Bodyguard Ganteng Itu Suamiku

Bodyguard Ganteng Itu Suamiku
83


__ADS_3

beberapa bulan kemudian


semua sudah nampak banyak yang berubah dikediaman tuan ryan


dila yang sudah lulus dengan sekolah nya juga divya yang baru saja menamatkan kuliah nya


ia ingin melanjutkan s1 namun sang papa melarang nya


tuan ryan ingin divya segera menikah


mendengar ke inginan papa nya membuat gadis berparas ayu itu membeku tanpa bisa berucap


entah menikah dengan siapa divya sendiri bingung


ia bahkan tak memiliki kekasih


hubungan nya dengan sang pengawal lavy pun juga semakin akrab dan intens


kedua sempat terdapati bercengkerama dan bergurau


tuan ryan pun sempat memergoki kedua nya saling melempar candaan


membuat tuan ryan berharap sesuatu


namun ia tak berani berharap banyak


entah apa yang di harapkan ayah dua anak itu


hari ini hari minggu


dila ingin berlibur dan mengajak papa dan juga mama nya


nyonya vira dan tuan ryan pun setuju


pada akhir nya keluarga itu pun pergi berlibur


jangan lupakan pengawal pribadi divya yaitu lavy dan sang bibi maria yang ikut serta


sungguh maria begitu bahagia ikut lavy merantau ke kota malang ini


dia yang tadi nya akan dicarikan rumah sendiri oleh lavy namun nasib berkata lain


maria justru ikut tinggal dirumah mewah dimana lavy bekerja


walaupun dia sendiri pada akhir nya juga bekerja sebagai bantu bantu dirumah itu


namun tak membuat nya masalah


apalagi maria juga digaji oleh tuan ryan


semakin membuat maria senang bukan main


dan sekarang ia ikut berlibur dengan keluarga kecil itu


maria sempat sok sok an menolak saat dila dan divya mengajak nya


membuat lavy memutar bola mata nya


karna lavy faham benar itu hanya alasan bibi nya saja


yang akhir nya juga menerima ajakan mereka saat tuan ryan yang memaksa nya


bahkan lavy sempat memiliki fikiran apa bibi nya terpincut dengan tuan ryan


karna setiap apapun yang diperintahkan oleh tuan ryan maria pasti langsung patuh


membuat lavy menjadi berfikir aneh aneh


bahkan lavy langsung menanyakan nya pada maria


sontak maria membelalakan mata nya saat mendegar kecurigaan anak angkat nya itu


maria bahkan menjewer telinga lavy keras hingga membuat nya kesakitan


maria tak habis fikir kenapa lavy bisa berfikir seperti itu


kembali pada keluarga yang saat ini sedang berlibur


dila ingin sekali berlibur keluar negeri sebenar nya namun tuan ryan melarang nya


kata nya nanti saja saat kau sudah memiliki suami


dila mendengus

__ADS_1


suami apa pacar nya dila tak punya


namun sekelebat bayangan saat bersama dengan pengawal kakak nya yaitu lavy membuat pipi nya memanas seketika


dila menggeleng gelengkan kepala nya


dia sudah terlalu jauh


keluarga kecil itu sudah sampai di pantai


ya mereka memilih pantai


terutama tuan ryan yang ingin berjemur sembari merefreskan otak nya


mereka menurut saja karna yang meminta tuan rumah


nyonya vira sudah memakai topi besar nya saat keluar dari mobil karna tak ingin tersengat terik nya matahari


begitu pula dengan maria yang juga mengenakan topi


hingga membuat lavy malu melihat tingkah bibi nya itu


sedang dila dan divya hanya mengenakan kaca mata saja


kedua nya mengenakan gamis panjang dengan bawahan celana jeans


dan pengawal nya itu


tuan ryan membebaskan penampilan lavy kali ini


ia menyuru lavy untuk berpakaian bebas tentu lavy sangat kegirangan


namun tetap ia harus selalu di belakang atasan nya terus


lavy mengenakan celana santai di bawah lutut beserta kaos berlengan pendek namun di tutupi oleh nya dengan jaket


sungguh membuat nya semakin terlihat tampan


ia tak memakai kaca mata seperti biasa nya saat mengawal divya


sebab apa


kaca mata itu tengah di pakai oleh divya


itu sebab nya lavy cekatan meminjamkan kaca mata milik nya


divya sempat ragu namun lavy meyakin kan nya dengan mengatakan nanti wajahmu akan belang


divya mendelik memdengar ledekan lavy


hingga membuat nya merengut dan melengoskan wajah nya


lavy di buat terkekeh melihat tingkah atasan nya itu


kini keluarga itu sudah mendapatkan tempat yang nyaman untuk berteduh


setidak nya tidak terkena sengatan matahari yang sedang terik terik nya


maria mengedarkan pandangan nya sungguh ia merasa takjub dengan indah nya pantai itu


lavy hanya bisa mengusap dada melihat tingkah absurd bibi nya itu


lavy pun mendekati maria


''bibi...bisakah bertingkah normal sedikit...''


bisik lavy kesal


maria mengalihkan pandangan nya pada lavy seraya melirik sinis


''apa maksudmu dengan normal lav...''


''kau fikir bibi tidak normal begitu..''


sunggut maria kesal


''bukan begitu...tapi tingkah bibi seperti kampungan..''


perkataan lavy membuat nya memdidih


enak sekali mengatakan dia kampungan


maria mencubit pinggang lavy geram

__ADS_1


membuat pria itu mengaduh tertahan


karna tak ingin di dengar oleh mereka


''enak saja mengatakan bibi kampungan...''


lavy masih mendesis kesakitan akan cubitan bibi nya itu


''bibi bukan kampungan...tapiii...''


maria menggantung kalimat nya


sembari merentangkan kedua lengan nya


membuat lavy mengernyit


''menikmati hidup bibi yang sekarang..''


ucap nya seraya mengirup udara dalam dalam


lavy hanya bisa mendengus


lalu dila mendekat ke arah mereka


''bibi dan kak lavy sedang apa...''


tanya dila polos


sebelum lavy menjawab maria sudah menyambar nya


''ah tidak sedang apa apa nona dila..hanya saja lavy tadi bertanya pada bibi..''


''bertanya apa bi...''


tanya dila lagi


membuat alis lavy berkerut penasaran


memang dia bertanya apa pada bibi nya


maria menahan senyum nya


bibi akan membalasmu lav...


''eh dia ingin bertelanjang dada untuk berjemur namun dia malu dengan kita...''


ucap maria dengan nyengir


lavy membelalakan kedua mata nya seakan bola mata nya akan keluar dari tempat nya mendengar ucapan maria baru saja


tubuh nya membeku dengan kedua tangan mengepal


bibi ini benar benar


''bibi...''


lavy mengeram tertahan


sedang dila pipi nya sudah merona mendengar hal memalukan itu


ia hanya bisa menahan senyum nya


lavy benar benar malu pada dila saat ini


sedang maria sudah melangkah untuk kabur dari anak angkat nya itu


ia begitu puas karna sudah membalas ucapan lavy yang mengatakan diri nya kampungan


dengan mempermalukan nya didepan dila


maria sedikit menoleh kebelakang


melihat reaksi lavy yang sudah melototkan kedua mata nya


maria hanya tertawa renyah sembari mengipas ngipaskan topi nya seolah meledek pria itu


lavy mengalihkan pandangan nya


ia benar benar malas melihat bibi nya itu


jangan lupa like dan komen nya


ga bayar kann😁...boleh lah kasi like yg banyak..

__ADS_1


__ADS_2