berdiri ,dan memperhatikan orang yang keluar dari mobil tersebut...,


"mengapa tiba tiba ada tamu datang kesini?!...ucap oma tantri pelan.


Lalu setelah orang tersebut berbalik badan oma tantri terkejut ,ternyata burhan lah yang datang.


"e,burhan?!!kamu...ucap oma tantri.


"mah..ucap burhan sembari berjalan mendekatinya.


"kamu...,mengapa kamu tau mamah di sini burhan?!tanya oma tantri.


Burhan tiba tiba menangis dan bertekuk lutut di hadapan oma tantri,dan tak menjawab pertanyaanya.


"burhan ,bangun...jangan bertekuk lutut seperti ini...ucap oma tantri.


"tidak mah...biyarkan aku mencium kaki mamah...maafkan aku mah,slama ini aku selalu menyusahkan mamah,membiyarkan mamah mengurus dua putraku,slama ini aku di butakan harta mah...maafkan aku mah..ucap burhan yang menangis di hadapan oma tantri.


"burhan cukup...sudah jangan seperti ini,mamah sudah memaafkanmu burhan...ucap oma tantri yang mencoba tegar.


"bangun lah...ucap oma tantri kembali.


"tapi mahh...ucap burhan.


Lalu oma tantri pun membangunkan burhan ,dan burhanpun memeluk oma tantri.


"sudah burhan,semua sudah terlanjur...jangan kamu sesali, berubahlah demi kebaikanmu dan dua putramu...mereka sudah dewasa..ucap oma tantri sembari menepuk nepuk pelan punggung burhan.


"sebaiknya kita masuk oke...ucap oma tantri kembali.


Burhan pun melepas pelukanya dan memandangi wajah mamahnya,seolah akan ada kejadian yg terjadi,tatapan burhan membuat perasaan oma tantri tidak tenang


"em...burhan sudah ayok masuk,kenapa melihat mamah seperti itu ...ucap oma tantri.


"mahhh aku sayang sama mamah...sekali lagi aku minta maaf mah...ucap burhan sembari menggenggam kedua tangan oma tantri.

__ADS_1


"iya...mamah tau burhan ,kita masuk ya...ucap oma tantri mencoba tegar.


Burhan tersenyum ,


dan ahkirnya merekapun masuk kedalam rumah,Burhan mengatakan pada oma tantri agar mamahnya mau tinggal bersama lagi.


"mah...aku ingin ,kita bisa tinggal bersama lagi,karna aku ingin merawat mamah yang sudah mau merawat kedua putraku selama ini,apakah mamah mau..ucap burhan.


"burhan...mamah tidak mau merepotkanmu...kalao saja mamah mau pun ,apa kata rizal nanti...dia pasti marah,apalagi mengingat penyakit putramu...mamah semakin hawatir,ahkir ahkir ini dia sering kambuh dan obat sepertinya semakin tidak bisa membuat rizal menahan sakitnya,terlebih jika dia tau mamah menerimamu untuk tinggal bersama, mamah takut sakitnya akan semakin parah.ucap oma tantri.


Burhanpun hanya terdiam.


****


Sementara malam...di rumah sakit.


Rizal yang tengah tertidur karna ppengaruh obat ,tiba tiba bermimpi bertemu dengan sang mamah ,dengan pakaian putih dengan cahaya seperti memancar.


"rizal...


"ma,mamah...ini mamah?!ucap rizal dengan mata berkaca kaca.


"rizal...minta maaflah pada papahmu,karna mamah pergi bukan karna papah,tetapi karna sudah takdir mamah.


"tapi mah...kalao papah gak ninggalin kita,mamah tidak akan pergi tinggalkan aku dan kaka mah


Lalu mamah rizalpun menghilang tertelan cahaya putih .


"mamah...mamah...maahhhh....ucap rizal tar sadar ,


Lalu alan dan shera pun bertanya,


"rizal...kamu kenapa rizal,ucap alan.


"iya rizal kamu kenapa...?!tanya shera.


"mamah ka...tadi mamah ada di sini ka..ucap rizal.


"rizal...kamu barusan tidur,mungkin kamu bermimpi,ucap alan.


"iya rizal...sudah kamu istirahat ya...kamu bilang ,kamu ingin secepatnya pulang...ucap shera.


Lalu rizal pun memejamkan matanya.dan alanpun keluar dari ruangan tempat rizal di rawat,sementara shera menemani rizal di dalam.


****


Satu minggu kemudian ,


Semua telah kembali normal ,pagi rizal kembali bekerja di perusahaan orang tua shera,dan kali ini rizal kedatangan seseorang sepesial untuknya.


Di ruang kerja rizal.


"pagi rizal...ucap seseorang.


Lalu rizalpun menjawab sembari mengetik namun karna suaranya tidak asing rizalpun menoleh .


"pagi juga...


"e,tante...?!ucap rizal tersenyum pada mamah shera.


"kenapa ,ko kliatanya kaget...?tanya mirna


"oh ,enggak tante maaf aku kira tadi siapa...,e,tumben tante kesini.ucap rizal.


"iya ,tante mewakili papah shera...karna beliao saat ini tengah pergi keluar negri,kan kamu tau sendiri...sementara doni ,sama kaya kamu sibuk...ucap mirna tersenyum.


"hmm gitu ya tante...,ucap rizal.


"iya rizal...emmm kalao gitu tante tinggal ya...o iya rizal...maaf jangan bikin shera sedih ya...ucap mirna.


"iya tante,saya janji tidak akan buat shera sedih ,ucap rizal tersenyum.


Lalu mirna pun keluar.

__ADS_1


__ADS_2