Bodyguard Ganteng Itu Suamiku

Bodyguard Ganteng Itu Suamiku
67


__ADS_3

pagi hari


seperti biasa


lavy bangun waktu subuh hari lalu setelah nya menyempatkan untuk bercengkerama dengan kekasih nya maya


lewat telepone


jujur lavy merindukan kekasih nya itu


namun mau bagaimana lagi


ia masih harus menjalani ldr untuk waktu yang ia sendiri tak bisa tentu kan


setelah selesai dengan aktifitas nya


lavy segera keluar dari kamar nya


dan siap menunggu atasan nya diujung bawah tangga


benar saja


dila dan divya sudah turun kebawah


hari ini dua kakak beradik itu nampak cantik


meski dila mengenakan seragam sekolah nya


namun wajah nya sangat manis


sama hal nya dengan sang kakak


hari ini divya mengenakan


atasan panjang berwarna ungu muda dengan celana plisket warna abu tua


jilbab warna senada dengan atasan nya


sungguh sangat meneduhkan


lavy mencoba menundukan pandangan nya kebawah


tak ingin lama lama memandang kedua wanita itu


mereka bertiga menuju meja makan untuk sarapan


namun tak nampak sang papa


membuat kedua nya bertanya bertanya


sama hal nya dengan lavy


kemana tuan ryan


''loh papa kemana mah,,kok ga ikut sarapan,,''


tanya dila seraya duduk dikursi nya


''papa ada rapat penting sama klien,,jadi ga bisa ikut sarapan bareng,,''


jawab vira sembari mengambil lauk untuk diri nya


namun lavy masih berdiri


ia akan duduk jika tuan ryan yang meminta namun sekarang tuan ryan tidak ada


lavy tetap berdiri


''lavy,,ayo kamu juga sarapan,,''


ajak divya sembari menengok ke arah nya


tapi hanya sebentar


setelah divya sibuk dengan sarapan nya


''ngapain berdiri disitu aja,,''


seru dila


''nanti saja nona,,''


tolak lavy sopan


''udah ngga apa apa,,''


lavy pun hanya bisa menurut


ia mengambil nasi dan duduk di sebelah dila hanya berjarak satu kursi


dila melirik samping nya lalu tersenyum simpul dan menunduk


saat menikmati sarapan nya


lavy teringat sesuatu


bahwa ia sedari tadi tak nampak sang bibi


kedua mata lavy menyusuri ruangan itu karna tak nampak sang bibi


apa yang dilakukan lavy tak luput dari lirikan vira


ia hanya tersenyum sinis


vira ingat ia yang melarang maria ikut sarapan pagi ini


karna tak ada suami nya


jadi vira enggan sekali sarapan bersama dengan wanita itu


jika sekarang lavy sarapan bersama


karna ada divya


mau tak mau vira terpaksa diam saja


setelah lavy selesai dengan sarapan nya


ia berpamitan sebentar pada divya


untuk ke kamar mandi


divya mengiyakan


lavy berlalu meninggalkan meja makan


lavy melangkah kan kedua kaki nya menuju kamar bibi nya


ia mengetuk beberapa kali namun tak ada jawaban


mencoba membuka kamar itu dan menelisik


tak ada siapa siapa didalam


lavy mencoba mencari nya


lalu bertemu dengan farah


pelayan paling senior


mencoba untuk bertanya


''ehm maaf bu,,saya mau tanya apa ibu melihat bibi saya,,''


tanya lavy lembut dan sopan


''ohh bu maria,,''


''tadi abis sarapan sama sama kita di dapur belakang,,''


jawab farah apa ada nya

__ADS_1


lalu pamit untuk mengerjakan pekerjaan nya yang lain


lavy terkejut dan membeku


bibi sarapan bersama dengan pelayan di dapur


lavy tercekat


ia tak menyangka jika bibi nya sarapan bersama dengan pelayan


lavy mencoba untuk menghampiri bibi nya kedapur


namun suara vira menghentikan langkah nya


lavy berdecak


lalu melangkahkan kaki nya


memenuhi panggilan vira


''ia nyonya,,''


sahut lavy setelah sampai di meja makan kembali


''darimana kamu,,''


tanya vira dengan nada yang tak ramah


''saya dari kamar mandi nyonya,,''


jawab lavy datar dengan wajah dingin nya


membuat divya dan dila heran


''udah waktu nya berangkat kuliah,,''


''baik nyonya,,,mari nona divya nona dila,,''


ketiga nya berlalu menuju keluar


sementara vira hanya tersenyum sinis


divya dan dila berpamitan dengan mama nya


menyalami tangan vira lalu masuk kedalam.mobil


didalam mobil hanya ada keheningan


wajah lavy masih menyiratkan kekesalan


itu nampak dari spion atas mobil


divya jadi bertanya tanya dalam otak nya


setelah mengantarkan dila


kini mobil mereka sampai di pelataran parkiran kampus


lavy mencoba tetap profesional


tak ingin membawa kekesalan hati nya dalam pekerjaan nya


jam kampus telah dimulai


seperti biasa


lavy menunggu diluar kelas


karna hampir satu jam


kelas belum selesai selesai


membuat lavy haus dan ingin ke kantin


tapi saat ingat dengan ibu kantin yang waktu itu membuat nya enggan


lavy berjalan keluar kampus ingin mencari minuman dingin


ibu atun akan ******* ***** pipi nya lagi


lavy menemukan warung


ia bergegas menghampiri warung itu


dan membeli minuman dingin


setelah nya lavy kembali ke kampus


saat kembali ke kampus


jam kelas sudah selesai membuat nya kaget dan segera berlari kecil ke kelas divya


