BIS HANTU

BIS HANTU
BAB 16


__ADS_3

Laila kaget melihat Calvin, sudah berani pegang p4h4 nya disaat diatas motor, membuat Laila ketakutan dengan kelakuannya Calvin yang tidak sopan.


" Calvin kenapa kamu berani sekali, pegang p4h4 saya seperti ini." batin Laila sudah ketakutan, dengan apa yang dilakukan Calvin sekarang.


" Kita jalan-jalan yuk, jangan ke kampus mau kan? Sekali-sekali bolos kuliah tidak masalah." tanya Calvin melihat Laila, dari kaca spion.


" Maaf saya tidak bisa, tolong berhenti." ucap Laila semakin ketakutan, karena tangannya Calvin tidak lepas dari p4h4 nya.


"Baik lah." lanjut Calvin, Calvin bakal nembak Laila mumpung ada di jalan berduaan.


Calvin berhentikan motornya, Calvin sudah merencanakan menyatakan cinta hari ini.


**


Ochi melihat Aulia dan Lili, masuk kedalam bus yang sama membuat Ochi ada rencana untuk berhentikan bus secara tiba-tiba.


" Kok berhenti sih Pak Supir?"tanya Aulia merasakan, bus tiba-tiba berhenti begitu saja.

__ADS_1


" Tidak tahu nih, padahal kondisi bus hari ini layak dipakai." ucap Supir merasa bingung, karena tadi sebelum dikendarai sudah diperiksa dan kondisinya baik-baik saja.


" Iya sudah kita turun saja naik bus yang lain, dari pada kita kelamaan disini." ucap Ochi sambil melihat Aulia yang tidak nyaman duduk nya, karena takut kesiangan ke kampus.


" Muka dia seperti pernah di liat tapi dimana iya, perasaan tidak asing rasanya." batin Aulia melihat Ochi, yang terlihat pucat terus setiap ketemu di dalam bus.


" Iya sudah hayo deh." lanjut Aulia langsung keluar dari bangku nya.


Aulia dan Ochi keluar dari bus, karena merasa takut kesiangan ke kampus, akhirnya nunggu bus yang lain supaya tidak nunggu bus yang sekarang.


**


" Kenapa kamu ajak saya kesini?" tanya Laila mulai ketakutan, Laila mundur satu langkah.


" Saya ajak ke sini, supaya lebih santai ngobrol dengan kamu. Jangan ketakutan seperti ini santai saja, saya sebenarnya mencinta kamu, mau kah kamu menerima cinta saya?" tanya Calvin sambil pegang tangannya Laila.


" Maaf saya tidak bisa, lebih baik sekarang kita pergi dari sini karena saya mau kuliah." lanjut Laila merasa ketakutan, karena diajak ke penginapan.

__ADS_1


" Kamu sepertinya ketakutan didekat saya? Kenapa takut Laila santai saja. Saya beneran mencintai kamu."lanjut Calvin semakin mendekati Laila yang semakin mundur dan kena tembok.


Laila semakin lemes melihat Calvin, semakin mendekati Laila yang sudah mentok ke tembok.


**


Aulia ikut Ochi untuk jalan menuju halte bus, buat nungguin bus yang lewat lagi.


" Kamu kuliah dimana? Sudah semester berapa?" tanya Aulia basa basi, supaya tidak bingung ngobrol dengan Ochi.


" Kampus Abcdefg,tinggal jauh dan disini saya ngekost, terus kamu sendiri?" tanya Ochi, Ochi membuat orang lain tidak melihat Aulia ngobrol bersama Ochi supaya tidak ramai melihat Aulia ngobrol sendiri.


" Kampus bintang jaya, saya disini tinggal bersama orang tua dan saya baru pindah ke sini." lanjut Aulia, Aulia melihat sekelilingnya sangat sepi tidak ada yang lewat halte bus sama sekali.


" Kok sepi sekali, tidak seperti biasanya halte bus ramai iya." batin Aulia merasa heran, karena halte bus pagi ini tidak ada siapapun yang lewat dan duduk di halte bus tidak ada.


Aulia melihat jam ditangannya,membuat Aulia keringat dingin karena takut kesiangan sampai kampus, karena sampai sekarang bus tidak ada yang lewat sama sekali.

__ADS_1


__ADS_2