BIS HANTU

BIS HANTU
BAB 33


__ADS_3

Aulia, Ikbal, Khadijah, Laila, Ikbal dan temen-temen yang lain. Menikmati angin laut yang begitu sejuk, membuat Aulia begitu menikmati naik kapal laut bersama temen-temennya.


"Enak sekali angin laut, bikin betah disini rasanya."ucap Aulia sambil melihat pemandangan di tengah laut.


"Betul sekali, udara disini sangat sejuk sekali." ucap Lala sambil menikmati, udara pagi di tengah laut.


"Laila kamu kenapa!Dari tadi kelihatan tidak tenang dan tidak menikmati liburan kita, memangnya apa yang kamu fikirkan membuat kamu gelisah?" tanya Khadijah penasaran, karena Laila tiba-tiba tidak tenang dari pagi.


"Tidak ada yang saya fikirkan kok, saya biasa saja padahal."ucap Laila bohong, tidak mungkin jujur kalo Laila lagi memirkan keadannya Calvin.


"Apa Laila lagi memikirkan Calvin, yang tiba-tiba tidak bisa ikut ke sini!" batin Aulia penasaran, Aulia jadi merasa tidak tega membuat Laila seperti sekarang, tapi apa yang Aulia lakukan demi Calvin tidak seenaknya ke Aulia dan membuatnya tidak tenang.


"Laila sudah termakan oleh rayuan, juga janji manisnya Calvin. Beda dengan kamu yang masih pakai logika dan memikirkan masa depan jika menjalankan hubungan bebas, masa depan kamu akan hancur karena orang seperti Calvin tidak akan pernah bisa setia." ucap Lili, yang mengerti seorang playboy seperti Calvin tidak akan pernah bisa setia.

__ADS_1


"Hayo temen-temen kita makan dulu yuk, Oh iya bagi temen-temen yang mau mancing ikan, bisa ikut Pak Tomo karena dia yang bakal temani kalian selama mancing ikan." ucap Ikbal yang memberikan, kebebasan untuk temen-temennya yang bisa mancing.


"Tentu mau dong, kapan lagi kan kita bisa ambil ikan segar langsung dari laut seperti ini." ucap Hendrik yang bawa, perlengkapan mancing hari ini.


"Apa kalian mendengar, suara minta tolong!" batin Aulia yang merasa merinding, karena tiba-tiba ada penampakan dan suara yang mampu membuat Aulia merinding mendengarnya.


"Sangat banyak yang minta tolong, ada yang meninggal karena tenggelam karena berenang, kecelakaan kapal laut, dan tsunami juga. Kamu tenang saja jangan panik, kamu lakuin saja kegiatan kamu disini."ucap Ochi, yang melihat begitu banyak penampakan ditengah laut.


"Oke deh, iya sudah kalo begitu saya lanjut makan iya temen-temen."batin Aulia yang langsung Masuk kedalam kapal, untuk menikmati makan siang.


Lili memperhatikan Aulia, mulai gabung bersama temen-temennya untuk makan siang bersama.


☆☆

__ADS_1


Calvin bingung, melihat orang tuanya bawa temennya untuk ketemu Calvin yang tidak bisa pulang.


"Anak kamu ada yang kerjain."ucap Temen orang tuanya Calvin.


"Siapa Pak?Berani sekali membuat seperti ini ke anak saya, karena nya anak saya bisa putus kuliah nya!"protes Ayah nya Calvin penuh amarah, karena ada yang berani kerjain Calvin.


"Yang melakukannya bukan manusia, kamu pernah bikin salah ke siapa? Membuat makluk kasat mata marah dan balas dendam ke kamu?" tanya Temen orang tuanya Calvin, Dengan serius sambil melihat Calvin ada yang jagain tanpa kerjain Calvin sama sekali.


"Bikin salah? Tidak pernah sama sekali Pak, saya saja baru kuliah dan belum kenal temen-temen di kampus!" tanya Calvin merasa aneh, karena Calvin merasa yakin tidak punya musuh sama sekali.


"Sudah cukup kamu bicara dengan manusia ini, jadi pergilah dan biarkan dia menanggung kesalahnnya sendiri." ucap Makhluk yang jagain Calvin.


"Memangnya apa kesalahnnya" batin Temen orang tuanya Calvin semakin penasaran.

__ADS_1


"Bukan urusan kamu, terus jangan cari tahu siapa yang membuat anak nakal itu bisa ada disini, jika sampai nekat saya jamin anak ini tidak akan langsung pulang, karena dia sangat bahaya untuk kaum perempuan!" tegas Makhluk yang terus jagain Calvin, supaya bisa awasin Calvin supaya tidak mudah langsung pulang.


"Om kenapa diam saja?"tanya Calvin penasaran dan merasa aneh, karena temen Ayah nya tiba-tiba melamun.


__ADS_2