
assalamualaikum aku balik lagi jangan lupa like dan komen ya ngga bayar kok
ADA APA ITU
suara tegas dan tajam itu mengagetkan kelima pria itu membuat mereka semua berhenti seketika dan berdiri tegap
pria yang belum terlihat tua dan masih gagah itu berjalan mendekat pada kelima pria itu
kelima pria itu berbaris menutupi lavy yang berada dibelakang mereka
''ada apa ini,,,apa yang kalian lakukan,,''
tanya pria itu lagi dengan aura dingin dan mengitimidasi
membuat kelima pria itu saling memandang satu sama lain
''saya tanya ada apa ini,,''
seru pria itu lagi dengan nada sedikit meninggi
''ehm ii itu tu tuan ada pria yy yang mencari anda,,''
jawab salah satu dari mereka
''siapa,,,''
kelima pria itu menyingkir teratur dan nampak lah lavy yang masih menggucang guncangkan tubuh maria yang sedari tadi pingsan
pria itu memandang dua orang dibawah nya
pria itu mendekat dan bertanya
''ada apa ini,,''
mendengar pertanyaan dari pria dibelakang nya membuat lavy mendongakan kepala nya perlahan
degg
kedua nya sama sama terkejut dengan kedua mata membulat
''kamuu,,''
''anda,,,''
lavy dan pria itu berbarengan berbicara
lalu pria itu menengok ke arah maria yang pingsan
''kenapa dengan ibu mu anak muda,,''
tanya pria itu penasaran
''di dia pingsan tuan,,karna kelelahan,,''
jawab lavy lirih sembari menatap maria sedih
''cepat bawa masuk kedalam,,''
titah pria itu membuat lavy terkejut
''ta tapi tuan,,,''
lavy belum sempat membantah pria itu sudah memotong nya
''sudah cepat,,,gendong ibumu dan masuk kedalam,,toni ajak anak muda ini masuk dan tunjukan kamar mereka,,,''
perintah pria itu pada ajudan nya yaitu salah satu kelima pria itu
''baik tuan,,,''
jawab pria bernama toni itu lalu mengajak lavy untuk masuk kedalam
''ayo mass,,saya antar ke dalam,,''
lavy masih mematung
dengan wajah tak percaya
''apa yang kau tunggu nak,,kasihan ibumu,,,,''
paksa pria itu
mau tak mau lavy mengiyakan untuk ikut masuk kedalam
lavy segera mengendong tubuh maria dan mengingkuti toni untuk masuk ke istana pria itu
lavy benar benar di buat melongo dan takjub dengan istana didalam nya ini
diluar saja tadi sudah membuat lavy berdecak kagum apalagi sekarang diri nya memasuki istana ini
toni berjalan didepan nya sembari menunjukan kamar yang akan ditempati oleh lavy dan maria
(maaf author gak bisa menjabarkan atau menuliskan detail gimana istana milik tuan ryan ini ya gaiz,,jadi silahkan kalian membayangkan sendiri aja,,''
sepanjang berjalan kedua mata lavy asik memandangi setiap sudut sudut istana itu dia menoleh kesana kemari
lupa dengan bibi nya yang sedang pingsan
tak lama sampailah toni didepan kamar yang akan ditempati mereka
lavy masih terus berjalan tanpa melihat kedepan hingga tubuh maria menabrak sesuatu
membuat nya menoleh dan mendapat tatapan dingin dari toni
lavy hanya menyengir
toni membukakan pintu kamar itu
lavy masih terdiam
''masuk lah,,saya akan memanggilkan pembantu untuk mengobati ibumu,,''
ucap toni dengan suara datar
lavy hanya mengangguk kikuk
lalu masuk kedalam dan kembali dibuat takjub lagi dengan kamar itu
dikamar itu ada ranjang super besar disamping nya ada 2 meja kecil lalu ada lemari juga yang tinggi dan besar
sofa berukuran sedang didekat jendela
lavy berdecak
lalu berjalan mendekati ranjang itu
__ADS_1
meletakan maria yang masih betah dengan pingsan nya
