
Lili melihat makhluk kasat mata, yang berdiri didepan rumahnya Aulia membuat Lili keluar dari kamar untuk melihat jelas siapa yang berdiri didepan rumahnya Aulia.
" Kamu siapa? Jangan ganggu manusia yang ada di rumah ini?" tanya Lili melihat makhluk kasat mata, didepannya.
" Kamu lupa dengan saya? Padahal hari ini kita ketemu dua kali loh?" tanya Ochi sambil senyum.
" Ah iya baru ingat, kamu penumpang yang ada didalam bus kan! Terus kenapa kesini?" tanya Lili baru ingat, makhluk yang dilihatnya tadi pas Aulia naik bus.
" Saya ikutin, manusia yang bersama kamu dan saya bisa menebak kalo manusia itu bisa melihat makhluk kasat mata dan bisa komunikasi juga. Perkenalkan nama saya Ochi." lanjut Ochi yang memperhatikan Aulia saat masuk kedalam bus diikutin Lili dan membiarkan lili berdiri disampingnya.
**
Aulia merapihkan buku kuliahnya, setelah sampai di kamarnya dan baru siap-siap istirahat.
__ADS_1
"Loh Lili kemana? Tadi ditinggal ke kamar mandi saja padahal, eh sudah menghilang saja dia!" tanya Aulia merasa heran, karena Lili keluar dari kamar begitu saja.
Aulia ambil handuk untuk mandi, sebelum tidur karena merasa gerah sekali.
**
Calvin senang sekali, karena Laila dan Khadijah membiarkannya mampir ke kosannya tanpa ada rasa malu dan takut sama sekali.
"Kosan kalian luas dan rapih sekali." ucap Calvin, melihat kamar kosannya Laila dan Khadijah penuh dengan fasilitas.
" Memangnya kalian tidak takut, tinggal jauh dari keluarga selama kuliah?" tanya Calvin berusaha peduli supaya, temen barunya seneng diperhatikan oleh Calvin.
" Iya mau bagaimana lagi Calvin, kita kan kuliah disini sedangkan keluarga tinggal jauh otomatis harus mau dan bisa mandiri selama tinggal disini." ucap Khadijah merasa senang, karena ada yang peduli dengan Khadijah.
__ADS_1
Khadijah kagum melihat Calvin, temen baru yang sudah cakep, baik, dan perhatian lagi.
**
Ochi kasih tahu tujuan ikutin Aulia, membuat Lili mengerti dan merasa tidak tega karena Ochi meninggal dunia didalam bus tidak tahu ada yang bawa jazatnya dibawa masuk kedalam bus.
" saya mau minta bantuan Aulia, barang kali dia juga punya Indra ke enam yang tahu penyebab kematian saya, saya selalu ada didalam bus itu dan berharap ada yang melihat kejadian beberapa tahun yang lalu di dalam bus itu. Saya tidak menyangka bus itu masih operasi saja, setelah penemuan jasad saya." ucap Ochi, Ochi sudah lelah sebenarnya ada didalam bus menunggu yang tidak pasti.
" Iyah Aulia punya Indra ke enam, tapi jangan menampakan diri didepan Aulia, biarin dia sendiri yang menghampiri kamu kalo dia curiga dengan wajah pucat kamu. Karena cuman dia yang bisa melihat kamu yang duduk didalam bus." ucap Lili yang tidak akan bantu Ochi, selama Aulia belum minta bantuan sama sekali.
"Oke saya setujuĀ dan terimakasih iya mau mendengarkan cerita saya dan saya kembali ke bus itu lagi iya." lanjut Ochi langsung pergi, Ochi merasa senang sekali karena ada makhluk kasat mata yang mau bantu walaupun tidak sekarang.
Hana merasa lega, karena akhirnya selesai juga merapihkan rumahnya dari pagi sampai siang.
__ADS_1
" Semuanya beres tinggal istirahat dan sore siap-siap pergi ke Mall karena Ayah mau ajak makan dan juga belanja, Alhamdulillah Ayah naik jabatan." ucap Hana masih belum percaya, suaminya sekarang jabatannya lebih bagus dan membanggakan sekali.