
Part sekarang adalah kelanjutan dari part ab nya ya, terima kasih buat kalian yang udah membaca, jangan lupa like, komen dan juga follow ya. Supaya saya bisa semangat lagi untuk menulis cerita ke lanjutan nya sampai ending nanti nya.
terima kasih kalian semua, jangan lupa baca juga novel novel saya yang lain nya yaps, yang semoga saja kalian semua suka dengan alur dari cerita nya.
*********
" Saya ingin memasan makanan dan juga minuman " ucap zaki ke pada pelayan tersebut.
" baik pak, mau pesan yang mana? " ucap karyawan itu.
" steak 4 dan juga americano nya 4 " ucap zaki lagi.
" baik pak, saya saya ulangi lagi ya, steak 4 dan juga americano 4 ya " ucap karyawan ter sebut.
" tunggu sebentar pak pesenan akan saya siap kan " ucap karyawan ter sebut.
" terima kasih " ucap zaki
" bagaimana dengan mu dev? " tanya aldo ke pada sahabat nya ter sebut yang habis di tinggal menikah oleh kekasih nya ter sebut.
" bagimana apa nya " ucap devan kepada aldo dengan tatapan sinis.
" lo masih galauin si amara ya? " ucap aldo.
" bisa ga lo gausah bahas bahas cewe itu " ucap devan menatap sinis ke arah aldo.
Aldo yang di tatap seperti itu pun menuduk takut takut, karena devan jika sudah marah akan sangat serius apa lagi jika kenyamanan nya di ganggu oleh orang lain.
" iyaa nya gimana nya si lo aldo " ucap zaki.
" sorry dev gw ngga sengaja tadi " ucap aldo menatap ke arah devan.
tidak berselang lama, makanan yang tadi mereka pesan pun sudah datang.
" permisi ini pak pesenan nya " ucap karyawan ter sebut sambil menaruh nya di atas meja ter sebut.
" terima kasih banyak mba " ucap zaki.
Karyawan ter sebut hanya mengangguk kan kepala nya.
__ADS_1
Kemudian devan dan juga teman teman langsung saja menyantap makanan yang baru saja datang ter sebut.
***********
Kini alana tengah selesai dengan memasak nya ter sebut dan kini diri nya tengah duduk di dalam kamar nya ter sebut, alana bingung harus melakukan kegiatan apa lagi, alana sekarang tengah menunggu sang suami nya itu pulang dari kantor nya, semoga saja suami nya itu mau memakan masakan nya lagi seperti hari itu.
" lebih baik aku mandi ter lebih dahulu, karena badan terasa sangat lengket sekali " kata alana. alana.
Alana menunggu suami nya pulang dari kantor nya di meja makan, namun suami nya itu belum juga kunjung datang padahal jam sudah menunjuk kan pukul delapan malam, biasa nya sang suami pulang di jam setengah tujuh malam.
" mas devan ko belum pulang pulang ya, aku jadi begitu khawatir, biasa nya mas devan sudah pulang di jam segini " kata alana.
***********
Devan pov...
Devan dan juga teman teman nya masih berada di dalam resto ter sebut, mereka semua baru saja menghabis kan makan malam nya ter sebut.
" apa kabar om sama tante dev? " tanya arkan.
" mereka baik baik saja " ucap devan tanpa menatap sahabat nya itu.
" kita jadi kangen main ke rumah lo dev, pengen ke temu om sean dan juga tante " ucap zaki.
" datang saja ke rumah, tetapi orang tua ku sangat sibuk karena sedang banyak pekerjaan minggu minggu ini " ucap devan panjang kali lebar.
" lain kali deh kita main ke rumah lo " ucap aldo kepada devan.
Devan hanya mengangguk kan kepala nya saja saat mendengar ucapan dari sahabat nya itu yaitu aldo.
Devan melirik jam tangan yang berada di pergelangan tangan nya itu.
" seperti gw ngga bisa lebih lama lagi di sini, karena masih ada beberapa lagi yang harus gw urus " ucap devan.
" gimana nya si lo, baru juga kita ketemu sebentar. Udah mau pergi aja ya lo " ucap aldo.
" sorry banyak hal yang harus gw urus, lain kali gw ikut ngumpul lagi sama kalian " ucap devan kepada sang sahabat nya itu.
" iyaa dev gw juga ngerti sama ke sibuk kan lo kali ini " ucap zaki.
__ADS_1
" gw pergi dulu ya " ucap devan, sambil berpamitan ke pada sahabat sahabat nya itu.
Dan kini devan pergi meninggal kan ke tiga teman nya itu, melangkah kan kaki nya untuk pergi ke kasir ingin membayar semua makanan dan juga minuman yang tadi ia pesan dan juga sahabat nya itu.
" heri tolong bayar kan pesanan teman teman ku ya " ucap devan yang berada di belakang tubuh tegap heri.
" baik pak " ucap heri sambil memberi kan atm ke pada pelayan yang berjaga di kasir ter sebut.
kini devan dan juga heri tengah dalam per jalanan menuju mension nya itu. Malam hari ini jakarta lumayan macet karena besok adalah hari minggu.
dan devan baru saja sampai di depan halaman mension nya ter sebut, devan melangkah kan kaki nya untuk masuk lebih dalam lagi dan tanpa sengaja diri nya melihat seorang wanita yang tengah duduk di kursi meja makan. Alana yang mendengar jejak langkah sang suami pun segera menghampiri suami nya ter sebut.
" eh mas devan udah pulang mas? " kata alana ber tanya.
" mas baru saja pulang ya? " ucap alana ber tanya kepada sang suami nya itu.
" heemm " devan hanya menjawab pertanyaan alana dengan deheman saja, sambil terus melangkah kan kaki nya naik ke lantai atas.
" mas " panggil alana.
Dan suami nya pun berhenti melangkah kan kaki nya ter sebut.
Alana yang melihat suami nya itu tidak melanjut kan langkah nya lagi pun segera menghampiri nya.
" mas aku sudah memasak makan malam untuk mu, mas belum makan malam kan pasti, kita makan malam ber sama ya mas, akan alana hangat kan lagi masakan nya " ucap alana ke pada sang suami nya itu yang masih ter diam tidak menjawab apa pun.
Saat alana ingin pergi menghangat kan makan malam nya lagi tiba tiba devan membuka suara nya ter sebut.
" tidak usah saya sudah makan malam di luar tadi, kamu makan saja lah sendiri, tidak usah mengajak saya untuk makan malam ber sama " ucap devan.
" padahal aku sudah masak banyak loh mas " lesu alana.
" aku tidak perduli itu bukan urusan ku " kata devan sinis.
*************
Terima kasih buat kalian yang udah setia membaca cerita saya dari awal sampai di part ini gaes.
Jangan lupa like dan komen juga ya supaya saya jadi lebih semangat lagi melanjut kan part part selanjut nya sampai happy ending tentu nya.
__ADS_1