BILLIONAIRE

BILLIONAIRE
maaf kan aku


__ADS_3

Saat devan tengah asik mem buka dokumen dokumen nya itu, ada panggilan telfon yang masuk dari ayah nya ter sebut. Devan segera mengangkat panggilan telfon ter sebut.


" halo ayah " kata devan.


" ada di mana kamu dev? " tanya sean ayah dari devan.


" aku sedang berada di kantor ayah " kata devan.


" ada apa ayah menelfon ku? " tanya devan lagi.


" aku ingin ber temu dengan mu " kata sean.


" kalau untuk sekarang aku belum bisa ayah, tapi aku malam akan datang ke rumah " kata devan.


" baik, ayah tunggu nanti malam, jangan lupa untuk ajak istri mu ber sama mu " kata sean ayah devan.


" iya ayah, kalau dia tidak ada halangan aku akan mengajak nya " kata devan.


sean langsung memutus kan sambungan telfon nya secara sepihak.


" ayah ingin mem bicara kan hal penting apa ya, aku tidak akan pernah mau mengajak wanita itu ber sama ku " kata devan.


Devan segera melanjut kan kembali mendatangi dokumen dokumen nya.


hari kini sudah pukul jam 5 sore devan memutus kan untuk pulang ter lebih dahulu, sebelum pergi ke rumah orang tua nya itu, untuk mengganti pakaian nya itu.


devan segera turun dari lantai paling atas menggunakan lift pribadi nya. Dan sekarang sudah berada di dalam mobil sport nya ter sebut, dan akan segera pergi ke mension nya.


" heri kita akan pulang ter lebih dahulu ke mension " kata devan.


" dan setelah itu kita akan pergi ke rumah orang tua ku, karena akan ada hal penting yang ingin di bicara kan oleh ayah " kata devan lagi.


" baik pak " kata heri.


Kini devan sudah berada di halaman luar mension nya ter sebut, dan melihat alana sedang menyirami tanam tanaman yang di tanam oleh tukang kebun nya.


" eh mas devan sudah pulang ya " kata alana ber tanya.


Devan yang mendengar itu pun tidak menanggapi nya dan malah meninggal kan alana.


" pak heri tumben banget sudah pulang " kata alana.


" iyaa bu, karena nanti malam pak devan akan pergi ke rumah ke dua orang tua nya " kata heri.


" bener kah pak " kata alana.


" iyaa bu " kata heri lagi.


" terima kasih ya pak, alana akan melanjut kan menyirami tanaman nya " kata alana.


" iyaa bu silah kan " kata heri.


Alana yang sudah menyirami tanaman nya pun segera masuk ke dalam mension nya itu, dan ingin membuat makan malam, sekarang ini alana akan memasak makanan untuk diri nya sendiri saja, karena devan tidak akan mau makan ber sama nya .


*************


Devan pov

__ADS_1


Kini devan memutus kan untuk mandi ter lebih dahulu sebelum diri nya pergi ke rumah ke dua orang tua nya itu.


" heri tolong nanti mampir untuk membeli kan makanan untuk di rumah orang tua ku " kata devan dari telfon.


" baik pak, saya akan mampir membeli nya nanti " kata heri.


devan memutus kan sambungan telfonan nya begitu saja.


Kini devan sudah siap mengguna kan pakain nya, dan segera turun ke lantai satu, di sana ia melihat wanita itu sedang makan di meja makan, biasa nya wanita itu akan menghampiri nya jika mendengar suara langkah kaki nya.


" eh mas mau kemana " tanya alana yang masih duduk di kursi.


" bukan urusan mu " kata devan.


" baik lah " kata alana.


Devan sekarang tengah menaiki mobil sport nya ter sebut.


" heri kamu tidak lupa kan apa yang aku bilang di telfon tadi " kata devan.


" tidak pak " kata heri.


*************


Kini alana masih menyantap makan malam nya ter sebut dengan sangat lahap, karena diri nya begitu sangat lapar sekali.


Namun saat alana tengah mencuci piring kotor nya ter sebut, suara bel rumah nya pun ber bunyi.


" ting tong "


Alana segera membuka kan pintu mensio nya ter sebut, dan di sana sudah ada ayah dan juga ibu tiri nya itu.


Alana hanya diam saja saat mendengar itu.


" di rumah tidak ada orang satu pun bukan " kata ayah nya.


Alana yang mendengar itu pun begitu sangat takut di buat nya.


Ayah alana segera menarik tangan alana untuk masuk ke dalam.


" mana uang yang ayah minta pada mu " kata ayah nya.


" ada ayah, tapi aku hanya punya uang nya cuma 5 juta saja " kata alana.


" apa apaan, dapat apa 5 juta hah " kata ayah nya.


" kau memang anak tidak tau di untung ya " ayah nya marah.


" suami ku hanya mengasih nya segitu ayah " kata alana lesu.


" aku tidak peduli aku minta 30 juta hari ini juga " kata ayah nya.


" aku cuma punya 5 juta saja ayah " kata alana.


" aku tidak peduli apa kau akan ku siksa " kata ayah nya.


" aku hanya punya 5 juta saja ayah " kata alana lagi.

__ADS_1


Alana segera di tarik oleh ayah nya dan


Plak plak plak


" kau memang wanita murahan ya, cuma 30 saja kau tidak mau memberi kan nya " kata ayah nya.


" aku memang tidak punya ayah " kata alana menangis.


alana di tampar kembali sampai ke dua pipi nya memar dan juga tubuh nya yang biru akibat dorongan dari ayah nya itu.


**************


Devan pov


" ayah ingin membicara kan hal apa ayah " kata devan


" ini kau lihat semua ini " kata sean ayah devan.


Devan pun melihat apa yang ada di dalam nya. Begitu melihat apa yang ada di dalam nya ter sebut.


devan segera pulang ke rumah dan langsung ingin pergi ke mension nya dan meminta maaf atas semua yang telah dia lakukan.


" ayah aku pulang " kata devan dengan ter buru buru.


Sean yang melihat itu pun hanya ter senyum saja, akhir nya putra nyaa itu sudah sadar, semoga tidak akan menyakiti istri nya lagi.


***************


Devan pov


Devan segera memanggil heri dengan cepat.


" heri kita ke mension segera " kata devan.


Kini devan dan juga heri sudah sampai di mension dan dengan cepat masuk ke dalam.


Devan yang melihat alana sedang di tampar oleh ayah sendiri pun langsung.


" hentikan " kata devan.


Ayah alana pun langsung ber henti.


" kalian pergi atau saya akan lapor kan kalian ke pihak ber wajib " ancam devan.


Ayah dan juga ibu tiri dari alana segera pergi.


Devan segera menghampiri istri nya itu dan langsung memeluk alana dengan sangat begitu erat.


" maaf kan aku selama ini " kata devan sambil menangis.


"tidak apa mas " kata alana sambil ter senyum hangat.


" mau kan kamu memulai nya dari awal? " kata devan.


" iyaa mas mau " kata alana.


Devan pun langsung memeluk istri nya itu kembali dan mencium nya dengan sayang.

__ADS_1


Tamattttt.


Terima kasih buat kalian semua yang udh baca sampai akhir.


__ADS_2