lavy menatap lekat wajah maria yang sangat pucat dan berkeringat
dirinya mengusap keringat dan peluh yang memenuhi wajah bibi nya itu
tak lama ada suara seseorang masuk
lavy menengok nya
toni kembali lagi dengan membawa 2 perempuan yang mungkin masi muda
satu perempuan membawa nampan berisikan makanan dan satu nya lagi berisi obat obatan
''lady mendekatlah pada ibu nya lelaki ini dan usap usap kan minyak kayu putih dihidung nya''
perintah toni pada salah satu gadis itu
gadis yang bernama lady dan membawa nampan obat obatan mendekati lavy
gadis yang mungkin berusia 23 tahun itu sesaat terpana saat melihat lavy
''ya tuhan opah opah dari mana ini,,,ganteng sekaliii,,,''
batin lady kagum
toni yang melihat itu hanya menggeleng kan kepala nya lalu berdehem
ehemm
membuat lavy dan lady terjingkat
lavy lalu berdiri
mempersilahkan lady untuk melakukan tugas nya
''maaf ** tuan aku akan mm memberikan sedikit minyak kayu putih ini pada ibu nya tuan,,,''
lirih lady sedikit menunduk
lavy mengangguk
''silahkan ehmm,,,''
lavy bingung memanggil gadis didepan nya ini apa lalu melirik toni
toni yang mengerti arti lirikan lavy pun menjawab
''panggil saja dia mbak,,,''
jawab toni
membuat lady berdecak sebal dan melirik nya sinis
lalu duduk ditepi ranjang dan mulai mengoleskan minyak kayu putih itu di tulang hidung maria
merasa tak ada perubahan
lady mendekatkan minyak itu dihidung maria
beberapa menit maria terlihat sudah sadar
maria membuka kedua mata nya perlahan
dengan masih setengah setengah
berusaha untuk bangun namun suara lavy mencegah nya
''bibi,,,''
lady dan toni tercengang saat lavy memanggil nya bibi
dia melirik toni dan lady lalu tersenyum canggung
''di dia bibi ku bukan ibu ku,,,tapi aku sudah menganggap nya bibi,,''
jelas lavy pada mereka
lalu kembali menoleh pada maria yang menatap mereka dengan tatapan tanya
''bibi,,bagaimana keadaan bibi,,,''
tanya lavy pelan
maria masih diam membisu
seperti nya nyawa nya belum terkumpul
''bibi ingin bangun lav,,,''
ucap maria lemah
lavy mengangguk dan segera membantu maria untuk duduk
saat lavy hendak membantu maria duduk bersamaan dengan lady yang akan berdiri
lavy dan lady bertatapan dengan wajah yang sangat dekat
lady benar benar terpana dengan wajah lavy yang begitu tampan dimata nya
''ganteng banget,,sumpah,,,''
lalu lavy tersadar dan memberi lady ruang untuk dia berdiri duluan
wajah lady merona malu
jujur jantung nya berdetak saat tadi bertatapan dengan lavy dengan jarak yang sangat dekat
lavy membantu maria duduk
lalu diri nya juga duduk di tepi ranjang yang ditempati oleh lady tadi
''bagaimana bi,,apa yang bibi rasakan,,,''
tanya lavy sembari memegang tangan maria yang terasa dingin
''kepala bibi pusing lav,,,''
ucap maria lirih sambil memijat pelipis nya
toni menoleh ke arah perempuan satu nya yang membawa nampan berisi makanan
mengkode nya untuk mendekat
perempuan bernama andin itu mengangguk lalu mendekat
__ADS_1
''ehm ma maaf tuan,,saya membawakan makanan untuk tuan dan nyonya silahkan dimakan dahulu,,''
lavy dan maria bersamaan menoleh pada andin
maria yang otak nya dipenuh beribu pertanyaan membuat kepala nya semakin berputar
''lavy bibi ingin makan,,bibi sangat lapar,,,''
keluh maria membuat lavy menjadi tak tega
lavy mengangguk dan menerima nampan itu
yang paling penting sekarang adalah bibi nya dulu untuk diri nya nanti saja
