
Laila merasa gugup sekali, karena diajak ke kosan nya Calvin dan Laila tidak berani menyalakan hanphone nya takut banyak chat yang dikirim Khadijah karena dari pagi Laila tidak pulang juga.
"Sayang jangan sampai besok iya! Aku takut Khadijah curiga dan cemas karena aku tidak pulang-pulang?"tanya Laila yang sejujurnya tidak ingin ada masalah.
"Iya sudah sayang, Kita makan malam di sini iya dan kita bermesraan sampai jam sembilan iya dan aku antar sampai kosan kamu. Kita rayakan hari jadian kita sampai puas."ucap Calvin sambil peluk Laila, yang terlihat takut dan cemas.
" Iya boleh sayang, Aaahhh Calvin sayang, apa tidak mau mandi dulu biar badan kita bersih?"tanya Laila, Laila bingung mau nolak tapi sudah ketagihan, mau lanjut takut ketahuan.
"Baik lah kita mandi."lanjut Calvin setuju untuk mandi supaya badan bersih dan wangi.
☆☆
Aulia merasa silau sekali, melihat cahaya yang begitu terang didepannya. Membuat Aulia menutup matanya.
"Hai maaf iya, Sudah menunggu saya disini, apa saya lama datangnya?"tanya Seorang perempuan, membuat Aulia merasa tidak asing mendengar suara itu.
" Sepertinya iya, loh cahaya tadi dimana?"tanya Aulia melihat didepannya sudah tidak ada cahaya sama sekali.
"Tidak ada cahaya, hayo kita melanjutkan jalan-jalan kita."lanjut Perempuan yang sengaja,atur mimpi nya Aulia sesuai keinginannya.
" Kita mau kemana?"tanya Aulia penasaran, Aulia ikutin langkah perempuan didepannya entah kemana ajak Aulia pergi.
__ADS_1
Aulia mulai merasa lelah sekali, karena lagi-lagi diajak jalan cukup jauh dan tidak berhenti sama sekali.
"Ini dimana! Kenapa kita berhenti didepan sekolah?" tanya Aulia penasaran, karena tiba-tiba berhenti didepan sekolah.
"Tunggu disini iya, saya mau beli minum dulu pasti kamu sudah haus kan?" tanya Perempuan aneh, yang bener-bener tidak jelas. tiba-tiba muncul terus ajak jalan cukup jauh, berhenti didepan sekolah, dan tiba-tiba ditinggal begitu saja.
Aulia walaupun kesal akhirnya nurut saja, karena merasa lelah dan haus mau nunggu didepan sekolah.
Aulia melihat sekolah yang tiba-tiba ramai sekali, seperti banyak yang keluar dari sekolah dan mau pulang sekolah. Aulia melihat perempuan yang sepertinya Aulia pernah lihat, tapi dimana pernah melihatnya.
" Awas motor!" Teriak Anak sekolah, yang melihat Aulia mau di tabrak.
" AAAHHHHH!" Teriak Aulia. Aulia merasa sudah beda tempat lagi, Aulia pelan-pelan membuka matanya dan melihat Lili ada disampingnya.
" Akhirnya kamu sadar juga." ucap Lili yang melihat Aulia, berusaha bangun.
" Saya ada dimana? Kenapa saya bisa tiduran disini?" tanya Aulia penasaran.
" Kamu di UKS kampus, kamu tadi pingsan tiba-tiba dan dibawa kesini deh, Dokter jaga lagi keluar membuat kamu ditinggal sendirian disini, tadi kamu mimpi apa? Sampai kamu terlihat gelisah?" tanya Lili pura-pura tidak tahu, karena Lili tahu apa yang dialami Aulia di mimpinya karena semuanya diatur oleh Ochi.
" Entah lah saya juga bingung, mimpi yang seperti berlanjut yang kemarin dan tiba-tiba ada motor yang mau tabrak saya, setelah saya denger suara teriakan tiba-tiba saya bangun dari tidur." lanjut Aulia tidak mengerti, kenapa mendapatkan mimpi yang aneh.
__ADS_1
" Sudah lah jangan difikirkan, sekarang diam lah karena ada suara manusia yang mau masuk keruangan ini." lanjut Lili dengan sengaja, supaya Aulia semakin penasaran. Sejujurnya kasihan melihat Aulia harus tahu kehidupannya Ochi didalam mimpi Aulia sampai akhirnya Aulia tahu penyebab kematian Ochi dan membantu misteri penyebab Ochi meninggal dunia.
**
Khadijah panik, karena dari pagi sampai siang Laila tidak ada kabar sama sekali,bahkan chat dan telefonnya tidak ada respon sama sekali.
" Kamu ada dimana? Kenapa kamu tidak ada kabar! Semoga kamu ada di kosan." tanya Khadijah yang cemas, juga berharap Laila sudah ada di kosannya.
Khadijah pesan ojek online untuk pulang, karena Khadijah pagi berangkat sendirian ke kampus.
**
Ochi senyum senang, melihat Aulia jalan menuju halte bus, Ochi membiarkan Aulia tidak bisa melihatnya karena tidak tega ganggu Aulia lagi
" Pertemuan kita hari ini sudah cukup, kita akan ketemu dilain waktu." ucap Ochi sengaja tidak, menampakan wujudnya didepan Aulia.
" Akhinya bus datang juga." ucap Aulia, Aulia merasa lelah sekali hari ini, membuatnya tidak sabar mau sampai rumah untuk tidur.
Aulia naik bus ditemani oleh Lili, Aulia tidak melihat perempuan yang biasa duduk di kursi bus.
" Apa perempuan itu tidak naik bus iya, biasanya dia ada disini."batin Aulia,melihat kursi kosong disebelahnya.
__ADS_1
" Mungkin lagi ada urusan, membuatnya tidak naik bus ini." ucap Lili yang tahu, apa yang diucapkan Aulia dalam hati.
Lili duduk di sampingnya Aulia, karena Lili malas berdiri terus selama ada didalam bus, karena Ochi tidak duduk dikursinya.