Brothers?!

Brothers?!
Siapa Dia???


__ADS_3

Siang itu Dilla sudah tampak rapih dan cantik, ia sudah ada janji dengan Lisa untuk hangout bareng, mumpung libur semester.


Saat akan keluar rumah, tiba-tiba Armand menghubunginya. 


Hmm??! Mas armand?? gumam dilla heran, karna tak biasanya beruang kutub itu menghubunginya.


7 bulan tinggal bersama saja, mungkin hanya beberapa kali saudara sambungnya itu bicara dengannya, itu pun sangaaaatttttt irit.


Assalamualaikum mas...sahut dilla


Wa'alaikum salam dek, adek sekarang dimana?! tanya Armand.


Masih dimansion sih mas, ini baru mau keluar..ucap Dilla


hmm.. boleh mas minta tolong?? tanya Armand


mmm?? minta tolong? minta tolong apaan ya mas?? tanya Dilla.


Bisa tolong, kamu kekamar mas, nanti disana ada Map Coklat di atas meja kerja mas deh kayaknya...ucap Armand.


oh, bentar ya dilla kekamar mas dulu... ucap Dilla lalu memutar arah dan menuju kekamar Armand.


Kriek..suara pintu kamar terbuka.


Assalamualaikum...sapa dilla sebelum memasuki kamar Armand.


Waalaikumsalam..sahut Armand.


Diatas meja kerja...gumam dila berjalan mendekat menuju meja kerja Armand.


mmm...yang ini kali ya mas, ntar, dilla ganti jadi Video Call biar mas bisa mastiin...ucap Dilla lalu mengubah menjadi Video Call.

__ADS_1


Oh iya bener yang itu dek..ucap Armand.


Yaudah ini langsung dilla anter kekantor mas kan ya?? tanya dilla.


Iya dil.. tolong ya dek...pintanya.


Ok...sekarang mas sharelok aja, biar dilla langsung OTW..ucap dilla, Armand pun segera men-sharelok alamat kantornya.


OK, udah dapet lokasinya..sabar ya mas, dilla otw langsung nih...assalamualikum...ucapnya lalu mematikan sambungan telepon setelah Armand membalas salamnya.


Armand tersenyum tipis, lalu fokus pada pekerjaannya. Asistem Armand terdiam melihat Bosnya yang super dingin itu tampak tersenyum tipis.


30 menit kemudian.


Siang mbak, Permisi Nama saya Dilla, saya mau bertemu dengan bapak Armand Al Farhat...ucap Dilla sopan.


Siang Mbak... Oh pak Armand ya, udah ada janji sebelumnya... tanya resepsionis.


Sebentar ya mbak, saya tanyakan dulu... ucap Resepsionis.


Halo Pak Bayu, disini ada Mbak Dilla ingin bertemu dengan Pak Armand, katanya sih sudah ada janji... ucap Resepsionis.


Dila??? bayu tak mengenal nama itu.


Sebentar saya tanyakan.


tlilit tlilit...


Halo...ucap Armand


Maaf pak, dibawah ada seseorang bernama Dilla ingin bertemu bapak, katanya.... ucapan Bayu terpotong

__ADS_1


Suruh langsung keruangan saya segera... ucap Armand memotong ucapan Bayu.


Bayu terkesiap, tak biasanya bosnya begitu.


Baik pak...sahutnya dan segera meminta resepsionis mempersilahkan dilla naik keruangan Armand di lantai 10


Dilla masuk kedalam lift. Tak lama ada seorang wanita yang tampak glamor masuk kedalam lift yang sama dengannya.


Dilla hanya melirik sekilas lalu tersenyum sopan dan tak lagi memperdulikannya.


Mau ketemu siapa?? tanya perempuan yang jujur sedikit menakutkan dimata dila.


mmm saya mau ketemu.... ucapnya terpotong saat tiba-tiba saja Armand menelpon nya.


Assalamualaikum, iya mas ini dila juga udah di lift..... lantai 10 kan ya?? mmm oh udah sampe nih... ucap Dilla lalu keluar dari lift dengan sebelumnya tersenyum sopan pada wanita yang segera menatapnya tajam saat mendengar "lantai 10".


Ruangannya yang mana mas, kok sepi gini, serem ihhhhh... rengek dilla...sambil masih bertelepon. Dila memang gak takut setan, tapi dia paling gak suka dengan ruangan besar dan sepi, HOROR katanya.


Yaudah tunggu bentar mas jemput kamu...ucap Armand.


Dilla...panggil Armand yang tiba-tiba keluar dari ruangannya. Dilla yang celingak celinguk segera menoleh padanya.


Dilla segera berlari kecil dan menghampiri Armand. Bayu terkejut saat melihat Armand tersenyum menyambut seorang Gadis.


Assalamualaikum...ucap Dilla lalu mencium tangan Armand. Bayu terdiam. Boss nya tidak marah disentuh.


Yuk masuk... ucap Armand lalu merangkul dilla dan membawanya kedalam ruangannya.


Dilla mengangguk. lalu ia menyapa Bayu.


Permisi om...ucap Dilla lalu masuk keruangan Armand setelah pamit pada Bayu.

__ADS_1


Bayu semakin terkejut. Ia bertanya tanya siapa Gadis itu, kenapa boss kutubnya bisa begitu tenang, bahkan tersenyum lembut pada Gadis yang baru pertama kali dia liat itu


__ADS_2