
"Dulu mengira jadi dewasa itu menyenangkan, saat sudah beranjak dewasa permasalahan silih berganti, kemudian menginginkan masa kanak-kanak kembali lagi." ~tidak diketahui
Pengumuman hasil pendaftaran yang dipilih dengan nilai yang dimiliki pada ujian tingkat sebelumnya, akan umumkan melalui email pendaftar pada hari ini. Kegelisahan meysin terlihat sejak pagi ini tinggal menunggu 5 jam lagi.
"Bu, kalau gak diterima gimana, aku sekolah kemana lagi? Gimana dong bu, ibu ih gimanaaa ?" meysin tidak bisa diam menunggu di depan laptop yang sudah ia buka dari tadi, ibunya yang sedikit menertawakan tingkah laku laku meysin.
"Kenapa sih mey? Tenang aja banyak kok sekolah lain yang mau nerima kamu." tukas ibunya sambil meninggalkan meysin ke dapur.
"Aduh,... padahal udah ada kenalan sama yang daftar di sana juga, sayang banget kalau gak masuk ke SMA Tunas Bangsa, arrghh gimana dong apa iya harus sekolah di SMU Jaya Mandiri, gaada yang kenal nanti, aduuuuh." Ocehan meysin tidak berhenti sambil mencenggelamkan wajahnya ke boneka beruang kesayangannya.
Waktu berlalu, 4 detik lagi pengumuman akan di buka sambil gemetar meysin membuka emailnya dan benar-benar ada email dari SMA Tunas Bangsa. Tanpa berlama-lama lagi meysin langsung membaca email itu, namun ternyata hasilnya sesuai dengan perkiraannya ia benar-benar harus sekolah di SMU Jaya Mandiri.
__ADS_1
Tidak bisa di pungkiri selalu, meysin tidak dapat melihat matanya, ia menangis karena harus merasakan masuk ke sekolah yang sudah ia impikan sejak lama. Ibunya menghampiri meysin untuk menenangkan anaknya,memberikan kata-kata semangat untuk meysin
Kesedihan yang di alami Meysin atau Rya menemukan titik terang, perlahan mereka mulai menerima semua yang mereka alami dan kini hari pertama sekolah di SMU Jaya Mandiri akan segera dimulai.
"Pengumuman kepada seluruh peserta didik baru untuk segera memasuki ruang aula, yang beraada di bangunan sebelah kiri setelah gerbang masuk. Sekali lagi, kepada semua peserta didik baru untuk segera memasuki ruang aula, yang beraada di bangunan sebelah kiri setelah gerbang masuk." Suara lantang pak Dadang menggunakan toa sekolah.
"Huftt, male banget udah gitu sendirian lagi, kenalan gak ya? Aduh Ya Allah tolong hamba." Gumam meysin sambil berjalan menuju Aula.
"Rya, iya jadinya di sini, tadi sempet takut karena belum punya temen untung kamu juga disini." Suara Meysin dengan intonasi yang sangat tenang karena akhirnya ia mempunya teman di sekolah ini.
"Yaudah yuk ke aula, aku ada temen katanya sih udah di aula." Tutur Rya sambil menggandeng Meysin berjalan Bersama ke aula.
__ADS_1
Masa pengenalan peserta didik baru sesi 1 akan segera selesai. Meysin , Rya dan kedua teman Rya termasuk dalam sesi 1 mereka akan selesai dan pulang lebih awal.
SESI SATU TELAH SELESAI SILAHKAN MENINGGALKAN RUANG AULA (suara pergantian sesi pengenalan siswa)
"Yuhuuuuu, akhirnya keluar juga udah pegel banget dari tadi duduk." Gerutu rya sambil kegirangan berlari keluar aula.
"Kita belum kenalan nama lo siapa?" Ucap Nopri melirik ke arah meysin. Raut wajah meysin yang sedikit kaku membalas pertanyaan dari nopri teman dekat Rya, sedangkan Soraya hanya ikut mendengarkan percakapan mereka.
"Aku meysin ." Jawab meysin singkat hanya belajar dengan senyum tipisnya. Lalu nopri langsung mengenalkan soraya kepada meysin yang bahkan Hala sendiri tidak mengeluarkan sepatah kata pun.
"Udah kenalannya, aku pulang.
__ADS_1
Akan kan merekam menjadi sabat dan membuat geng ?...