BIS HANTU

BIS HANTU
BAB 29


__ADS_3

Lili melihat manusia, yang sudah ditunggu-tunggunya akhirnya tiba juga dan Lili akhirnya pergi begitu saja meninggalkan Calvin seorang diri dalam kondisi polos sambil tidur didepan kantor pihak berwajib. Pihak berwajib melihat anak muda yang sangat memperhatinkan kondisinya, membuat pihak berwajib langsung siram Calvin supaya bangun dari tidurnya.


" Bangun kamu! Ngapain kamu tidur disini tanpa busana sama sekali?" tanya dan bentak pihak berwajib, dengan marah melihat kelakuan Calvin sangat memalukan.


" Loh kok ada mereka! perasaan tadi ada didalam kamar hotel? Kenapa ada disini tanpa busana sama sekali?" tanya Calvin tidak mengerti, kenapa tiba-tiba ada didepan kantor pihak berwajib.


" Pakai baju kamu sekarang dan setelah itu ikut kita masuk kedalam kantor, kamu harus mendapatkan hukuman yang setimpal!" tegas pihak berwajib senior, yang menatap aneh anak muda didepannya.


Calvin ngangguk pasrah, walaupun tidak mengerti tapi nurut saja ikut ke kantor setelah pakai baju.


" Memangnya enak kamu Calvin! Dengan kejadian ini, membuat kamu tidak bisa ikut acara kampus besok. Memangnya enak dibawa ke kantor suruh siapa paksa Aulia untuk di cium dan tangan kamu tidak sopan!" protes Lilli merasa senang, karena rencananya berhasil membuat Calvin dalam masalah besar dan Lili tidak akan biarkan Calvin langsung pulang.


**


Aulia kaget saat membuka mata, melihat sesosok perempuan yang selama ini Aulia lihat ada didalam bus dan ternyata ada didalam kamarnya. Disaat Aulia melihat mata perempuan didepannya membuat Aulia merasa melihat kejadian yang dialami perempuan yang ada didepan.

__ADS_1


Ochi nunggu jemputan temen kuliahnya, yang akan berangkat ke kampus bareng, Ochi sengaja nunggu lebih cepat dari janjian karena tidak enak jika datang terlambat.


" Lama sekali iya! Dia kemana sih apa kejebak macet iya membuatnya terlambat sampai sini!" protes Ochi mulai kesal, karena sudah menunggu terlalu lama, tapi temennya tidak datang juga.


Ochi disaat lagi duduk,dengan perasaan kesal, tiba-tiba mulutnya ada yang nutup pakai kain dan Ochi tidak sadarkan diri dan tidak tahu dibawa kemana oleh orang lain yang sengaja membuat Ochi pingsan.


" Selamat jalan Ochi maaf iya, kamu harus tidur beda alam karena kehadiran kamu didunia ini membuat hidup saya akan kesulitan karena kamu selalu membatalkan apapun yang saya kerjakan demi mendapatkan uang." ucap Temennya Ochi, yang kesal karena setiap aksi kejahatannya selalu kepergok oleh Ochi dan selalu gagal terus, membuatnya tidak jadi dapat uang.


Temennya Ochi membawa jasadnya Ochi diam-diam masuk kedalam bus yang diparkir  dipinggir jalan, tanpa ada supir sama sekali, setelah membawa jasadnya Ochi duduk dengan sempurna didalam bus dan langsung turun dari bus secepat mungkin, supaya tidak ada yang curiga akan kehadiran jasad yang sengaja disimpan didalam bus.


Ochi angkat tangannya, membuat Aulia sadar dari lamunannya, dan Ochi senyum melihat Aulia yang sudah sadar dari lamunannya yang Ochi sengaja berharap Aulia tahu siapa yang membuat Ochi meninggal dunia.


" Tidak masalah, saya ikut prihatin cara meninggal kamu tidak wajar, apa kamu sengaja kesini untuk minta bantuan?" tanya Aulia, Aulia sering mendengar makhluk kasat mata minta tolong, setiap Aulia tanpa sengaja melihatnya.


" Iya kamu benar, nanti saya kasih tahu semuanya ke kamu kenapa saya bisa menampakan diri didepan kamu dan sekarang siap-siap lah untuk acara kampus kamu, saya pergi dulu dan sampai jumpa lagi." lanjut Ochi langsung senyum melihat Aulia dan Ochi tiba-tiba hilang dari hadapannya Aulia.

__ADS_1


" Dia tahu saya ada acara kampus? kenapa dia tahu dan bikin penasaran saja tuh hantu!"  tanya Aulia yang sejujurnya bingung, kenapa masih pagi melihat penampakan, apalagi makhluk kasat mata tahu kegiatan Aulia pagi ini.


Aulia langsung siap-siap mandi sebelum sarapan dan berangkat ke kampus, untuk ketemu temen-temennya supaya bisa berangkat bareng ke stasiun.


**


Calvin menahan sakit diwajahnya, karena dihajar Ayah nya yang datang ke kantor pihak berwajib yang semalam melihat Calvin tidur didepan kantornya tanpa busana sama sekali supaya mendapatkan hukuman sebagai efek jera.


" Bikin malu saja kamu Calvin! Kamu kuliah jauh-jauh ke Jakarta supaya bener bukannya bersikap aneh seperti itu bikin malu kamu, ngapain tidur didepan kantor pihak berwajib tanpa busana sama sekali, apa lagi disamping kamu ada botol minuman kesukaan kamu segala!" bentak Ayah nya Calvin merasa malu dan juga kesal, dengan kelakuan anaknya yang aneh.


" Calvin juga tidak tahu Ayah, seingat Calvin ada didalam kamar hotel bersama perempuan, tapi Calvin juga heran pas bangun-bangun kaget ada didepan kantor pihak berwajib." ucap Calvin, sambil menahan sakit, karena dihajar Ayah nya begitu saja.


' Semalam kami, mencari tahu nama hotel yang anak anda sebut, tapi tidak ada sama sekali nama hotel itu. dengan terpaksa anak kalian harus nginep disini dalam waktu yang cukup lama, supaya anak kalian menerima hukuman dari keanehan anak kalian yang sangat memalukan apa lagi sambil minum.!" tegas pihak berwajib, yang tidak akan membiarkan Calvin pergi begitu saja.


" Apa tidak bisa damai Pak? Saya akan bawa anak saya pindah kuliah dari sini supaya tidak aneh lagi Pak?" tanya Ayah nya Calvin, mau berdamai supaya anaknya tidak putus kuliah.

__ADS_1


" Maaf tidak bisa! Anak muda seperti anak anda, harus diberikan efek jera supaya tidak melakuakn hal-hal yang aneh lagi!" tegas Pihak berwajib, menolak diajak damai supaya Calvin bebas dari hukuman sama sekali.


Calvin menahan amarahnya, karena pihak berwajib  tidak bisa diajak damai sama sekali, Calvin pasrah nasipnya selama menjalankan hukuman dan pasrah akan nasip kuliah nya selama Calvin tidak masuk kuliah beberapa bulan selama menjalankan hukuman, dari keanehan yang Calvin lakukan.


__ADS_2