
Aulia merasa senang sekali, karena malam ini tidak mimpi aneh sama sekali, membuat Aulia tidak merasa lelah setelah bangun tidur, merasa badan sakit dan bangun tidur langsung cari minum.
" Alhamdulillah iya Allah,bangun tidur tidak merasa pegel-pegel." batin Aulia merasa lega, karena tidak merasakan mimpi aneh.
" Aulia kamu jadi jalan-jalan bersama temen kampus kamu?" tanya Lili melihat Aulia siap-siap mandi.
" Jadi dong, semuanya setuju ke pantai, kamu ikut kan? Jangan di kamar terus supaya tidak bosan di rumah saja?" tanya Aulia melihat Lili, yang berdiri saja didepan pintu.
" Selama di ajak saya bisa keluar dari sini, saya tidak bisa keluar seenaknya." lanjut Lili yang merasa senang, karena ada manusia yang bisa melihatnya dan ajak pergi keluar rumah setiap hari.
" Selama kamu asik, saya selalu ajak kamu jalan keluar rumah." Lanjut Aulia tidak masalah, diikuti oleh Lili setiap hari.
Lili merasa senang sekali, mendengar jawabannya Aulia, karena Aulia tidak melarang sama sekali.
**
__ADS_1
Laila siap-siap berangkat kuliah duluan, karena sudah tidak sabar mau ketemu dengan Calvin.
" Begini rasanya pacaran dengan kebebasan, ada rasa kangen yang dobel yang dirasakan ke Calvin. Apa sebaiknya pindah kosan iya, supaya lebih bebas ketemu dengan Calvin." batin Laila merasa tidak bebas, ketemu dengan Calvin, pasti harus diam-diam dan tidak bisa pulang malam.
Laila mandi sambil memikirkan kedepannya, setiap ketemu dengan Calvin karena Laila tahu Khadijah mulai suka dengan Calvin temen yang baru dikenal ternyata mecum, tiba-tiba ajak pacaran ternyata pacaran dengan kebebasan yang seharusnya belum dirasakan oleh Laila.
**
Aulia melihat Hana dan Damian sudah ada di meja makan, membuat Aulia jalan mendekati kedua orang tuanya untuk sarapan bareng.
" Ayah dan Bunda, besok kan Aulia dan temen-temen kampus mau ke pantai, besok apa boleh Aulia minta di masakin makanan untuk di pantai dan minta uang buat beli cemilan?" tanya Aulia, Aulia langsung ambil lauk dan juga nasi.
" Kalian ke pantai naik apa? Pantai mana Nak?" tanya Damian penasaran.
" Naik kereta Ayah dan pantai Anyer Ayah, soalnya temen-temen mau ke sana soalnya." lanjut Aulia mulai makan, masakan Hana dengan lahap.
__ADS_1
Aulia jadi tidak sabar nunggu hari besok, karena mau menikmati jalan-jalan pertama bareng temen-temen kampus.
**
Calvin sengaja bangun lebih pagi, karena mau ketemu Laila dan minta vitamin ke pacar yang baru kemarin jadian.
" Harus bisa bujuk Laila, pindah kosan deh supaya bisa bebas ketemu dan minta jatah ke dia. Kalo jauh begini ribet sekali!" protes Calvin yang malas, mau ketemu Laila harus nunggu lama dulu tidak langsung ketemu.
Calvin tidak akan mau seperti ini terus, Calvin harus bujuk Laila punya kosan sendiri.
**
Khadijah merasa heran, karena Laila malas berangkat ke kampus bawa motor sendiri padahal motor nya sudah keluar dari bengkel.
" Kita naik ojek online saja yuk, mulai hari ini saya mau naik ojek online saja." ucap Laila sengaja, karena kalo bawa motor otomatis tidak akan ketemu Calvin sebelum sampai kampus.
__ADS_1
" Memangnya motor kamu kenapa! Bukannya kemarin sudah selesai dibawa dari bengkel? Motor kalo sering tidak dibawa bisa rusak loh?" tanya Khadijah merasa heran, tiba-tiba Laila tidak mau bawa motor.
" Mulai capek bawa motor, di kota yang padat penduduk seperti disini, lampu merah nya banyak dan lama lagi. Apa kamu tidak merasa hal yang sama? Sudah iya saya duluan?" tanya Laila cuman alasan saja, supaya tidak dicurigai oleh Khadijah.