
Aulia merasakan udara yang sangat dingin, Jalan sendirian di tengah kampung yang baru pertama kalinya Aulia datangin.
"Ini dimana? Kenapa bisa ada disini?" tanya Aulia melihat sekelilingnya, sebuah desa yang penuh dengan tanaman buah-buahan.
"Selamat datang di desa ini, kamu siapa? Ada urusan apa di kampung ini? Sepertinya kamu orang kota?" tanya Ochi menyapa Aulia, yang baru datang ke kampungnya.
" Entah lah saya mau ngapain disini, tiba-tiba saya ada disini dan tidak tahu mau ngapain disini. Disini udaranya dingin sekali."lanjut Aulia yang merasakan, udara yang begitu dingin.
" Iya sudah kalo begitu, mari ikut saya."lanjut Ochi dengan senyum ramahnya.
"loh kok tidak ada Lili iya, biasanya dia selalu ikut setiap saya pergi." batin Aulia merasa heran, karena tidak biasanya Lili tidak ikut pergi.
"Iya."ucap Aulia, Aulia langsung ikut Ochi pergi.
Aulia merasa kedinginan ada di desa yang baru pertama kalinya Aulia datangin, Aulia terus saja jalan mengikuti Ochi pergi entah kemana.
"Maaf kita mau pergi kemana? Perasaan kita sudah jalan dari tadi, seperti tidak sampai juga dengan tempat tujuan?" tanya Aulia mulai merasa kelelahan, Aulia bingung sebenarnya mau diajak kemana.
__ADS_1
" Kamu jalan duluan saja, didepan ada gubuk kamu tunggu saya disana iya."ucap Ochi yang tidak pernah lepas dari senyum manisnya. Ochi langsung pergi begitu saja.
"Loh kok pergi? Mana saya tahu ada gubuk dan dia siapa sebenarnya!"tanya Aulia penasaran.
Aulia jalan terus sampai menemukan gubuk, yang dibilang perempuan entah siapa dan dari mana datangnya karena tiba-tiba ada dibelakangnya.
☆☆
Calvin lebih cepat siap-siap berangkat ke kampus, karena incaran kali ini Laila yang diam-diam diajak berangkat bareng ke kampus.
Calvin merasa mendekati tiga perempuan, yang saling kenal tidak mudah dan Calvin tidak akan membiarkan kehilangan salah satunya anak-anak orang kaya yang akan di manfaatin oleh Calvin.
☆☆
Aulia bangun tidur merasa pegel sekali badannya, terutama kedua kaki nya berasa cape seolah habis melakukan perjalanan jauh.
"Astaga badan ini pegel sekali!Bangun tidur berasa haus sekali."ucap Aulia dengan kesal, Aulia langsung jalan menuju kulkas yang ada didalam kamar untuk ambil air minum.
__ADS_1
"Memangnya kamu mimpi apa?" tanya Lili pura-pura tidak tahu.
" Mimpi yang aneh, saya ada di kampung entah ada dimana, udaranya sangat dingin terus saya ketemu perempuan diajak jalan sangat jauh dan tiba-tiba saya disuruh tunggu dia sebuah gubuk tapi saya ditinggal jalan sendirian, sedangkan dia entah kemana perginya!" lanjut Aulia merasa kesal, karena mendapatkan mimpi yang aneh dan juga membuat Aulia bangun-bangun merasa lelah sekali.
"Itu baru pertama kamu ketemu Ochi, Akan ada perjalanan yang lebih melelahkan, Bikin sedih, takut, dan perasaan lainnya."batin Ochi, Ochi mendengar saja keluhannya Aulia yang mendapatkan mimpi yang aneh dan membuatnya kelelahan seperti sekarang.
Aulia setelah selesai minum, langsung siap-siap berangkat ke kampus.
☆☆
Laila tidak sabar mau ketemu dengan Calvin, karena diajak jalan berdua. Calvin berhasil meluluhkan Laila yang akhirnya mau diajak pergi berdua.
"Saya duluan iya, maaf iya saya mau ke bengkel dulu iya, kamu duluan saja ke kampusnya."ucap Laila bohong, Karena tidak enak kasih tahu Khadijah kalo Laila diajak pergi bareng Calvin.
"Iya sudah deh kalo begitu, saya duluan."ucap Khadijah langsung keluarin hanphone nya, supaya bisa pesan ojek online.
Laila langsung mengendarai motornya, untuk ketemu dengan Calvin supaya berangkat bareng ke kampus.
__ADS_1