Brothers?!

Brothers?!
Tentang Lisa


__ADS_3

Assalamualaikum Bunda, Ayah,... sapa Lisa saat ia datang.


Masuk nak, ntar lagi dilla turun kok .. ucap Rukmana, Lisa segera memeluk rukmana lalu menyalamnya dan cupika-cupiki, la pun mencium tangan Hakim. Hakim tersenyum menyambut gadis bernama lisa itu.


Ya, Hakim sudah tahu semua kisah tentang lisa dari rukmana. Hingga membuatnya ingin menyayangi Lisa seperti ia menyayangi Dilla.


Lisa hanya menangkup kedua tangannya menyapa ke 4 kakak sambung sahabatnya.


Tak lama dilla datang. seperti biasa kaos bigsize berwarna putih, jeans, Sneaker dan Rambut yang dicepol dengan Tas Selempang putihnya.


Yuk cus... ucap dilla cuek.


Bund, Yah, mas, dilla berangkat ya...ucap dilla.


Kenapa gak pakai uang ayah aja sih nak... ucap hakim.


Gak lah ayah, beli barang pake hasil keringat sendiri rasanya lebih maknyos yah... kalo uang jajan dari ayah mending dilla beli buat makan aja yah....yaudah dilla jalan dulu ya yah...ucap dilla.


Mereka terdiam tak percaya bisa mendengar ucapan itu keluar dari seorang pewaris tunggal kerajaan bisnis seorang Ray Hermawan.

__ADS_1


Dah ayah, dah bunda, dah mas ..ucap dilla lalu berlalu dengan lisa


1 jam kemudian mereka tiba di salah satu Showroom langganan Lisa.


Dilla & Lisa pun melihat-lihat brosur yang ditawarkan, ia memiilih PCX CBS 160 CC berwarna Merah. Lebih tepatnya lisa yang memilihkan, karna dilla kurang mengerti soal tren otomotif. Setelahnya mereka makan siang bersama, saat sedang menunggu pesanan, Lisa melihat sesosok yang sangat dikenalnya. Yah pria itu Denis Atmaja, mantan tunangan Dilla yang justru selingkuh dan menghamili seorang gadis yang denis sebut sahabatnya.


Dil mending kita makan ditempat lain aja yuk..ucapnya tiba-tiba. Dilla mengernyit heran. Dila pun menoleh kearah Lisa melihat. Denis. setelahnya dilla menoleh kembali menatap lisa. dengan santai, seolah tak terjadi apapun.


Gak perlu, kenapa juga mesti pindah...ucap dilla dengan santai.


Lo gak papa..tanya lisa


Yah dila memang tak pernah menaruh hati barang sedikit saja pada mantan tunangannya itu. Dulu Dilla bersedia bertunangan, itu semua karna Opa & Oma dari pihak ayah Rey nya yang menjodohkannya.


Saat itu, dilla yang tidak punya pasangan dan belum pernah menyukai seseorang tak keberatan menerima perjodohan itu, atau lebih tepatnya ia malas mendengar ucapan panjang lebar dari opa-/omanya yang tak pernah belajar dari kegagalan pernikahan putra mereka dengan menantu mereka yaitu kedua orang tua kandung dilla, Rey dan Rukmana.


Ah iya...lo kan gak ada rasa ya sama tuh dedemit.. sorry gue lupa...ucap lisa nyengir. Dilla hanya menggelengkan kepalanya.


Tak lama ia mendapat telpon dari rey yang saat ini ada di Yunani untuk bisnis, hingga beberapa waktu lalu pria itu tak bisa hadir dipernikahan mantan istrinya itu. Tapi dilla tahu dengan jelas kalau ayahnya itu tak sanggup melihat rukmana bersanding dengan yang lain. Dilla tahu, sang casanova itu amat sangat mencintai rukmana, namun penyakit Casanova-nya yang tak pernah bisa dibawa kompromi hingga membuatnya tak tega melihat rukmana terus menderita karenanya. Itulah alasan sebenarnya Rey rela melepaskan Rukmana bahkan tanpa diminta.

__ADS_1


Lagi apa buah cinta ayah...sapa Rey penuh sayang pada buah cintanya itu.


Lunch bareng Lisa yah...ucap Dilla cuek.


Oh ya,?! lain kali kita lunch bertiga ya... ayah juga udah kangen sama anak ayah tomboy-nya gak kira-kira itu... ucap Rey yang memang menganggap lisa seperti putrinya sendiri. Rey Hermawan memang seorang casanova tapi tak sekali pun ia menyakiti putrinya tidak seperti ayah dari lisa yang suka membawa wanita kerumahnya bahkan tak segan bermesraan dihadapan lisa yang masih anak-anak saat itu.


Lisa masih ingat, Rey pernah menghajar laki-laki yang disebut papa oleh lisa itu hingga hampir mati, saat Rey mengantar Dilla ke rumah Lisa, saat Dilla berkata perasaannya tak enak. Jika saja malam itu Rey tak mengiyakan rengekan dila mungkin Lisa sudah hancur malam itu..


Ya, Laki-laki paru baya bernama Broto Sudjatmoko itu hampir memperkosa putri kandungnya sendiri yang saat itu masih kelas 2 SMP. Berkat kejadian itu Lisa harus menjalani terapi hingga duduk dikelas 3 SMA, dan selama itu pula Rey dan Rukmana membesarkan Lisa bersama dengan Dilla dikediaman mereka. Berkat orang tua dilla, lisa tak pernah kekurangan kasih sayang. Yah walaupun Rey bukan sosok ayah sempurna, tapi ia seorang ayah yang sangat melindungi buah hatinya.


Iya yah...makanya ayah tuh jangan kelamaan di negri orang...cepetan pulang kalo kangen sama anak .. ucap lisa manja pada pria yang sudah seperti ayah kandungnya itu


iya...sayang....ucap rey.


Yaudah yah, dilla dah laper nih ..ntar malem dilla call deh sebelum tidur ..ucap dilla


ok ok... hati-hati ya selama ayah ga ada, jangan nakal, di dengerin bunda, sama ayah hakim, kalo mau kemana-mana jangan sendirian atau berdua doang sama lisa tapi minta temenin sama abang juga... biar ayah tenang... ucap ray


Iya ayah...assalamualaikum ayah...ucap lisa dan dilla bersamaan lalu mereka mematikan sambungan hpnya.

__ADS_1


__ADS_2