
Aulia tidak sengaja nabrak orang, disaat Aulia jalan masuk kedalam Monas dan tiba-tiba Aulia melihat bayangan masa lalu disaat Aulia melihat orang yang tidak sengaja ditabrak olehnya.
"Lagi-lagi Ochi! Dia bisa membuat kamu dalam masalah besar, jika dia terus dibiarkan terus dan terus menggalkan apa yang biasa kamu kerjakan dan lebih penting kamu dapat uang dari mana jika kamu tidak melakukan pekerjaan itu?" tanya Sahabatnya Ochi dan juga sahabat pacarnya Ochi dengan kesal, karena Ochi tidak mendapatkan uang dari aksi curang pacarnya Ochi.
"Memang sial perempuan itu! Terus apa yang harus saya lakukan untuk Ochi diam dan tidak ikut campur lagi dalam urusan kita?"tanya Bryan dengan putus asa, karena Ochi membuatnya tidak punya uang terus karena setiap kali kejahatannya selalu digagalkan oleh Ochi.
"Janjian ketemuan dengan Ochi, disaat perempuan itu sendirian baru deh kamu buat dia beda alam dengan aman tanpa ada yang curiga sama sekali dan apa kamu bisa lakukan?" tanya Daffa dengan serius,menatap Bryan yang kelihatan frustasi karena dompetnya kosong terus.
"Masa dengan cara seperti itu!Apa tidak ada cara lain supaya Ochi stop ikut campur?" tanya Bryan kaget, mendengar ide gilanya Daffa yang tega.
"Tidak ada cara lain, kalo kamu mau punya uang banyak, iya dengan cara kamu buat Ochi beda alam untuk selamanya karena pacar kamu benalu untuk keseharian kamu Bryan!" tegas Daffa yang tida ingin Bryan tidak ada uang terus, karena dirinya juga ikut susah.
Bryan setelah mendengar sarannya Daffa, setuju karena tidak ada cara lain supaya Ochi tidak lagi merusak kegiatan jahatnya yang membuat Bryan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya selama ini bersama Daffa.
**
__ADS_1
Aulia setelah sadar dari lamunannya, karena mendapatkan tepukan bahu dari Khadijah berusaha tenang karena Aulia setelah mendapatkan petunjuk apa yang selama ini Ochi cari.
"Aulia kamu kenapa! Kenapa tiba-tiba melamun setelah ketabrak orang tadi?" tanya Khadijah menatap heran, melihat Aulia tiba-tiba melamun.
"Tidak kenapa-kenapa kok, iya sudah yuk kita lanjut masuk kedalam Monas makan sambil kerjain tugas iya." ucap Aulia berusaha tenang.
"Orang tadi kemana! Cepat sekali dia perginya!" batin Aulia penasaran, karena orang yang tadi tidak sengaja ketabrak sudah pergi begitu saja.
"Kamu kenapa Aulia? Kamu cari orang yang nabrak kamu tadi?"tanya Ochi sambil melihat Aulia, yang kelihatan mencari seseorang.
"Setelah Aulia selesai dari sini, kita bisa tanya ke Aulia langsung dirumah."ucap Lili yang juga penasaran, sebenarnya apa yang dilihat Aulia sampai melamun seperti tadi.
**
Aulia setelah puas kuliner bersama Laila dan Khadijah, langsung kerjain tugas kampus yang harus diselesaikan hari ini karena besok harus diserahkan ke dosen.
__ADS_1
"Kalian mau bikin apa nih?" tanya Aulia melihat kedua sahabatnya yang baru keluarin buku dari dalam tas.
"Apa kolam renang iya?Sepertinya seru sih bikin wahana tempat berenang dan ada beberapa rekomendasi mainan anak-anak.Supaya mendapatkan nilai plus dari dosen kalo lengkap dan bagus?" tanya Laila yang ingin sekali, membuat desain kolam renang umum.
"Ide yang bagus tuh, saya denger-denger katanya perusahaan ada yang minta desain dari mahasiswa untuk mereka beli, membuat saya jadi semangat membuat desain barang kali desain rumah atau yang lain diterima kan lumayan tambahan isi dompet." ucap Khadijah yang juga, ingin membuat desain kolam renang..
"Iya bener, saya sering denger kalo mahasiswa dari kampus sering sekali desain nya di beli perusahaan interior."lanjut Aulia merasa tidak asing, mendengar kabar seperti itu.
Aulia tidak terlalu tertarik dengan tempat wisata, Aulia membuat desain rumah sederhana demi kerjain tugas kampus.
**
Ochi dan Lili berhasil, kejar manusia yang tadi berhasil membuat Aulia melamun selama dua puluh menit.
"Apa yang dilihat Aulia, setelah melihat manusia itu iya?"tanya Ochi sambil melihat Bryan yang tiba-tiba ada di Monas juga.
__ADS_1
"Entahlah Ochi, apa kamu mau saya ikutin manusia itu sampai membuat Aulia melamun seperti tadi?" tanya Lili dengan senang hati, ikutin makhluk kasat mata yang selalu lewatkan warugnya.
"Nanti saja, setelah kita ketemu dengan Aulia saja dan baru kita tentukan apa yang harus kita lakukan ke manusia tadi."lanjut Cinta yang mau sabar, sampai malam pas ketemu dengan temennya lagi.