CALON ISTRIMU, MILIKKU!!

CALON ISTRIMU, MILIKKU!!
PERJODOHAN


__ADS_3

Lavender di bawa paksa oleh Alexander, dan itu menjadi tontonan gratis di kampus. Siapa yang menyangka ada pria yang yang sangat berani bersikap kasar pada lavender.


"Lepaskan aku". Lavender berusaha menarik lengan nya. Arimbi merasa tak senang melihat pemuda itu bersikap kasar pada sahabatnya


Arimbi menarik tangan lavender hingga terlepas dari genggaman Alex.


"Anda sangat kasar tuan, apa anda tak malu melakukan hal itu di depan banyak orang ". Arimbi berdiri di depan lavender. pemuda itu siap pasang badan untuk membela lavender .


"Siapa kau, beraninya kau menghentikan ku". Alex menatap tajam Arimbi, ia menyeringai menyeramkan.


"Dia sahabat kami, lagipula kau yang siapa, beraninya bersikap kasar pada lavender, apa kau sama sekali tidak bisa menghargai wanita?". Kini Valentin yang angkat bicara. Kedua orang itu tak segan-segan membela lavender.


"ah, rupanya kau belum tau ya, Aku calon suami mu lavender". Alex mengalihkan pandangan nya arah gadis itu. mendengar kata-kata Alex , Lavender langsung terperangah, sejak kapan Alexander menjadi calon suaminya. Lavender hanya bertemu Alexander sekali, itu pun ketika orang tuanya datang untuk makan malam di rumah nya seminggu yang lalu.


"Jangan mengada-ada". Lavender berteriak , kemudian berjalan mendekati Alex. ia tak percaya pada Alex, tak mungkin ayahnya melakukan perjodohan tanpa bertanya dulu. bagaimanapun lavender harus tau sebelum ayahnya melakukan perjodohan itu.


"Sejak semalam, ayah mu menerima tawaran dari ayah ku untuk menjodohkan kita ". Alex menatap lavender.


"Kau bercanda, ayahku semalam tak mengatakan apapun padaku, lagipula aku tak akan menerima di jodohkan dengan pria kasar sepertimu ". Lavender menatap tajam Alex, Namun pria itu malah tertawa.


"Usaha ayahmu sedang dalam masa sulitnya, ayahmu membutuhkan dana besar agar perusahaan nya tidak bangkrut, jadi ia memberikan proposal pada ayah ku agar ayah ku mau membatu perusahaan nya, tapi dengan syarat , kau harus menjadi istriku. dan ayah mu menerimanya. sedangkan aku dengan senang hati menerima mu sebagai calon istriku, seharusnya kau bangga memiliki tunangan sepertiku ". Alex kembali menarik lengan lavender. Mendengar hal itu Valentin dan Arimbi tak bisa berbuat banyak. bagaiamana pun ini adalah masalah keluarga, jadi mereka tak bisa ikut campur.


Lavender menatap kedua sahabatnya agar mereka tak perlu lagi ikut campur. Mengingat keadaan ayahnya yang sedang dalam masa sulit, sebagai anak maka lavender harus mau menerima hal itu. Kini dengan suka rela lavender mengikuti langkah kaki Alex.


Keluarga Alex sangat terkenal kejam, mereka akan melakukan apapun agar keinginan mereka terpenuhi. Tak ada yang berani melawannya. Alex merupakan CEO perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan. Bahkan mereka memiliki rumah sakit bertaraf internasional di beberapa negara yang berada di Asia.

__ADS_1


Wajah Alexander selalu terpampang di beberapa majalah bisnis ibukota. Ia sangat tampan tapi ia juga seorang playboy yang sangat terkenal. Ayahnya memiliki koneksi orang-orang penting di pemerintahan . Jadi mereka selalu melakukan hal-hal yang sangat meresahkan bagi para pengusaha lain.


Lavender menaiki mobil sport milik Alex. Mobil itu melaju cepat membelah jalanan kota itu. Lavender berfikir hidupnya sudah tamat sekarang. Ia tak mungkin bisa menolak perjodohan ini jika tak ingin ayahnya bangkrut . Namun ia juga tak mau jika cita-citanya sebagai seorang pengacara hilang begitu saja.


Mereka akhirnya sampai di sebuah rumah yang sangat mewah dan megah. Lavender hanya bisa mengikuti pemuda itu, Alex memang terlihat sangat keren , namun itu tak membuat hati lavender tergugah.


