Berani Menjadi Diri Sendiri

Berani Menjadi Diri Sendiri
Bab 29


__ADS_3

Pesan dari meysin sudah jelas membuat Soraya enggan mengetahui lebih jauh tentang lagi, walaupun di lubuk hatinya rasa peduli terhadap Meysin masih besar kekhawatirannya juga tidak kalah besar, pikiran dan hatinya masih tidak seirama sejak semalam ia tidak bisa memberikan saran apapun kepada Rya dan Nopri untuke menyelesaikan masalah Meysin, pagi ini adalah minggu terakhir mereka mendapat pembelajaran seperti biasa karena minggu depan ujian kenaikan kelas akan dilaksanakan, tidak terasa mereka akan menginjak bangku kelas dua SMA.


Pagi ini Soraya bersiap-siap lebih cepat dari biasanya bukan karena Arion akan menjemputnya tapi karena ia ingin duduk lebih lama di rooftop sekolah, tepat pukul lima lebih tiga puluh menit Soraya sudah berpamitan kepada ibunya untuk pergi sekolah dan tiba di sekolah pukul enam, tidak lupa ia membeli beberapa cemilan untuk mengganjal perutnya pagi ini.


Setelah itu bergegas pergi ke rooftop dan hal yang tak pernah Soraya duga Arion sudah duduk di tempat biasa Soraya duduk.


"Lah, kok ada di sini?" Tanya Sorayaa yang heran dengan keberadaan Arion di sana.


"Tempat yang kamu suka adalah tempat yang aku suka juga." Balas Arion dengan bercanda.

__ADS_1


" Kenapa tau aku mau ke sini?" Tanya Soraya dengan wajah seriusnya,


"Dari semalam aku kirimin pesan baru di balas nya tadi pagi banget, berarti lagi ada masalah ya kan? Dan aku tau kalau ada masalah kamu larinya ke rooftop." Jelas Arion yang sudah mengerti dengan pola kehidupan Soraya. “Yah, jadi gak seru." Jawab Sotaya terkesan keberadaan Arion menjadi penganggu moodnya hari ini.


" Apanya yang gak seru, aku di sini jadi gak seru gitu?" Tanya Arion dengan kesal berdiri dari kursi sebelah Soraya "HAHAHAHA, enggak-enggak serius banget, santai dong Ay.” Jawab Soraya membalas lelucon Arion.


Mereka berdua menghabiskan jam pagi sebelum masuk perlajaran pertama di rooftop sekolah ditemani dengan berbagai jenis makanan yang mereka bawa, di atas rooftop mereka melihat Rya yang berlari terburu-buru masuk ke kelas.


“Kenapa ya dia?" Ucap Soraya yang juga kebingungan, "Udah gak usah di pikirin kayanya masalah Meysin aja masih berputar di kepalamu.” Balas Arion dengan suara datar menatap ke langit.

__ADS_1


"Tau apa soal masalah Meysin?" Tanya Sorayaa penasaran daritadi ia merasa Arion menjadi jauh lebih tau tentang dirinya.


"Gak banyak sih, aku tanya beberapa hal yang membuatmu gak balas pesanku aja ke Nopri dan Meysin penyebabnya kan?" Jelas Arion tanpa membalas tatapan Soraya.


Soraya yang malas membahas lebih jauh tentang Meysin kepada Arion memutuskan untuk membiarkan percakapan mereka berhenti begitu saja.


Bel masuk kelas berbunyi, Soraya langsung bergegas pergi dari rooftop meninggalkan Arion yang sedari tadi diam tanpa ada percakapan lagi.


Soraya sampai di kelasnya menemukan Rya yang matanya sedikit sembab duduk di mejanya di temani Nopri yang mengelus-elus pundaknya seperti sedang menenangkan.

__ADS_1


"Ada apa Nop?" Tanya Sorayaa yang tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Rya, belum sempat pertanyaan Soraya terjawab oleh Nopri guru mata pelajaran pertama hari ini sudah masuk kelas dan akan memulai pelajarannya, Nopri pun berdiri dari meja Soraya untuk berpindah ke mejanya dan berkata pada Soraya.


"Nanti abis pelajaran ini gue jelasin." Ucap Nopri yang kembali memperhatikan guru yang sedang menerangkan materi pembelajaran di depan kelas begitu juga dengan Soraya.


__ADS_2