saat akan masuk seperti biasa


ia hampir bertabrakan dengan kevin dan geng nya


untung saja lavy mengerem lari nya dan tak jadi bertubrukan dengan kevin


kevin sudah menyeringai


saat berpapasan dengan lavy


lavy mencoba tak menghiraukan nya


lalu masuk kedalam


namun bukan kevin jika tak mencari masalah


ia mengalangi tubuh lavy yang akan masuk kedalam dengan memengang bahu lavy dan memundurkan langkah nya


''elu mau kemana buri buru banget,,''


tanya kevin dengan seringaian diwajah nya


lavy mendengus kasar


kenapa nasib nya harus bertemu dengan berandalan ini lagi


''saya mau masuk kedalam,,''


jawab lavy biasa supaya kevin dan geng nya tidak menganggu nya lagi


''ngapain,,jam kuliah kan udah selesai,,''


seru kevin sembari pura pura menilik jam di tangan nya


''elu lupa ya vin,,dia ini kan pengawal nya divya,,,''


ledek teman nya kevin bernama nio


''iya ya pengawal mah tetep aja pengawal,,''


sinis kevin


sementara lavy tak menggubris nya


kevin mendekat dan meremat kerah baju lavy


mendekatkan wajah nya pada lavy


lalu memberi ultimatum


''jangan ngarep elu bisa ngawal hati nya divya,,karna hati divya milik gue,,''


ancam kevin


membuat lavy mengerutkan kedua alis nya


kevin melepaskan kasar baju lavy


membuat lavy mundur beberapa langkah

__ADS_1


''cabut,,,''


titah kevin pada teman teman nya


ia menyenggol bahu lavy


lavy masih di buat tak mengerti dengan kata kata kevin barusan


apa maksud nya ngawal hati nona divya


dan hati nona divya udah milik nya


lavy masa bodoh lalu mendekati atasan nya


divya dan kedua teman nya akan berdiri dan menuju ke kantin


membuat lavy malas


ia sudah bertekad kali ini lavy tak mau menerima tawaran makan dari ketiga gadis itu


ketiga nya sudah sampai dikantin


dan duduk dikursi masing masing


lavy pun duduk di seberang mereka


kali ini yang melihat lihat menu aisyah


sedang divya dan fila sibuk dengan diri masing masing


namun nampak fila memandang lavy dengan senyuman yang sulit di artikan


fila dan divya telah memilih menu mereka


namun aisyah hanya cuek saja tanpa menawari lavy


fila yang sadar


menegur aisyah kenapa tak menawari lavy


''kok lavy ngga kamu tanyain sih mau makan apa,,''


omel fila


sedang aisyah hanya menggedikan bahu saja


fila menggelengkan kepala nya


''kak lavy mau pesen apa,,''


tanya fila ramah


''ngga perlu nona,,nanti saya makan sendiri saja,,''


tolak lavy halus dengan senyuman


''kamu kapok ya saya pesenin nasgor super pedes kemarin,,''


sedih fila


membuat lavy jadi serba salah


''ng ngga nona,,bukan gitu,,''


elak lavy


''udah lah,,ngga mau ngapain dipaksa,,''


protes aisyah


sementara divya hanya diam menyimak perseteruan sahabat nya dengan pengawal nya


fila berdecak sebal ke aisyah


''ngga apa apa nona,,saya masih kenyang kok,,''


lavy berusaha meyakinkan gadis cantik nan baik hati itu


eh


''yaudah gapapa,,''


fila pun menyerah tak memaksa lavy lagi


pesanan ketiga nya pun datang


mereka makan dengan lahap


sesekali fila mencoba menawari lavy


divya nampak cuek pada lavy


ketiga selesai dengan makan nya


''wah hari ini pulang cepet ya,,''


celoteh aisyah setelah meng akhiri makan nya


karna masih ada waktu beberapa menit lagi


''iya nihh,,''


sahut fila


''gimana kalo hari ini kita jalan,,ayok div,,''


usul aisyah sembari kedua mata nya melirik lavy


''ehm kayak nya aku ngga bisa,,''


tolak divya


''kenapa,,''


kali ini fila yang bertanya


''aku mau ke toko buku soal nya,,ada buku yang pengen aku cari,,''


kata divya


fila dan divya saling memandang


''yaudah kalo gitu kita ikut kamu aja ya,,boleh kan,,''


seru fila dengan semangat


''terserah kalian sih,,''


''itu pengawal kamu juga ikut,,''


sindir aisyah


''ya iya dong,,gimana sih kamu,,''


jawab fila dengan seulas senyum


divya menatap aneh pada sahabat nya ini


ketiga nya kembali ke kelas


dengan lavy dibelakang mereka


mau lanjut


bagi like dan komen nya dong


hadiah juga boleh..😆


semoga suka dengan bab ini ya


next besok ya..

__ADS_1


__ADS_2