
Lili merasa kasihan melihat Denada, pertama kalinya di cium laki-laki lain yang tidak ada hubungan apapun dengan Aulia bahkan dengan teganya Calvin sambil m3r345 sumber ASi, dengan sengaja. Lili tidak tega melihat Denada nangis seperti ini.
" Apa kamu mau Calvin, saya kerjain habis-habisan? Supaya dia kapok sudah paksa kamu tadi?" tanya Lili yang siap, kerjain Calvin.
" Boleh Li, biar kapok dia di kerjain kalo bisa sampai di pen ja ra, biar tidak ada lagi perempuan yang dia rusak secara paksa!" ucap Aulia penuh amarah, Aulia tidak akan biarkan Calvin masih berkeliaran dan Calvin harus bisa mendapatkan balasan yang lebih manis, dari apa yang sudah dia lakukan tadi.
" Oke deh, saya jamin dia besok tidak akan ikut kegiatan kampus ke pantai dan selamanya tidak akan kuliah lagi, supaya tidak membuat cemas mahasiswa perempuan iya." lanjut Lili dengan senang hati, membalas sakit hatinya Aulia.
Lili tiba-tiba tidak menampakan diri, didepan Aulia tapi Lili padahal masih ada didekat Aulia lagi bicara dengan Ochi.
" Tolong jagain Aulia iya, pastikan dia sampai rumah dengan selamat dan aman. Saya mau balas kan sakit hatinya Aulia tadi." ucap Lili, melihat Ochi yang masih berdiri disampingnya Denada.
" Tenang saja akan saya jagain kok, cowok seperti Calvin memang harus dikasih balasan supaya kapok dan tidak ada lagi perempuan yang dia rusak dengan seenaknya." ucap Ochi tidak masalah untuk temani Aulia, justru mau melanjutkan misinya untuk Masuk kedalam mimpinya Aulia.
__ADS_1
Ochi melihat Lili langsung pergi, langsung meresa lega karena bisa lebih santai dan lama masuk kedalam mimpinya Aulia.
☆☆
Laila heran melihat Calvin, wajahnya memar seperti habis berantem.
"Sayang kenapa? Wajah tampan bisa memar seperti ini?" tanya Laila merasa cemas, sekaligus kasihan melihat Calvin sepertinya menahan sakit.
"Iya ampun sayang, Aku salut karena kamu mau nolong orang dan rela dihajar orang walaupun salah sasaran."lanjut Laila merasa bangga, karena Calvin sebaik itu ke orang lain.
Laila pelan-pelan bantuin Calvin, untuk masuk kedalam kosan dan Laila bakal obatin luka nya Calvin.
☆☆
__ADS_1
Ochi yang melihat Aulia sudah tidur di kamarnya, langsung masuk kedalam alam mimpinya Aulia.
"Kamu kenapa? Kok kaki kamu terluka?" tanya perempuan, yang datang bawa dua botol air mineral.
"Habis di tabrak motor, Untungnya kaki saya cuman lecet saja." ucap Aulia sambil melihat kaki nya yang terluka.
" Iya sudah nih minum dulu, apa masih bisa melanjutkan jalan-jalan kita?" tanya Perempuan asing, memberikan air untuk Aulia.
" Tunggu sebentar iya, masih nyeri sekali. Oh iya Memangnya kita mau kemana iya? Soalnya saya merasa lelah sekali, kalo harus jalan tanpa arah?"tanya Aulia, Aulia langsung minum air yang di kasih perempuan asing.
"Baik lah, kita lanjut jalan-jalan sampai kamu bisa jalan dan soal tempat nanti juga tahu kok."lanjut Perempuan asing, berusaha mengerti kondisi Aulia di alam mimpi kaki nya lagi sakit karena di tabrak motor.
Ochi dengan sabar menunggu Aulia, selesai istirahat karena terlihat luka nya cukup parah dan tidak tega melanjutkan perjalanan didalam mimpinya Aulia.
__ADS_1