
Ochi melihat bus yang ditunggu Aulia sudah lewat, membuat Aulia bisa melihat bus yang sudah ada didepan mata.
"Hayo kita masuk kedalam bus."ucap Lili sengaja, tidak membiarkan Ochi lagi yang bicara karena disekitar Aulia sangat ramai manusia.
"Iya hayo" batin Aulia jawab ucapannya Lili.
Aulia jalan masuk kedalam bus, disaat Aulia sadar tidak melihat Ochi sama sekali.
" Ochi mana? Perasaan tadi disamping saya?"tanya Aulia dengan pelan, Aulia sejujurnya bingung kenapa Ochi tidak masuk kedalam bus yang sama.
" Cukup komunikasi dengan kamu hari ini, kita akan komunikasi didalam mimpi kamu."ucap Ochi memperhatikaan Aulia yang bingung carin Ochi.
Ochi sengaja tidak menampakan diri didepan Aulia, supaya temen manusia nya penasaran.
☆☆
Laila tidak menyangka, Calvin seorang laki-laki yang siap merusak temen atas nama cinta padahal baru kenal.
__ADS_1
"Tenang saja sayang, kita seperti ini pakai pengaman iya, supaya tidak merusak kuliah kita karena kebebasan dalam menjalankan hubungan kita."ucap Calvin senyum kemenangan, akhirnya Laila berhasil di unboxing walaupun penuh dengan drama.
" Tapi kenapa harus menjalankan hubungan, dengan cara seperti ini Calvin? Kenapa tidak dengan biasa saja?"tanya Laila dengan lirih, tidak menyangka terjebak dalam cinta dewasa.
" Lebih seru sayang, kita kan Sama-sama jauh dari keluarga, aku bisa jagain kamu dua puluh empat jam kalo kamu mau sayang, sudah jangan nangis lagi iya dan tenang saja sayang percaya dengan aku semua akan baik-baik saja."lanjut Calvin, berusaha tenangin Laila yang nangis, karena sudah di unboxing dan berhasil menjadi perempuan incaran Calvin.
Calvin siap-siap panjat pinang lagi, membuat Laila pasrah dengan keinginannya Calvin padahal yang tadi saja masih sakit. Laila berharap tidak ditinggalakan Calvin dan juga tidak ada yang tahu hubungan terlarangnya bersama Calvin, apa lagi sampai merusak kuliah nya.
☆☆
Aulia melihat Khadijah naik ojek online sendirian, tidak seperti biasanya Khadijah tidak bersama Laila.
" Tidak masuk kuliah, katanya masih di bengkel."ucap Khadijah yang merapihkan rambutnya.
" Oh begitu iya, iya sudah kalo begitu yuk masuk kedalam kelas."lanjut Aulia yang tidak melihat motornya Calvin juga.
" Calvin dan Khadijah Sama-sama tidak masuk kuliah? Apa mereka janjian atau kebetulan iya." batin Aulia memperkirakan media temennya, yang tidak Masuk kuliah.
__ADS_1
Aulia jalan Masuk kedalam kelas nya bersama Khadijah, karena tadi ketemu tidak sengaja di parkiran motor.
**
Laila merasa bodoh sudah terlena, karena luluh dengan bujuk rayuannya Calvin.
" Awas kamu Calvin sampai tega, meninggalkan saya setelah unboxing dan pasti minta terus." batin Laila tidak akan melepaskan, Calvin jika Calvin bertingkah.
" Sayang makan yuk lapar sekali aku, enaknya makan di mana iya?" tanya Calvin yang ingin, di bayarin Laila.
" Terserah kamu sayang, tapi kita ke apotik dulu iya beli pengaman dulu." ucap Laila yang tidak ingin hilaf, membuat masa depannya hancur.
Laila memoleskan bedak di wajah cantiknya, Laila meratapi kebodohannya dan memikirkan masa depannya jika seperti ini terus bersama Calvin.
**
Lili memberikan ijin Ochi, ikut ke kampusnya Aulia dengan syarat tidak ganggu Aulia selama di kampus.
__ADS_1
" Anak itu rajin sekali, masih mau ke kampus walaupun kesiangan." ucap Ochi salut dengan Aulia, yang tidak takut di marahin dosen.
" Aulia memang rajin sekali, dia tidak peduli dengan teguran dan tugas kampus yang penting tidak bolos kuliah." ucap Lili yang sering, melihat Aulia kesiangan karena bus yang dinaikinnya lama datang dan ngetem.