
Aulia kaget mendapatkan chat dari Calvin, yang tiba-tiba ajak jalan bareng besok.
" Apa menurut kamu, saya turutin saja ajakan Calvin? Oh iya tadi kenapa kamu larang saya buat pulang bareng Calvin?"tanya Aulia baru ingat, tadi siang Lili melarang Aulia pulang bareng Calvin.
"Tidak kenapa-kenapa kok, Hargai saja ajakan Calvin selama dia ajak jalan bareng tidak malam tidak masalah kok, saya bakal temani kamu jalan tidak masalah kan?"tanya Lili yang mau ikut Auli pergi karena mau jagain Aulia dan Lili tidak jawab pertanyaan Aulia karena Lili merasa belum waktunya Aulia tahu dugaannya Lili ke Calvin.
" Iya saya tahu kok tenang saja, saya juga tidak mau diajak pergi malam karena takut di marahin Ayah Dan Bunda juga." lanjut Aulia yang tidak keberatan, Lili ikut jalan bersama Calvin.
Aulia tidak menyangka, Temen kuliahnya ajak jalan bareng apa lagi berdua lagi.
☆☆
__ADS_1
Khadijah cuci bajunya karena sudah tiga hari, tidak dicuci sama sekali.
" Tinggal sendiri tidak enaknya seperti ini iya, semuanya dikerjakan sendiri sungguh melelahkan sekali!"protes Khadijah, karena baru pertama kalinya cuci baju sendiri.
"Iya seperti itu deh, tidak enaknya cape sendiri tapi enaknya juga banyak kan. Mau melakukan apapun juga bebas dan tidak takut dimarahin secara langsung kan. Jalan-jalan yuk bareng Calvin temen baru kita, ajak temen jalan lebih baik apa lagi cowok dari pada berdua saja tidak seru bagaimana apa mau?" tanya Laila yang mau, ajak jalan Calvin.
" Kalo siang saya masih mau ajak Calvin, tapi kalo jalan malam saya tidak mau deh takut. Karena kita baru kenal dan saya tidak mau saling hilaf." lanjut Khadijah takut, jalan malam-malam bersama laki-laki.
☆☆
Damian merasa tidak tega, karena membiarkan Aulia naik bus setiap Hari ke kampus.
__ADS_1
" Bunda apa sebaiknya kita belikan saja, Aulia motor karena Ayah tidak tega membiarkan anak kita naik bus terus?"tanya Damian tidak tega, melihat Aulia naik angkutan umum terus, padahal jabatan Damian sudah bagus.
"Jangan Ayah biarin saja Aulia naik bus terus, biar anak kita bisa mandiri dan lebih hemat sayang. Karena Bunda takut anak kita dikasih motor justru lebih banyak jalan-jalan tidak jelas dan Bunda belum bisa membiarkan anak kita jalan-jalan sendirian apa lagi bawa kendaraan sendirian." ucap Hana masih kwatir, membiarkan Aulia punya motor sendiri dan masih mau memberikan Aulia naik angkutan umum lebih aman.
"Baik lah Bunda, jika memang membiarkan Aulia naik angkutan umum keputusan yang baik untuk anak kita."lanjut Damian setuju saja, karena Damian sendiri masih ragu membelikan motor.
☆☆
Calvin tidak menyangka hari ini, bisa ajak jalan Aulia padahal kemarin di tolak pulang bareng.
"Perempuan memang labil, awal tolak pulang bareng eh tapi sekarang diajak jalan bareng mau saja. Sekarang waktunya minta ke ayah dan Bunda beliin Mobil, supaya terlihat lebih keren dan lebih bebas modusin perempuan."ucap Calvin sambil siap-siap berangkat ke kampus, Calvin bakal minta belikan mobil supaya bisa modus lebih santai dan bebas.
__ADS_1
Calvin melihat hanphone nya, sambil balas chat yang dikirim oleh Aulia, Laila, dan Khadijah. Tiga temen incaran Calvin.