BIS HANTU

BIS HANTU
BAB 30


__ADS_3

Ochi merasa lega, karena Aulia akhirnya tahu kehadirannya bahkan tahu masa lalunya, berharap Aulia tahu siapa yang membuatnya meninggal dunia.


"Apa kamu tahu siapa yang sudah, tega membuat saya seperti ini?" tanya Ochi melihat Aulia, yang lagi santai jalan Untungnya Aulia pergi tanpa di temani Damian Ayah nya ke kampus.


"Kalo saya tahu dan kamu sudah saya kasih tahu, Memangnya kamu mau melakukan apa?" tanya Aulia melihat Ochi, yang sudah temaninya jalan menuju halte  bus.


"Orang itu, harus meninggalkan dunia ini juga dan enak sekali masih menikmati kehidupannya dengan tenang."lanjut Ochi tidak akan membiarkan, orang yang sudah membuat, Ochi lebih cepat meninggalkan dunia ini.


"Baik lah, nanti saya bantu dan tolong masuk ke dalam mimpi saya lagi, insya allah dengan kamu Masuk mimpi saya, insya allah mendapatkan petunjuk yang lebih jelas siapa yang bunuh kamu."lanjut Aulia merasa lega, akhirnya tahu siapa yang sudah atur mimpi nya yang seolah sudah diatur.


"Dengan senang hati."lanjut Ochi merasa senang, karena Aulia mau melanjutkan mimpinya, supaya tahu masa lalunya penyebab kematiannya.


☆☆

__ADS_1


Laila merasa gelisah sekali, karena Calvin dari semalam hanphone nya tidak aktif sama sekali, membuat Laila jadi kwatir kalo Calvin kenapa-kenapa.


" Tolong sayang angkat telefon aku, sebenarnya kamu kenapa sayang tidak bisa angkat telefon aku bahkan chat aku sampai tidak di respon sama sekali."batin Laila cemas, karena sampai subuh Calvin tidak merespon telefon maupun chat pribadi yang sudah di kirim.


" Laila kamu kenapa? Seperti gelisah seperti itu?"tanya Khadijah melihat Laila, masih subuh tidak tenang sama sekali.


" Saya mau telefon ibu saya, tidak ada respon sama sekali. Iya sudah hayo berangkat deh supaya tidak kesiangan sampai kampus."ucap Laila bohong, tidak mungkin bilang yang sejujurnya karena tidak mau membuat Khadijah jadi cemburu nantinya.


"Nanti saja Laila, masih  pagi dan insya allah, nanti juga tahu kenapa kedua orang tua kamu, tidak angkat hanphone nya." lanjut Khadijah percaya, kalo Laila lagi telefon kedua orang tuanya.


☆☆


Aulia melihat Lili baru muncul, disaat Aulia sudah naik bus dan Lili sengaja menampakan wujudnya.

__ADS_1


"Bagaimana misi kamu, apa berhasil?"batin Aulia, Aulia memfokuskan fikiran dan hatinya untuk komunikasi dengan Lili.


"Berhasil dong, Calvin tidak ikut acara ke Pantai, dia sudah mendapatkan balasan yang setimpal jadi kamu aman hari ini." ucap Lili merasa senang, karena berhasil misinya. Lili sengaja masuk kedalam badannya pihak berwajib untuk memberikan hukuman paling berat dan menolak kata damai yang diinginkan orang tuanya Calvin.


"Syukurlah, nanti kasih tahu iya cara kamu kerjain cowok seperti Calvin."batin Aulia merasa senang, karena Lili berhasil kerjain Calvin.


Aulia merasa senang dan lega, hari ini tidak takut sama sekali karena Calvin tidak ikut picnik.


" Calvin tidak ikut apa saya boleh ikut?"tanya Ochi, Ochi yang ingin liburan juga karena bosan ada didalam bus terus.


" Tentu boleh dong, kamu temani Lili iya supaya dia tidak bosan sendirian."batin Aulia merasa senang, karena ada yang ikut jalan-jalan apa lagi Aulia tahu wujudnya.


"Aulia kok bisa jawab ucapan kamu? kapan Aulia bisa melihat kamu?"tanya Lili penasaran.

__ADS_1


"Nanti saya ceritakan ke kamu."lanjut Ochi yang masih senang, karena Aulia akhirnya bisa melihat Ochi dengan jelas.


Lili merasa kesal sekali, Ochi tidak mau kasih tahu dirinya sekarang tapi justru dirahasiakan apa lagi Aulia sekarang diam saja seperti disengaja supaya Lili penasaran.


__ADS_2