Berani Menjadi Diri Sendiri

Berani Menjadi Diri Sendiri
Bab 12 BOYFRIEND OR BEST FRIEND?


__ADS_3

"Pasangan itu ada banyak bentuknya, ada pasangan kekasih, pasangan berteman, apa kita pantas di sebut pasangan kekasih jika merusak pasangan pertemanan?" ~Soraya


Sejak pesan Arion kemarin perasaan Soraya jadi gelisah ia takut harapan untuk bersama dengan Arion kembali lagi. Selain itu, Soraya sangat paham dengan perawakan Arion yang selalu menggodanya itu hanya sebatas candaan berbanding terbalik dengan perasaanya yang semakin besar untuk Arion. Soraya membuat rencana agar tidak bertemu Arion saat istirahat.


"Nop, lo mau kan bantuin gue? Pliss masa gak mauu." Pinta Soraya kepada Nopri untuk mengatur rencananya kali ini. “Bantuin apa ?" jawab Nopri terlihat bingung atas permintaan Soraya,


"Gue lagi gak mau ketemu Arion, sekarang kan kita ada jamkos sebelum istirahat dan gue mau pergi ke perpustakaan, jadi tugas lo kalau nanti Arion kesini bilang gue kemana ke tapi jangan bilang ke perpustakaan oke, oke dong yaa!!" Soraya menjelaskan rencananya menghindari Arion respon yang di berikan Nopri hanya mengangguk.


Di mata pelajaran sosiologi hari ini guru mata pelajarannya hanya memberikan tugas karena ada urusan mendadak saat itulah Soraya bergegas untuk pergi ke perpustakaan mengerjakan tugas sosiologi, mencari buku bacaan dan juga menghindar dari Arion.


TEEETT.... TEETTT SAATNYA BERISTIRAHAT, JANGAN LUPA BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA. (bel istirahat)


Tiga menit berselang setelah bel istirahat berbunyi Arion benar datang ke kelas Soraya, kebetulan Meysin lebih dulu melihat Arion di depan pintu kelas mereka.

__ADS_1


"Hai, Arion kan? Cari siapa?" tanya Meysin yang menghampiri Arion di depan pintu kelas, “Iya hai, cari Soraya ada di kelas gak?" Arion menjawab dengan melemparkan pertanyaan lagi, mendengar itu Meysin sontak teringat saat ia memergoki notifikasi pesan dari Arion di handphone Soraya, Meysin jadi yakin ada sesuatu diantara sahabatnya dan gebetannya itu, Haloo ada gak Sorayanya?" ujar Arion menyadarkan Meysin yang masih melamun mendengar Arion mencari Soraya.


"Oh, Soraya tadii tuu pergi ke..." suara Meysin terpotong oleh jawaban Nopri yang baru datang dari dalam kelas "Soraya tuh gak tau kemana pergi tadi pas jam kosong." Ujar Nopri menyambar ucapan Meysin. Bener gak tau dia kemana? Yaudah deh gue cari dia dulu, bye" ucap Arion sembari berjalan melambaikan tangan ke arah Nopri dan Meysin yang masih melihatnya.


"Bukannya Soraya mau ke perpustakaan, kan? Tadi aku gak sengaja denger sih." Tutur Meysin yang masih bingung kenapa Nopri tidak memberitahu Arion soal Soraya .


"iya ke perpus, pengen aja sih bikin dia bingung nyari Soraya, mau ke kantin atau masuk kelas lagi nih?" Jelas Nopri terlihat mengada-ngada.


"Ke kantin yuk, bentar ajak Rya dulu tadi dia masih ngerjain tugas sosiologi sih." Ucap Meysin sambil masuk ke dalam kelas mengajak Rya untuk pergi ke kantin bersamanya. Lalu mereka bertiga pergi menuju kantin mengisi perut yang sudah keroncongan.


"Heran, bisanya bikin orang cape aja." Ucap Arion terlihat kesal melihat Soraya yang duduk santai di perpustakaan.


“Gak boleh berisik di sini, pelan kalo ngomong." ujar Soraya sambil menghela napas melihat keringat Arion.

__ADS_1


“Duduk, ngapain berdiri mulu lap tuh keringatnya." Sambung Soraya menyodorkan tisu di sakunya. "Gitu dong, ini baru Soraya anya gue." Sambut Arion dengan semangat setelah mendapatkan perhatian dari Soraya .


"Gue kira kemarin lo setuju kita ke kantin bareng, tapi malah bikin gue pusing nyari lo sampai ke sini ." Gerutu Arion dengan tatapan manjanya kepada Soraya. Hala yang merasa tak karuan di tatap lagi oleh Arion berusaha bersikap biasa saja mengalihkan perhatian Arion.


"Gak usah ngeliat ke gue, lagian gue kemarin gak bales pesannya." Jawab Soraya sedikit dingin padahal yang sebenarnya perasaannya meleleh di dekat Arion.


"Aya, berhenti menghindar dari gue, kalo gue punya salah ya bilang bukannya menjauh." Ucap Arion sambil membulak balikan buku bacaan yang bahkan ia tidak mengerti itu buku apa.


"Gak ada yang menghindar, udah diem deh berisik orang ke sini mau baca bukan ngobrol." Jawab Soraya ketus.


"Liat gue sebentar Aya." titah Arion menunggu tatapan Soraya kepadanya. Soraya sedikit kesal entah apa yang akan Arion lakukan untuk menggoda dirinya lagi, bel masuk kelas akan segera berbunyi Soraya tidak mau membuang banyak waktu lagi ia menuruti kemauan Arion untuk melihatnya.


"Aya gue suka sama lo, akhir-akhir ini gue selalu mikirin lo, bahkan gue dulu merasa mungkin karena kita sahabat jadi wajar aja kalau aku mikirin sahabat sendiri tapi ini udah gak biasa, gue aja gak habis pikir kenapa gue nyari lo sampai ke rooftop, gue gak bisa tahan perasaan ini lagi. Sekarang tergantung lo mau atau enggak, tapi gue gak mau maksain lo karena suka sama lo itu pilihan gue walaupun lo gak suka balik gue bakal menyayangi lo seperti ini." Jelas Arion tentang perasaannya tanpa jeda saat mata mereka saling bertatapan.

__ADS_1


Pengakuan itu membuat Soraya kaget karena tidak terbayang Arion akan menyukainya sontak ia berteriak dan kabur lari dari perpustakaann, sama kagetnya dengan Arion melihat respon Soraya bukannya menjawab melainkan lari darinya. Arion sedikit gelisah dengan keputusannya mengatakan perasaannya kepada Soraya.


Apa ya yg akan terjadi 🤔


__ADS_2