
Keesokan harinya soraya yang selalu bangun lebih pagi dari Yerikho memutuskan untuk pulang tanpa berpamitan langsung, ia hanya menulis catatan di stiky note milik meysin bahwa ia sudah pulang.
Selama 3 tahun terakhir ia menjadi penganggum rahasia akhirnya bisa mengobrol lebih lama dari sekedar bertanya apa kabar, tiba-tiba ada pengagum lain. Hal itu tidak pernah terpikirkan bagi soraya, belum lagi sang penganggum baru adalah sahabatnya sendiri. Entah keputusan seperti apa yang akan soraya ambil.
"Assalamualaikum, mah.... Dimana? Ucapan salam dari Soraya saat memasuki rumah, tidak terdengar sahutan dari siapapun.' Pada kemana sih ini? Mah." Teriakan soraya mencari mamahnya tidak ada juga, alhasil ia mencari ia bergegas menuju kamar untuk merebahkan badanya, karena semalam tidak tidur dengan nyenyak, banyak pikiran negatif datang silih berganti setelah meysin menceritakan perasaannya kepada soraya yang tidak mendengar.
Langit sakit menemani teman-teman soraya di atap rumahnya, pengakuan meysin terus menganggu pikiran soraya, berusaha tidak menjelaskan menjadi lebih banyak kemungkinan yang munculnya. Pesan masuk dari Arion hadir lagi sore ini.
"Ayaaa, bisa temenin gue ga? Pengen beli gitar baru." Pesan singkat datang dari Arion masih belum soraya baca, karena ia ingin memperlambat Arion agar hubungan dengan meysin tak perlu ada kesalahpahaman.
__ADS_1
2 jam berlalu pesan itu bertambah banyak, setelah pesan terakhir "66 gue ke rumah lo aja deh, lama gak bales bales, lagi ngapain sih?" Lagi-lagi soraya membiarkan pesan itu masuk begitu saja.
Tiga puluh menit bekerja Arion tiba di rumah soraya, yang kebetulan orang tua soraya belum pulang dari tempat kerja, tanpa merasa canggung Arion masuk ke kamar soraya, tetapi soraya tidak ada di sana.
"Ayaaaaa, di mana lo?" teriakan Arion tidak ada sahutan dari siapa pun, lalu Arion pintu menuju rooftop terbuka langsung saja ia beranjak pergi ke sana. Melihat soraya yang menatap langit dengan handphone yang berada di sampingnya.
"Lagi malas aja buka hp." Jawab soraya dengan jawaban singkat yang selalu ia lakukan itu. “Anterin gue cepet ganti baju!!” titah Arion menarik tangan soraya agar berdiri beranjak dari duduknya "Malas ah, pergi aja sama gebetan lo siapa tau pacarana beneran, gimana sih PDKT malah datang ke gue.
" soraya melepaskan tangan nya dari Arion emosi soraya tidak bisa ia kendalikan sendiri, yang diharapkannya hanya agar Arion pergi dan tidak lagi mendekati dirinya baik sebagai teman atau apa pun masih tutur.
__ADS_1
"O iya, soal gebetan lo mau gak jadi calon gebetan gue? Soalnya gue udah gak suka lagi deh sama gebetan gue sebelumnya." Sambung Arion sambil duduk di sebelah soraya.
"Ga usah sok ganteng deh." Jawaban sorayaa ketus kepada Arion yang sedang mengungkapkan soraya.
"Kayanya gak mungkin lo gak ada rasa suka gitu ke gue, kita udah lama loh temenan, dan lo harus tau setiap hari ada aja yang kirim surat cinta buat gue. Masa lo ga pernah suka aneh banget." Desak Arion memastikan perasaan soraya kepadanya.
apakah soraya juga mempunyai perasaan juga terhadap Arion?...
jangan sampai ketinggalan ceritanya
__ADS_1