
"Ga usah sok ganteng deh." Jawaban sorayaa ketus kepada Arion yang sedang mengungkapkan soraya.
"Kayanya gak mungkin lo gak ada rasa suka gitu ke gue, kita udah lama loh temenan, dan lo harus tau setiap hari ada aja yang kirim surat cinta buat gue. Masa lo ga pernah suka aneh banget. " Desak Arion memastikan perasaan soraya kepadanya.
"udah sana pulang ganggu ketenangan hidup gue aja. Pulangggg!!" suara soraya meninggi, ia mendorong Arion dati rooftop sampai ruang tengah agar keluar dari rumahnya, Arion yang sangat mengerti soraya ketika tidak mau diganggu akhirnya memutuskan untuk pulang dengan kesal karena tidak jadi beli gitar.
Setelah Arion pergi dari rumah soraya, soraya duduk di atas kasur kamarnya. Sambil menggerutu
"AARRRGGHHH bego banget deh lo, Arion gila ngapain pake nawarin jadi gebetannya!! Gak peka banget emang selama ini gue deket sama dia dari tiga tahun lalu cuman pengen jadi teman. Udah nunggu tiga tahun temen sendiri malah suka aarrghhhhhh, bikin gila aja siiiiii semua oranng. Ga usah deh ribet jadi calon gebetan segala lo ada di hidup gue aja udah seneng." Raisa pulang dari tempat kerjanya mendengar suara anaknya yang teriak-teriak dalam kamar yang di kunci.
"Nak, kenapa? Ada apa?" ujar Raisa mengetuk-ngetuk pintu kamar soraya. "Hah mah, gak ada apa-apa, aman kok aman." Jawab soraya dengan ekspresi menutup mulutnya terkaget.
“Ya udah nanti keluar ya. Mamah bawa makanan nih." Suruh Raisa pada soraya sambil menyimpan barang bawaannya.
__ADS_1
"Katanya bahagia itu punya setiap orang, menurut gue bahagia itu cuman punya anak kecil yang makin besar makin sedikit senangnya." ~Nopri
Nopri
"Bisa gak sih berhenti mabuk-mabukan, malu sama tetangga, gimana anak kita di sekolah kalau bapaknya cuman bangun tidur, berangkat malam pulang pagi apa kerjaan kamu, ngaish uang enggak cuman bisanya habisin uang aja!!!" suara teriakan Ratna (ibu nopri) terdengar jelas sampai ke kamar nopri walaupun pembicaraan itu terjadi di ruang tengah. nopri hanya bisa mendengarkan suara yang tidak mau ikut campur. campur.
“Berisik banget, suami baru pulang di sambut malah di bentak, istri gak berguna!” nada suara ayah nopri lebih tinggi dari suara Ratna, mereka memang sering kali bertegak saat keduanya berada di rumah. Pertengkaran itu berlanjut saling melemparkan barang suaranya semakin berbisik di kepala nopri.
Pesan yang selalu muncul di jam yang sama setiap hari setelah ia masuk ke SMU Jaya Mandiri. Pernah berprasangka ada orang yang ingin berbuat jahat kepadanya atau mungkin dari teman ayahnya, namun pesan itu hanya datang untuk menanyakan kabar nopri tanpa bertanya hal apa pun lagi, sejauh ini tidak ada hal jahat yang datang kepadanya akibat pesan itu. Jadi nopri memutuskan untuk membalas dengan biasa saja saat pesan tanpa pengirim itu datang lagi dan lagi.
Setelah beberapa jam berolahraga orang sudah mereda nopri memberanikan diri untuk keluar dari rumah bertemu untuk soraya di taman dekat rumah soraya agar ia bisa menyegarkan semua pikiran di kepalanya.
"ayaa, aku udah di taman ke sini sekarang cepet!" pesan singkat yang Savita kirimkan kepada soraya. Iya." Jawab sambil beranjak keluar dari rumahnya menggunakan sepeda kesayangannya.
__ADS_1
Sesampainya di taman soraya melihat nopri di datangi geng hits kakak kelas mereka di SMU Jaya Mandiri, nopri hanya mendengarkan ocehan kakak kelas itu langsung saja soraya mendekati setelah semuanya pergi.
"Ada apa tadi nop ?" tanya soraya penasaran langsung duduk di samping nopri .
“Katanya mereka udah tau background keluarga gue, soal bapak gue yang suka mabuk, ibu gue yang cumin jadi pembantu. Gitu deh pokoknya." Jelas nopri tanpa mau mempermasalahkan kejadian tadi.
“Ta, lo kan temen gue dari dulu, lo tau kan gue suka sama Arion dia juga sering main ke rumah gue, yang paling mengagetkan meysin juga suka sama diaa. Masa iya gue harus ngejauhin Arion orang yang gue suka selama tiga tahun belakangan ini." Ucap soraya dengan nada khawatir, bingung dan semua perasaan takutnya bercampur aduk.
"Ehh, tapi lo deh yang cerita, cerita gue yang tadi nanti aja di bahasnya, terlihat sepertinya masalah hidup lo lebih berat hari ini." Lanjut soraya jawaban yang akan diucapkan nopri tentang cerita.
"Gak ada cerita gue mah, cuman pengen bahagia aja tapi gak tau caranya." Jawab nopri dengan suara yang santai sambil melihat kea rah anak kecil yang berlarian di taman itu.
"Bahagia ya? Cari gebetan aja terus bayangin dia bisa jadian sama lo." Begitu kata soraya yang bahkan dirinya sendiri sedang merasa tidak bahagia. "Masa iya bisa gitu?
__ADS_1