Berani Menjadi Diri Sendiri

Berani Menjadi Diri Sendiri
Bab 23


__ADS_3

Langit sore selalu berhasil membuat Soraya jatuh cinta berkali-kali, keindahannya tak pernah terlihat membosankan mungkin saja Soraya menyukai langit sore perihal warna jingganya ataupun perihal sinar mataharinya yang sempurna.


Tanpa Soraya sadari ia berada di rooftop rumahnya sudah hampir dua jam melamun sendirian, suasana seperti itu tak pernah terlewatkan dalam kesehariannya. Suasana sore adalah tempat paling nyaman untuk menemani kesendirian Soraya yang walpaupun sejak satu jam yang lalu pesan dari Arion belum juga ia balas, mentari sedang mencuri perhatiannya ia tidak mempedulikan pesan dari Arion. Begini pesannya....


"Yang, ini nih kebiasaan kamu susah banget balas chat, pasti lagi di rooftop, aku juga liat langit nih warnanya bagus banget, puas-puasin aja dulu liat langitnya nanti malam telpon aku ya.


"Arion menulis pesan itu dengan perasaan geramnya yang sering kali dihadapkan dengan sikap Soraya yang cuek. Sebenarnya Soraya sudah lihat pesan itu tapi seperti biasanya tidak boleh ada yang mengganggunya jika ia sedang melihat langit favoritenya.

__ADS_1


separuh lagi tergantikan dengan awan hitam yang akan berganti malam. Hala masih duduk menatap langit sore itu, tepat pukul lima sore ibunya mengirim pesan untuknya.


"Aya kalau lapar ada makanan di lemari es tinggal kamu hangatkan lagi, ibu masih kejar deadline nih kerjaannya maaf ya gak makan malam bareng hari ini, biar gak sendirian boleh tuh ajak Arion mampir ke rumah." Ujar ibu Soraya dalam teks whatsaapnya. Dengan semangat Soraya langsung menyetujui saran ibunya, ia berlari turun dari rooftop menuju dapur melihat-lihat ada bahan makanan apa saja, lepas itu ia membalas pesan dari Arion.


"Iya maaf, kebiasaan pacarmu memang begitu malam ini mau dinner bareng aku gak? Tapi di rumah aku aja gimana? Soalnya ibu lembur kerjanya hari ini, kalau kamu bisa temenin aku makan malam tolong sekalian beli dessert ya siapa tau ada yang jual di jalan,okey bebs." Balas Soraya kepada Arion dengan semangatnya berharap Arion akan menemani dirinya. Tidak menunggu beberapa lama Arion membalas pesan itu dengan cepat.


Setelah mendapatkan pesan dari Arion bahwa ia akan datang sesegera mungkin Soraya membereskan rumahnya agar terlihat lebih rapi, setiap Arion datang Soraya selalu menginginkan Arion nyaman berada di rumahnya, di sela-sela Soraya sedang membersihkan rumahnya handphone Hala berdering terdapat panggilan suara dari Aska.

__ADS_1


"Ihhh, mau ngapain sih ni orang." Gumam Soraya ketika hendak mengangkat telpon dari Aska.


" Hallooo, lama banget angkatnya." Suara Aska dalam panggilan itu, “ Cepettt mau ngomong apa." Jawab Soraya ketus, "Santai dong Aya, gue mau jujur aja deh ke Nopri kalau kita keluarga mau kaget ke mau apa terserah." Jelas Aska mengapa ia menelpon Soraya, “Ya bilang aja itu mah terserah lo." Ucap Soraya yang masih dengan nada ketusnya.


"Bukan gitu, gue mau jujurnya hari ini gue ajak Nopri ke rumah lo, kata tante gue boleh ke rumah lo sekarang soalnya tantenya kerja lembur, boleh gue datang kan Aya sekarang gue mau jemput Noprinya." Ucap Aska menjelaskan dengan detail.


“Gila ya ibu gue kenapa laporan mulu ke lo kalo lembur kerjanya, Arion mau ke rumah gue sekarang lo malah ikut-ikutan." Jawab Soraya dengan kesal. "Lebih bagus dong double date, pokonya gue ke sana

__ADS_1


__ADS_2