Ketika lavender memasuki ruang tamu rumah itu, ia bisa dengan jelas melihat sang ayah sedang berbincang bersama Rafael , ayah dari Alexander.


Alex berjalan mendekati sang ayah, lavender mengikutinya. wajah ayah dan anak itu sangat mirip, tapi entah di dengan sifatnya. apakah Rafael sama sombong dengan Alexander. melihat kedatangan lavender , Rafael langsung terseyum.


"Ah, lavender.. selamat datang di rumah kami". Rafael berdiri menyambut kedatangan lavender , namun tidak dengan sang ayah, Rangga menatap lavender marah. lavender tak kalah marahnya, ia balik menatap sang ayah dengan tajam.


"Ayah". Lavender memanggil ayahnya, namun Rangga tak menggubris lavender. melihat ada kemarahan di antar kedua orang itu, Rafael dengan cepat menarik tangan lavender dan berjalan menuju sofa.


"Sebenarnya ada apa ini om, karna ayah ku tak mau berbicara dengan ku, maka lebih baik jika aku langsung bertanya pada om". Lavender menatap Rafael. Pria itu terseyum . Rafael suka karakter lavender yang sangat to the point.


"Apa kau sudah memberitahu lavender mengenai situasinya ". Rafael bertanya pada Alexander, pria muda itu mengangguk kan kepalanya.


"Sudah Daddy". Jawab Alex


"Aku harap setelah Alexander mengatakan nya padamu, maka kau sudah tau inti dari pembicaraan kita selanjutnya ".


Lavender menarik nafasnya dalam kemudian menatap ayahnya.


"Apa ayah menjual ku demi menyelamatkan perusahaan ayah". Lavender sangat marah atas apa yang telah di lakukan ayahnya.

__ADS_1


"Jaga bicaramu ". Rangga menekan kan suaranya, agar lavender kali ini lebih menurut .


"Apa yang salah ayah, kau menjual ku, putrimu agar perusahaan mu tak mengalami kebangkrutan, sungguh tragis". Lavender tertawa, namun dengan cepat Rangga menampar pipi putrinya. Ini kali pertama lavender mengalami kekerasan . Selama ini ayahnya sangat menyanyanginya.


"Kau lancang sekali, apa yang aku lakukan untuk mu juga, jika perusahaan ku bangkrut bagaiaman kau bisa hidup, bagaiaman kau bisa melanjutkan pendidikan mu, kau pikir semua itu tidak memerlukan uang". Rangga memarahi lavender.


Lavender terdiam, kemudian ia menatap ayahnya lagi.


"Baik, aku menyetujui perjodohan ini, tapi ada syaratnya". Rafael tertawa melihat keberanian gadis itu.


"Apa syarat nya ?". Rafael terseyum pada lavender


"Pernikahan ini akan di laksanakan setelah aku wisuda, cita-cita ku sebagai pengacara harus terlaksana, aku tak mau hanya karena pernikahan ini study ku jadi berantakan". Lavender kemudian berdiri


"Kau mau kemana ?" Rangga langsung menarik tangan anaknya.


"Aku ada mata kuliah hari ini, kurasa kau juga mengerti dan memahami syarat yang aku berikan ayah". Lavender menatap ayah nya, kemudian dengan kasar melepaskan tanga ayahnya.


"baiklah lavender, Aku setuju dengan syarat darimu ,jadi mulai saat ini kau adalah tunangan ku. jangan pernah berfikir untuk lari atau bermain-main dengan ku, atau kau akan tau akibatnya nanti". Alexander ikut berdiri, kemudian ia mengambil kota cincin dari sakunya kemudian mengeluarkan isinya.


Alexander meminta lavender menyerahkan jemarinya, dengan sangat terpaksa lavender mengikuti apa mau pemuda itu. Alexander akhirnya memakaikan cincin itu di hari manis lavender. Kemudian ia memakai cincin nya sendiri.


"Kalau begitu, aku permisi ". Lavender langsung meninggalkan rumah besar itu. Hatinya sangat kesal, namun ia tak menangis, lavender adalah gadis yang kuat jadi ia tak kan menangisi hanya karna masalah sepele seperti ini.


"aku akan membuat mu menyesal karna menerimaku sebagai calon istrimu Alexander"

__ADS_1


__ADS_2