BIS HANTU

BIS HANTU
BAB 9


__ADS_3

Aulia baru pertama kalinya ke lantai tiga, karena Aulia mau melihat ruangan radio karena mau melihat mahasiswa yang lagi siaran. Tiba-tiba Aulia diam disaat Aulia sampai di lantai tiga.


"Disini angker juga iya" ucap Aulia pelan, Aulia melihat makhluk kasat mata ada tiga hantu.


"Setiap bangunan kan, memang ada penunggunya Aulia tinggal bagaimana manusia nya saja, bisa jaga sikap dan ucapan tidak tanpa ganggu penunggu bangunan, begitu juga tergantung makhluk kasat matanya ada yang iseng atau tidak nya." ucap Lili melihat makhluk kasat mata, yang memperhatikan Aulia.


"Oh seperti itu iya, bener juga sih setiap bangunan pasti ada penunggunya dan saya kaget saja melihatnya." lanjut Aulia, Aulia melanjutkan jalannya menuju ruangan radio dan melihat senior nya siaran.


"Jangan pernah masuk dan kenalan dengan manusia, yang ada didalam ruangan itu" ucap Makhluk kasat mata, tidak ingin ada korban ke isengan mahasiswa yang lagi siaran.


" Memangnya kenapa iya?" tanya Aulia pelan, karena dilarang masuk ruangan radio.

__ADS_1


" Mereka perkumpulan mahasiswa yang nakal dan bahaya, apa lagi bagi perempuan jadi pergi lah dan jangan pernah kesini lagi jika tidak ingin dirusak dan jangan pernah berani cari tahu siapa mereka!" ancam Makhluk kasat mata, yang tidak tega ada korban manusia yang dirusaknya


" Tenang saja, saya tidak akan biarkan temen saya untuk datang dan cari tahu." ucap Lili yang tidak ingin, Aulia dirusak sebelum waktunya tiba untuk merasakan di unboxing.


Lili ajak Aulia untuk kembali ke kelasnya, tidak usah lagi ke ruangan radio karena bahaya untuk Aulia.


**


"Perempuan itu pergi kemana sih? Bagaimana bisa deket dengan Aulia kalo ngobrol saja jarang, justru lebih sering ketemu dan ngobrol bersama Khadijah dan Laila terus!" batin Calvin penasaran dan kesal, karena begitu sulit untuk ketemu dengan Aulia yang sering pergi sendirian.


Calvin yang kesal, akhirnya duduk sendirian didalam kelas.

__ADS_1


**


Aulia sebenarnya penasaran, kenapa ada mahasiswa yang punya kebiasaan buruk tapi masih kuliah padahal sudah ada korban kejahatannya.


"Li, saya heran deh dengan ucapan hantu tadi, katanya sudah banyak korban mahasiswa yang di unboxing secara bebas, tapi kenapa tidak ketahuan dan tidak dikeluarkan dari kampus iya?" tanya Aulia pelan, Aulia yang penasaran dengan studio radio akhirnya tidak jadi melihatnya, karena dilarang.


"Karena dari korbannya diem saja, menikmati apa yang sudah di lakukan senior itu. Saya yakin jika ada mahasiswa ada yang mengandung pasti sudah di keluarkan secara tidak hormat karena sudah merusak nama baik kampus. Tapi sejauh ini aman-aman saja berarti mereka main aman dan bersih, supaya tidak ketahuan. Jangan cari tahu iya Aulia karena kamu disini kan kuliah buat jadi pinter sampai lulus kuliah, dengan baik tanpa ada masalah yang kamu buat!" ancam Lili yang tidak ingin, Aulia mengecewakan orang tuanya.


"Siap deh" lanjut Aulia nurut saja, karena Aulia juga tidak ingin dirusak yang akhirnya gagal kuliah nya.


Aulia melanjutkan jalannya, menuju kelas nya karena tidak jadi ke ruangan radio. Aulia merasakan merinding setiap turun dari tangga. Aulia melihat sekeliling lantai tiga ke lantai dua begitu sepi dan lampu nya pun tidak sepenuhnya terang.

__ADS_1


__ADS_2