
Selesai makan bersama, mereka pun pamit satu sama lain.
Sayang hari ini kamu bobo di apartemen ayah aja ya...ucap Ray sambil memainkan anak rambut di pipi chuby Dilla yang sedang membaca pesan di HPnya.
Gak deh yah, dilla mau pulang aja, besok anak-anak ujian mid...ucapnya cuek tak terganggu dengan sifat manja sang ayah yang dulu selalu berhasil membuat Rukmana marah bukan main.
Yah.... kamu mah udah gak sayang sama ayah nih...ayah kan kesepian...ucap Ray.
Yang nyuruh ayah cerai sama istri-istri ayah yang lain itu siapa? makanya kalau gak yakin bisa setia hingga akhir hayat jangan sembarangan ijab qobul aja, mentang-mentang tajir...gerutu Dilla tanpa menoleh pada Ray yang sekarang sudah memeluk putri semata wayangnya itu manja.
Ke 4 putra Hakim tampak memperhatikan interaksi kedua manusia beda generasi itu.
__ADS_1
Kayaknya rumah bakal rame nih... ucap Arya yang segera diangguki ke 3 kakaknya.
Maaf ya kim, putriku itu memang sedikit berbeda, tapi dia anak yang baik kok...ucap rukmana tak enak hati.
Aku tahu, sudah jangan merasa gak enak, sebentar lagi dia juga akan jadi putriku, rumah kita pasti akan ramai dengan adanya dilla...(dan kuharap dilla mau memperlakukanku sama seperti ia memperlakukan ayah kandungnya...batin hakim berharap)...ucap hakim sambil tersenyum tulus pada rukmana, cinta pertamanya lebih tepatnya satu-satunya wanita yang dicintainya.
Dulu sekali ia terpaksa menikahi istri dari almarhum saudara kembarnya demi menjadi ayah sambung untuk ke 4 keponakan tampannya atas permintaan almarhum kakak kembarnya yang meninggal karna sakit. Membuat Seorang pemuda bernama Hakim Al Farhat itu terpaksa memutuskan pertunangannya dengan Rukmana secara sepihak.
Seakan tuhan mengasihaninya, tuhan pun mempertemukan kembali Hakim dengan Rukmana di pesta reuni 3 tahun lalu.
Mereka kembali berteman, dan perlahan rasa yang dulu mereka paksa mati, tumbuh kembali. Awalnya Rukmana tak ingin menikah lagi, namun lagi-lagi ia mengingat ucapan Dilla kecil. Hingga akhirnya Rukmana pun memantapkan diri untuk menerima lamaran Hakim.
__ADS_1
Mereka pun berjalan menuju lift. Didalam lift ke 8 manusia beda generasi itu entah mengapa tampak seperti keluarga besar.
Yasudah deh ayah ngalah, tapi abis mid kamu nginap dirumah ayah ya semingggggu aja...mm?! pinta Ray.
mm...sahut gadis chuby itu. Ray segera menciumi pipi chuby dilla tak perduli dengan orang disekitarnya.
Ya, Paruh Baya bernama Ray Danuarta itu memang amat sangat mencintai putri semata wayangnya itu, ia selalu gemas pada putrinya yang bukan lagi balita itu. Ray selalu memanjakan Dilla namun dilla tak terlalu perduli dengan itu, selama Ray tidak membatasi ruang geraknya.
Aduh Ray, malu tahu gak diliatin orang, kamu mau anakmu itu gak ada yang mau karna terus terusan kamu tempelin....omel rukmana kesal pada mantan suami yang lebih seperti adik baginya itu.
Biarin aja ya sayang ya, ntar kalo udah gede nikahnya sama ayah aja ya... ucap Ray memperlakukan Dilla seperti anak SD.
__ADS_1
hhh...ogah, males banget...ucap dilla cuek lalu keluar dari lift saat lift mereka tiba di lantai yang dituju.