Brothers?!

Brothers?!
Calon suami putriku


__ADS_3

Tidak bisa, Aku sudah menjodohkan Arsyad dengan orang lain.... tolak monica.


Maaf oma, mungkin oma lupa, aku tak membutuhkan kekuasaan dan harta oma untuk berdiri di kakiku sendiri sama halnya dengan Mas Armand. Ia setuju hanya untuk melihat bagaimana wajah oma saat menjual cucu oma sendiri.... ucap Arsyad yang tahu jelas mengapa seorang pria tangguh seperti Armand bisa tunduk pada omanya.


Karna jujur tanpa bantuan wijaya pun Perusahaan Al Farhat bisa tetap berdiri dengan suntikan dana dari perusahaan pribadi Armand yang lain. Yang tak mereka sangka justru Dilla turun tangan lebih dulu, bahkan menunjukkan jati diri yang selama ini ia sembunyikan.


Oma Monica terdiam, ia memang tak pernah bisa menekan Arsyad dan ke 3 saudaranya yang lain. Ia sempat merasa di awang awang saat Armand tak membantah dijodohkan tapi semua ternyata hanya sandiwara.


Mi hentikan... ucap Hakim akhirnya bicara.


Tidak, semua calon istri dari anak-anakmu aku sudah menentukannya...ucap Monica masih tak mau mengalah.


Dan kau Armand kau akan tetap menikah dengan Susan.


Tidak, aku menolak...ucap Reyhan tegas. begitu juga dengan Armand menolak bersamaan.


Siapa kau berani menolak... ucap Monica.


Aku?? ah apa aku belum memperkenalkan diri.?? kenalkan Aku adalah papi dari kedua gadis cantik ini ucapnya sambil menarik Lisa dan Dilla, dan juga adalah mantan suami dari Bidadari cantik yang kini bersanding dengan putra bungsumu yang tampan itu... namaku Reyhan Hermawan....ucap Reyhan yang seketika membuat Monica terdiam.


Ia tak pernah tahu kalau mantan suami dari menantunya adalah sang casanova, sang miliuner yang terkenal kejam dalam bisnis.

__ADS_1


Dan kenapa aku berani menolak, ,ya tentu saja karna Armand adalah calon suami dari putri Dilla dan Arsyad adalah calon suami dari Putriku Lisa.... ucap Reyhan seenaknya. Sontak Dilla dan Lisa menoleh pada reyhan dengan penuh pertanyaan. sedangkan Armand dan Arsyad sudah tersenyum manis.


Aku menolak.... bantah Monica.


Seketika raut wajah dingin Reyhan muncul. Reyhan melepas tangannya dari bahu mungil kedua putrinya


Kau berani menolak putriku.... ucap Reyhan penuh intimidasi hingga membuat Monica mundur, merinding ketakutan. Reyhan bisa menahan apapun tapi jika itu menyangkut putrinya dan rukmana maka ia takkan tinggal diam.


Hei Hakim... apa kau juga menolak kedua putriku.... ucap Reyhan.


Aku setuju, kapan kau mau menikahkan mereka... tanya Hakim santai, ia tak marah, karna ia pun marah ibunya begitu tega menjadikan ke 4 putra alm abang kembarnya bagai barang tak berharga, sudah cukup ia dan alm abang kembarnya yang diperlakukan tak manusiawi, ia tak mau lagi ke 4 putranya pun diperlakukan begitu.


Pi... ucap Lisa


Bukankah kau yang bilang kau akan menikah dengan laki-laki yang membuatmu nyaman dan papi juga menyukainya.... ucapnya pada Lisa dengan lembut. Lisa teringat dengan yang ia ucapkan beberapa tahun lalu pada reyhan.


Arsyad dia pria yang sepeti itu, bukankah kau tak pernah merasa risih dan ingin muntah saat bersamanya... ucap Reyhan seraya membelai rambut Lisa, Lisa menatap dalam Reyhan, dengan jujur ia mengangguk. Reyhan tersenyum.


Sedangkan dilla masih diam.


Armand sudah melamar-mu sejak sebelum Bunda dan Ayah menikah..dan papi setuju, .... apa kamu gak setuju sayang.... ucap Reyhan menatap dalam putrinya yang begitu mirip dengannya.

__ADS_1


Mas Armand itu abang sambung dilla pi, anak kandungnya ayah hakim, bagaimana bisa Dilla menikah dengan anak dari ayah sambung dilla pi .. ucap Dilla tak mengerti dengan jalan pikir papinya


Arman, Arsyad, Arnand & Arya adalah anak kandung dari saudara kembar ayah sayang....ucap Hakim menjelaskan.


Dilla terdiam. Dan menoleh saat Armand berdiri disampingnya meraih tangan mungilnya dan menggenggamnya.


Mas gak akan memaksa jika kamu gak mau... ucap Armand lembut.


Aku masih gak cinta sama mas... ucap Dilla dengan tatapan bersalah, Armand tersenyum tulus


Mas tunggu... ucap Armand tulus


Dilla pun mengangguk. Reyhan tersenyum, Bagas, Luis siapkan semuanya.


Aku menolak... bantah Monica


Baik, kalau begitu kau akan kehilangan semua perusahaan mu


Hahahaha... kau bilang aku menjual cucuku, lalau apa bedanya kau denganku Hermawan.


Tentu saja berbeda, karna kedua cucumu lah yang datang padaku meminta kedua putriku tanpa embel-embel harta dan kekuasaan dibelakangnya, murni dan tulus tanpa syarat.... dan aku sebagai papi dari mereka, sudah menjadi tugasku untuk mempermudah semuanya bukan mempersulit... ucap Reyhan tegas. Monica tertohok ia hanya bisa diam dan terduduk dibantu asistennya Bowo.

__ADS_1


__ADS_2