BILLIONAIRE

BILLIONAIRE
Kasihan sekali


__ADS_3

Masih kelanjutan dari part sebelum nya ya. Semoga kalian suka.


***************


Ketika alana ingin pergi dari kamar sang suami, namun tiba tiba devan bangun dan menarik alana. Alana yang terkejut pun merasa sangat panik.


" astaga mas " kata alana.


Devan menghempaskan tubuh kecil alana di atas ranjang kamar nya tersebut. Alana panik dan diri nya ingin pergi namun di tahan oleh sang suami.


" mas jangan mas alana mohon jangan mas " ucap alana memohon.


" mas sadar mas " kata alana.


Devan mencium alana dengan sangat rakus, kemudian devan membuka semua pakaian yang di gunakan alana, alana mencoba untuk memberontak namun usaha nya sia sia, karna tenaga alana dan devan pasti sangat kuat tenanga sang suami, alana menangis ketika devan membuka pakaian nya secara paksa. Kini alana hanya menggunakan bra dan cd saja, devan dengan cepat membuka seluruh pakain yang ia gunakan. Dan menaiki atas ranjang.


" mas jangan seperti ini mas " kata alana.


Dan kalian tau sendiri bukan kelanjutan yang di lakukan oleh devan dan alana.


**************


Pagi hari nya devan bangun terlebih dahulu, betapa terkejut ketika diri nya tidak memakai baju dan ****** *****, devan menatap ke arah samping dan melihat alana yang sedang ter tidur nyenyak.


" astaga apa yang sudah ku lakukan dengan wanita murahan ini semalam " kata devan frustasi.


devan memutuskan untuk melangkah menuju ke arah kamar mandi.


Saat devan telah selesai kini diri nya menggunakan pakaian kantoran seperti biasanya. Devan mengambil air minum yang berada di atas nakas dan menyiram alana begitu saja.


Alana yang di siram pun terkejut dan langsung menutupi tubuh polos nya itu.


" dasar wanitan murahan, bahkan kau yang menjebak ku kan, dasar ****** murahan " ucap devan tanpa memikirkan perasaan alana.


" tidak mas, aku tidak pernah melakukan hal menjijikan seperti itu " kata alana.


" semalam mas mabuk jadi kita seperti ini " kata alana lagi.


" oh jadi kamu menyalah kan saya wanita murahan, jelas jelas kamu yang mau menjebak saya " kata devan emosi.

__ADS_1


alana yang di tuduh seperti itu pun hanya diam saja, tanpa berniat membela diri nya lagi. Alana segera turun dari atas ranjang dengan menggunakan selimut untuk membungkus tubuh polos nya itu.


Akkhh


" mengapa begitu sangat sakit sekali " batin alana.


Ke wanitaan nya begitu sangat ngilu, alana berjalan dengan berpenggangan di tembok kamar sang suami, alana mengambil pakaian pakaian yang berserakan di lantai. Kemudian pergi dari kamar sang suami.


devan yang tanpa sengaja melihat ke arah ranjang, diri nya terkejut sangat terkejut, ketika melihat ada banyak noda darah di sprei, devan yakin jika noda itu karna diri nya telah memerawani alana. Diri nya cukup terkejut jika alana masih perawan.


*************


Alana pov


Diri nya kini sudah berada di dalam kamar yang ia tempati, wanita itu kemudian melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi.


" mengapa sangat begitu sakit sekali, aku kira tidak akan sesakit ini rasa nya " kata alana sambil meringis ke sakitan.


" mengapa harus jadi seperti ini tuhan, ini tidak seperti yang ku harap kan " kata alana.


" semoga saja aku tidak hamil nanti nya, karena aku takut jika mas devan tidak mau menerima anak nya nanti, karana masih membenci ku " kata alana.


" aku jadi bingung mau masak sarapan apa " kata alana lagi.


Hari ini alana kerja pada siang hari, jadi diri nya bisa bersantai sambil membersihkan mension.


" astaga aku lupa kalau persediaan makanan sudah habis, aku sudah punya uang lagi untuk membeli nya, aku coba minta ke mas devan aja deh, semoga saja mas devan mau memberikan nya uang untuk belanja " batin alana.


Alana mencoba untuk meminta uang kepada sang suami, semoga saja suaminya itu memberi nya uang untuk membeli persediaan bahan bahan makanan.


Tuk tuk tuk


Alana segera bangun dari duduk nya, dan menghampiri sang suami yang baru saja turun dari lantai atas.


" mas devan " panggil alana.


" mas, aku mau minta uang untuk persediaan makanan, soal nya di dapur udah gada bahan makanan sama sekali, beras juga udah gada mas " ucap alana


devan yang mendengar ucapan alana pun, melangkah begitu saja tanpa memperdulikan sang istri nya.

__ADS_1


" mas aku mohon buat kali ini saja, aku sudah tidak memiliki uang sepersen pun mas, aku kalo punya uang pun tidak akan meminta pada mu mas " ucap alana seraya memohon.


" mas devann mas " panggil alana.


devan tidak memperdulikan alana dan menyenggol wanita itu begitu saja, diri nya tidak memberi uang kepada alana, padahal sudah jelas bahwa alana jadi tanggung jawab nya.


" aku harus meminjam uang ke pada siapa lagi " kata alana dengan sangat lesu.


Seperti nya kali ini alana akan benar benar kelaparan, diri nya sudah tidak memiliki uang sepeser pun.


Kini sudah pukul jam dua siang. Alana sedang bersiap siap untuk pergi bekerja, kewanitaan nya kini sudah lumayan membaik.


" semoga saja aku kuat, aku akan banyak minum di sana supaya tidak kelaparan " kata alana.


Alana sedang berjalan menuju tempat ia bekerja, ketika sudah sampai di tempat kerja nya, alana segera membersihkan meja meja, menyapu lantai dan membersihkan kaca kaca ruangan.


" mengapa aku sangat begitu lapar " kata alana.


" aku tidak punya uang untuk membeli makanan " batin alana.


Alana pun memperbanyak meminum air putih supaya diri nya kenyang, tanpa sengaja rekan kerja nya ada yang melihat alana sedang meminum air, dia yakin alana sedang sangat kelaparan. Orang itu pun pergi untuk membeli kan makanan alana kali ini, diri nya tidak tega dengan gadis itu, karna dia sudah menganggap alana adalah adik nya sendiri.


" ini ada makanan buat kamu, tadi saya beli dua soalnya " ucap orang tersebut sambil menyodorkan makanan kepada alana.


" tidak usah repot repot kak, aku jadi ga enak " kata alana


" tidak merepotkan " kata teman alana.


" ini ambil dan segera makan " kata teman alana lagi.


" terimakasih ya aku jadi ngerepotin deh " ucap alana sambil mengangguk malu.


Alana pun mengambil makan yang di sodorkan oleh temen baru nya itu. Alana segera memakan nya, karna diri nya sudah benar benar sangat lapar.


" kasihan sekali alana, makan saja seperti orang kelaparan seperti itu, sebenar nya apa yang terjadi dalam kehidupan nya itu " batin teman alana.


***************


Terima kasih yang udah baca saya, semoga kalian suka ya, maaf kalau masih banyak kata kata atau tanda baca yang salah.

__ADS_1


__ADS_2