maria menolak saat lavy berniat ingin menyuapi nya dan akan makan sendiri
lavy pun menuruti nya dan membiarkan maria makan sendiri
maria begitu lahap nya makan makanan itu dengan lauk yang cukup membuat lavy jadi menelan ludah nya,,karna jujur saja lavy juga sangat lapar apalagi saat distasiun mereka hanya minum botol teh dingin
''ambilkan juga untuk pria ini andin,,''
perintah toni pada andin yang masih berada disana
namun di hentikan oleh lady
''ehm tuan toni,biar saya saja yang mengambilkan,,''
cegah lady dengan cepat membuat toni dan andin hanya mengernyitkan kedua alis nya
namun setelah itu mengangguk
lady dengan semangat berjalan keluar kamar untuk membawakan makanan lavy
lelaki yang sudah membuat nya berdebar debar
saat asik asik berjalan dengan sambil membayangkan wajah lavy tiba tiba tubuh nya bertabrakan dengan seseorang
bugh
''aahhh,,,''
''awww,,,''
kedua nya sama sama mengaduh
lalu saling berpandangan
lady terkejut saat yang bertabrakan dengan nya adalah nyonya besar nya
dia segera menundukan wajah nya
''lady,,,''
seru nyonya itu dengan nada tinggi
''ii iya ny nyonyaa,,,''
sahut lady ketakutan
''kenapa berjalan sambil senyum senyum begitu sampai ada orang didepan mu kau tabrak,,''
omel nyonya itu dengan kedua mata nya melotot
''mm maaf nyonya ss saya tidak lihat lihat,,saya mm minta maaf,,''
sesal lady dengan wajah terus menunduk
wanita berusia sekitar 45an itu menghela nafas
''yasudah sana kembali kerja,,lain kali jangan berjalan tapi pikiran kemana mana,,''
''ii iya nn nyonyaa,,,saya permisi,,''
pamit lady lalu berjalan menuju ke dapur
wanita itu hanya menggelengkan kepala nya
lalu berjalan entah kemana
saat melewati kamar tamu wanita itu melihat kamar itu terbuka dan terlihat beberapa pembantu dan pengawal suami nya ada disana
penasaran wanita itu berjalan ke arah kamar itu
terlihat senyap saat wanita itu sudah mendekat dikamar yang biasa nya di tempati untuk tamu atau kerabat keluarga
wanitan itu sebelum nya mengintip ,,,dia melihat ada seorang pria yang di anggap nya asing sedang membelakangi nya
''siapa pria ituu,,''
gumam wanita itu lirih
lalu tanpa basa basi wanita itu pun masuk kedalam lantaran sangat penasaran
saat masuk kedalam membuat toni dan andin terkejut dan langsung menundukan wajah mereka
'ada apa inii,,''
tanya wanita itu dengan suara lantang dan tegas membuat lavy menoleh ke arah nya begitu pun maria yang masih mengunyah ikut menatap wanita itu dan menghentikan kunyahan nya
lavy langsung berdiri dari tepi ranjang dan berdiri sama seperti toni dan andin sedikit memberanikan melirik wajah wanita itu
''saya tanya ada apa inii,,dan siapa mereka,,,''
''toni,,,kenapa mereka ada disini dan makan dikamar ini,,''
toni masih bungkam begitu pun andin
''toniii,,,''
seru wanita itu membentak
membuat mereka semua terjingkat kaget
bahkan maria menelan paksa makanan didalam mulut nya hingga terbatuk batuk
lavy segera memberikan air pada bibi nya itu
wanita itu melirik sinis pada mereka berdua
''bisa kamu jelaskan toni siapa mereka sebenar nya,,''
tanya wanita itu dengan intonasi ditekankan
''ehm me mereka,,,mereka,,,''
__ADS_1
''vira sayangg,,,''
aku up lagi gaiz semoga suka dengan bab ini ya,,,dan jangan lupa like dan komen nya gratis kann,,,😆 ada yang penasaran ga sih pengen divya cepet cepet muncul dan ketemu sama lavy,,,jawab ya dikomen,,,