BILLIONAIRE

BILLIONAIRE
Baik son


__ADS_3

Part sekarang adalah lanjutan dari part sebelum nya ya gaes, jangan lupa kalian follow akun ini, like dan juga komen ya, supaya aku jadi semangat menulis part part selanjut nya, terima kasih banyak buat kalian yang udah mau nyempatin diri untuk membaca novel ke dua yang saya tulis ini, semoga kalian suka ya.


Next ke lanjutan dari part sebelum nya ya teman teman.


**********


" ayah tolong maaf kan aku, aku pasti akan memberi mu uang ayah, tetapi sekarang aku sedang tidak memiliki uang sama sekali " ucap alana memohon ke pada sang ayah nya itu.


" halahh dasar kau anak tidak tau diri, aku di sana meminta uang ke pada mu, tapi kamu sama sekali tidak memberi ku uang itu, sudah bahagia kah diri mu sekarang, sampai sampai aku mengancam mu pun kau tidak takut sama sekali " ucap ayah anton ke pada alana.


" jangan kasih ampun dia suami ku, dia sangat tidak tahu diri bukan, kau meminta uang tetapi putri mu itu tidak datang membawa uang " ucap ibu tiri alana mengompori suami nya itu.


anton menarik rambut alana dengan sangat kencang.


" ampun yah sakit ini sakit " ucap alana


Plak plak plak


" kau anak yang tidak tau diri alana " ucap anton.


" maaf kan aku pah, aku akan meminta uang ke pada devan nanti setelah diri nya pulang dari kantor nya pah, kalau sekarang aku tidak mempunyai uang sama sekali " ucap alana.


" ayah per cuma saja memukul ku, karena aku tidak punya uang untuk memberi mu " ucap alana lagi.


Anton pun terdiam cukup lama, lalu dia kemudian melepas kan tarikan yang ada di rambut alana itu.


" aku akan kembali lagi nanti, jika sampai tidak ada lagi, maka kamu akan habis di tangan ku, ingat itu anak yang tidak tahu diri " ucap anton keras lalu pergi begitu saja dari hadapan alana.


" ayo kita pergi, kita akan kembali lagi nanti " ucap anton sambil menarik tangan istri nya ter sebut.

__ADS_1


alana pun terduduk dengan sangat lemas, akhir nya ayah nya itu sudah pergi dari mension suami nya ter sebut, alana segera menutup pintu mension nya ter sebut.


Alana segera melangkah kan kaki nya menuju ke dalam kamar nya ter sebut, dan segera menghilang kan jejak jejak yang baru saja di buat oleh ayah nya ter sebut, karena takut jika sang suami tahu ke adaan diri nya itu.


Alana meng istirahat kan badan nya yang terasa sangat lemas itu, sebelum alana mem beres kan mension suami nya ter sebut.


************


Kini devan sudah berada di kantor nya ter sebut, dan sedang mem beres kan beberapa dokumen dokumen yang belum di peggang sama sekali oleh diri nya itu.


Namun saat devan sedang membaca beberapa dokumen tiba tiba, ada yang mengetuk pintu ruangan nya ter sebut.


Tok tok tok


" masukk " ucap devan


Orang itu pun segera masuk ke dalam ruangan anak nya ter sebut.


Devan segera ber diri dari kursi ke besaran nya ter sebut.


" ada penting apa ayah datang kemari? " ucap devan ke pada sang ayah nya ter sebut.


" ayah hanya mampir saja, karena tidak sengaja melewati kantor mu " ucap sean ke pada anak nya itu.


" aku kira ayah datang kemari karena ada hal yang sangat penting yang ingin ayah bicara kan ke pada ku " ucap devan kepada sang ayah nya itu.


" bagaimana kabar istri mu? " ucap sean ke pada anak nya itu.


" dia sangat baik yah " ucap devan.

__ADS_1


" bagus kalau begitu, jaga istri mu itu devan, karena sekarang dia sudah menjadi tanggung jawab mu, kau harus bisa menjadi suami yang bertanggung jawab ke pada istri mu, jadi kan dia sebagai wanita yang sangat beruntung bisa mengenal mu, dan jangan pernah menyakiti wanita sebaik diri nya " ucap sean panjang lebar ke pada anak ter akhir nya ter sebut.


Devan hanya bisa menganggukan ke pala nya nya ter sebut ke pada ayah nya itu.


" iyaa yah aku mendengar nasehat mu itu " ucap devan ke pada ayah nya ter sebut.


" kapan kapan datang lah ke rumah ber sama istri mu itu, bunda mu sangat kangen ke pada menantu nya " ucap sean.


" iyaa yah, aku akan datang ke rumah jika sudah ada waktu yang pas " ucap devan.


" ya sudah kalau begitu ayah pergi ter lebih dahulu, karena akan meng hadiri meeting " ucap sean ke pada devan.


" iyaa yah hati hati di jalan " ucap devan ke pada ayah nya itu.


" baik son, sampai jumpa nanti, kabari jika membutuh kan apa pun itu " ucap sean


Devan hanya mengangguk saja mendengar ucapan ayah nya ter sebut. Dan kini ayah nya pun sudah pergi dari ruangan kerja nya itu.


Kini devan kembali duduk di atas kursi kebanggan nya ter sebut. Dan melanjut kan kembali pekerjaan nya yang sempat ter tunda tadi.


**********


Alana pov


Kini alana baru saja bangun dari tidur nya ter sebut, dan segera menuju ke dalam kamar mandi untuk membuang air kecil, dan setelah itu diri nya membersih kan mension sebelum suami nya itu pulang dari kantor, alana pasti kan suami nya pulang dari kantor, mension dalam ke adaan rapih dan juga bersih tentu nya. Karena alana tidak mau suami nya itu memarahi nya, apalagi jika suami nya itu mengucap kan kata kata yang buruk ke pada diri nya ter sebut.


Kini alana tengah menyirami beberapa tanaman yang berada di halaman mension nya ter sebut, sambil sesekali ber nyanyi menghilang kan ke jenuhan yang ter jadi, alana takut meminta uang ke pada suami nya ter sebut takut di pandang buruk oleh nya, sebenar nya alana juga tidak ingin membawa bawa suami nya di dalam permasalahan nya kali ini.


*************

__ADS_1


Terima kasih buat kalian yang sudah menyempat kan diri untuk membaca hasil karya karangan dari saya ini. Buat kalian jangan lupa di like, komen dan juga follow ya, supaya saya jadi semangat buat melanjut kan part part yang selanjut nya.


Kelanjutan nya tunggu di part selanjut nya ya teman teman, saya akan segera melanjut kan part nya. terima kasih buat kalian semua yang sudah baca cerita sayaa di part ini see you.


__ADS_2